Liputan6.com, Jakarta - Ajang sampingan Beach House di Coinfest Asia 2025 sukses mencetak rekor baru. Digelar pada 22 Agustus di Tabanan, Bali, acara hasil kolaborasi Tokocrypto dan Binance itu berhasil menarik lebih dari 2.500 peserta, menjadikannya salah satu pertemuan paling dinamis dalam festival Web3 terbesar di Asia tersebut.
Mengusung tema “Surfing the Next Crypto Wave: Innovation, Adoption, and Beyond,” Beach House menjadi ruang interaktif bagi pengembang, investor, regulator, dan komunitas kripto global untuk bertukar ide, memperluas jejaring, hingga menjalin kolaborasi baru. Agenda yang ditawarkan pun beragam, mulai dari panel diskusi eksklusif, networking session, hingga mini games yang mencairkan suasana.
Chief Marketing Officer Binance, Rachel Conlan, menyebut Indonesia memiliki peran besar dalam gelombang adopsi Web3. “Dengan populasi muda dan melek digital yang tinggi, Indonesia berpotensi mendorong adopsi Web3 global berikutnya. Apa yang kami lihat di Coinfest Asia bukan hanya antusiasme, tetapi juga kontribusi nyata Indonesia dalam membentuk masa depan Web3 di Asia Tenggara,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (28/8/2025).
Momentum Positif
Chief Executive Officer Tokocrypto, Calvin Kizana, menegaskan keberhasilan Beach House mencerminkan semangat kolaborasi yang kuat.
“Kami bangga bisa menghadirkan pengalaman berbeda bagi peserta. Kehadiran lebih dari dua ribu peserta menunjukkan antusiasme luar biasa terhadap kripto dan Web3. Event ini bukan hanya ajang diskusi, tapi juga wadah kolaborasi nyata yang bisa mempercepat adopsi blockchain di Indonesia maupun Asia Tenggara,” jelasnya.
Tokocrypto sendiri tengah dalam momentum positif. Pada semester pertama 2025, platform ini mencatat volume transaksi sebesar Rp66,20 triliun dengan jumlah pengguna mencapai 4,5 juta akun. Dengan capaian tersebut, Tokocrypto semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam industri kripto tanah air.
Beach House pun menjadi panggung untuk menunjukkan bahwa ekosistem Web3 Indonesia tak hanya berkembang pesat, tetapi juga semakin relevan di kancah global.
Proyek Web3 Terbesar
Acara Beach House semakin semarak dengan hadirnya panel diskusi bersama tokoh-tokoh Web3 internasional. Nama besar seperti Gabby Dizon (Co-Founder YGG), Arief Widhiyasa (CEO Confiction Labs), Kenny Li (Co-Founder Manta Network), hingga Ivan K (CMO StakeStone) berbagi pandangan tentang masa depan gaming, DeFi, hingga inklusi keuangan lewat PayFi.
Tak ketinggalan, Project Lead TKO Token, Bonifacio Renanda, membawa kabar terbaru mengenai TKO. Ia menuturkan, “Kami baru saja meluncurkan TKO Lock dan website TKO terbaru. Saat ini TKO menjadi salah satu proyek Web3 terbesar asal Indonesia, dengan lebih dari 1 juta holder di 208 negara. Visi kami adalah menjadi jembatan utama bagi pengguna Web2 menuju Web3.”
Kesuksesan Beach House 2025 tidak hanya terlihat dari jumlah peserta, tetapi juga dukungan dari berbagai mitra strategis, termasuk YGG, Manta Network, StakeStone, Hooked Protocol, serta Tokocrypto Prestige partners seperti JTB Indonesia dan Baller.