Perusahaan Antariksa Milik Jeff Bezos Terima Pembayaran Kripto

2 weeks ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Minat perusahaan terhadap koin kripto sebagai alat pembayaran bertambah. Perusahaan antariksa yang juga melayani perjalanan luar angkasa milik miliarder Jeff Bezos yakni Blue Origin mulai menerima pembayaran kripto.

Blue Origin mengumumkan pada 11 Agustus 2025 telah bermitra dengan perusahaan pembayaran bernama Shift4 PaymEO Shift4, Taylor Lauber.

Ia mengatakan bersama, Blue Origin , pihaknya membuat luar angkasa dapat diakses oleh para penjelajah di seluruh dunia.ents, Inc. (NYSE: FOUR) untuk memungkinkan pelanggan membayar dalam mata uang kripto dan stablecoin untuk perjalanan luar angkasa.

Pelanggan dapat membayar dengan aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, Solana, USDT, dan USDC untuk perjalanan ke luar angkasa menggunakan New Shepard milik Blue Origin. Mereka dapat menghubungkan dompet kripto terkemuka seperti Coinbase (Nasdaq: COIN) dan MetaMask untuk memastikan pemrosesan pembayaran yang instan, langsung, dan aman. Demikian mengutip dari keterangan resmi Perseroan, Rabu (13/8/2025).

Kemitraan ini akan memungkinkan para pelancong petualang untuk memesan petualangan sekali seumur hidup, apa pun metode pembayaran pilihan mereka, semuanya dengan pengalaman yang sederhana dan lancar.”

Opsi pembayaran yang baru tersedia ini segera tersedia untuk semua pemesanan penerbangan luar angkasa komersial mendatang dengan pesawat New Shepard milik Blue Origin karena permintaan akan pembayaran kripto yang cepat dan aman terus meningkat. Lebih dari 75 orang telah menaiki roket untuk mencapai Garis Kármán, batas yang diakui secara internasional menuju luar angkasa.

Pihak Lain

Baru-baru ini,  miliarder pendiri perusahaan kripto Tron Inc  melakukan penerbangan luar angkasa dengan Blue Origin. Baru-baru ini, muncul spekulasi seputar Changpeng "CZ" Zhao, miliarder pendiri bursa kripto Binance, yang melakukan penerbangan yang sama 

Namun, CZ mengatakan akan mencoba penerbangan luar angkasa hanya setelah pemilik Tesla (Nasdaq: TSLA), Elon Musk, terbang ke luar angkasa.

Meskipun dunia teknologi luar angkasa dan keuangan kripto sering bertabrakan, integrasi pembayaran kripto merupakan langkah penting selanjutnya.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi. 

Remaja asal Kana Dapat Hukuman

Sebelumnya seorang remaja asal Kanada dijatuhi hukuman penjara setelah terbukti mencuri Bitcoin senilai USD 37 juta atau sekitar Rp 600 miliar (estimasi kurs (Rp 16.300 per USD) serta meretas beberapa akun media sosial X (dulu Twitter) dalam serangkaian kejahatan siber yang terjadi sejak 2020.

Mengutip CryptoPotato, Senin (4/8/2025), kasus ini kembali mencuat setelah ZachXBT, seorang detektif blockchain terkenal, menyerukan hukuman yang lebih tegas bagi pelaku kejahatan digital seperti penipuan pertukaran SIM (SIM swap) dan rekayasa sosial.

Pelaku bernama Cameron Redman berhasil mengambil alih nomor ponsel milik investor kripto Josh Jones pada 22 Februari 2020 melalui teknik SIM swap. Setelah melewati verifikasi dua langkah, Redman pun bisa mengakses dompet kripto korban.

Ia kemudian mencuri 1.547 Bitcoin (BTC) dan 60.000 Bitcoin Cash (BCH), dengan nilai total sekitar USD 37 juta saat kejadian.

Setelah itu, Redman mulai memecah dana curian ke dalam ratusan transaksi kecil dan mencucinya melalui beberapa bursa kripto terpusat agar tak mudah dilacak.

Gunakan Dana Curian untuk Retas Akun X

Aksi Redman tak berhenti di situ. Ia juga terlibat dalam penipuan phishing dan peretasan akun-akun NFT populer di platform X. Menurut ZachXBT, pada Juni 2022, Redman menjual akses ke panel internal X seharga 250 ETH, yang setara dengan jutaan dolar.

Akses ilegal ini digunakan untuk meretas lebih dari 10 akun X, termasuk akun milik tokoh-tokoh terkenal di dunia NFT seperti Beeple, DeeKay, Zeneca, Nouns DAO, dan JRNY Club. Dana hasil pencurian disalurkan melalui Tornado Cash, lalu dikirim ke akun Stake milik Redman.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |