Liputan6.com, Jakarta Memilih perhiasan emas, khususnya gelang, untuk penggunaan sehari-hari perlu pertimbangan yang matang. Berbagai kadar emas seperti 14K, 18K, dan 24K memiliki karakteristik berbeda yang memengaruhi daya tahan, tampilan, dan nilai. Maka dari itu, penting untuk mengetahui perbedaan mendasar antara ketiga kadar emas ini.
Dalam memilih karat emas yang tepat akan sangat berpengaruh pada kenyamanan dan ketahanan perhiasan saat digunakan setiap hari. Gelang emas yang ideal untuk penggunaan harian harus mampu menahan benturan, goresan, serta paparan lingkungan tanpa mudah rusak atau pudar. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui perbedaan masing-masing kadar emas sebelum Anda berinvestasi pada perhiasan yang akan menemani aktivitas Anda.
Liputan6 akan mengulas secara utuh perbandingan gelang emas 14K, 18K, dan 24K untuk harian. Di dalam artikel akan membahas komposisi, ketahanan, warna, harga, potensi alergi, perawatan, hingga nilai jual kembali. Simak ulasan lengkapnya sebagia berikut, Jumat (29/8/2025).
1. Komposisi dan Ketahanan Karat Emas
Kandungan emas murni menjadi faktor utama yang membedakan karat pada perhiasan. Emas 24K merupakan emas murni dengan kemurnian 99,9% hingga 100%, yang berarti hampir tidak mengandung logam lain. Sifatnya yang sangat lunak membuat emas 24K mudah tergores atau berubah bentuk, sehingga tidak ideal untuk gelang yang sering dipakai dalam aktivitas harian.
Berbeda dengan emas murni, emas 18K mengandung 75% emas murni dan 25% logam paduan seperti tembaga, perak, atau seng. Komposisi ini memberikan keseimbangan yang baik antara kemurnian dan daya tahan, menjadikannya cukup kuat untuk sebagian besar aktivitas sehari-hari. Warna kuningnya masih terlihat mewah, namun sedikit lebih pudar dibandingkan 24K.
Sementara itu, emas 14K memiliki kandungan emas murni sekitar 58,3% dan 41,7% logam paduan. Proporsi logam paduan yang lebih tinggi ini menjadikan emas 14K sebagai pilihan yang paling tahan lama di antara ketiganya. Gelang emas 14K sangat tahan terhadap goresan dan benturan, menjadikannya pilihan paling ideal untuk penggunaan harian yang aktif.
2. Warna, Harga, dan Potensi Alergi
Warna emas sangat dipengaruhi oleh kadar kemurniannya. Emas 24K memiliki warna kuning cerah yang paling intens dan pekat, mencerminkan kemurniannya. Emas 18K menunjukkan warna kuning yang kaya dan hangat, sedikit lebih pudar namun tetap terlihat mewah. Adapun emas 14K memiliki warna kuning yang lebih terang atau pucat karena kandungan emas murninya yang lebih rendah.
Dari segi harga, emas 24K tentu paling mahal karena kemurniannya yang tertinggi. Emas 18K berada di tengah, lebih rendah dari 24K tetapi lebih tinggi dari 14K, sesuai dengan kandungan emasnya. Emas 14K menjadi pilihan paling terjangkau karena proporsi emas murninya yang paling rendah, menjadikannya lebih ekonomis untuk perhiasan sehari-hari.
Potensi alergi juga perlu diperhatikan, terutama bagi kulit sensitif. Emas 24K paling hipoalergenik karena hampir 100% emas murni. Emas 18K umumnya hipoalergenik, namun ada kemungkinan kecil reaksi alergi pada kulit sangat sensitif karena 25% paduan logam. Emas 14K memiliki potensi alergi yang lebih tinggi karena kandungan paduan logamnya yang lebih besar, yang mungkin termasuk nikel atau tembaga.
3. Perawatan, Berat, dan Nilai Jual Kembali
Emas 24K membutuhkan penanganan yang sangat hati-hati karena sifatnya yang lunak dan mudah tergores atau berubah bentuk. Emas 18K lebih mudah dirawat dibandingkan 24K, namun tetap memerlukan perhatian untuk menjaga kilau dan bentuknya. Emas 14K adalah yang paling mudah dirawat dan tahan terhadap keausan sehari-hari berkat kekerasannya yang tinggi.
Dalam hal berat dan kepadatan, emas 24K terasa paling berat per volume karena merupakan emas murni dengan kepadatan tertinggi. Emas 18K memiliki kepadatan yang lebih rendah dari 24K namun masih terasa substansial. Emas 14K terasa paling ringan per volume karena kandungan emas murninya yang paling sedikit, sehingga kepadatan terendah di antara ketiganya.
Mengenai nilai jual kembali, emas 24K memiliki nilai tertinggi per gram karena kemurniannya. Emas 18K juga memiliki nilai jual kembali yang baik, sedikit di bawah 24K. Sementara itu, emas 14K memiliki nilai jual kembali yang lebih rendah per gram dibandingkan 18K dan 24K, karena kandungan emas murninya yang paling sedikit. Meskipun demikian, semua kadar emas memiliki nilai intrinsik yang dapat dipertimbangkan sebagai investasi jangka panjang.
4. Desain dan Tujuan Penggunaan
Fleksibilitas material sangat memengaruhi detail desain perhiasan. Emas 24K sangat fleksibel dan mudah dibentuk atau ditekuk, namun justru sulit untuk dibentuk menjadi desain yang rumit dan detail karena terlalu lunak. Emas 18K menawarkan tingkat kelenturan yang memudahkan untuk desain perhiasan yang kompleks, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk pengaturan batu permata.
Emas 14K adalah yang paling tidak fleksibel di antara ketiganya, namun justru hal ini membuatnya sangat baik dalam mempertahankan bentuk dan detail desain. Kekerasannya yang tinggi menjadikan emas 14K sangat cocok untuk pengaturan batu permata, memastikan batu permata tetap aman dan tidak mudah lepas. Ini juga alasan mengapa 14K sering digunakan untuk perhiasan dengan desain rumit.
Secara umum, emas 24K lebih sering digunakan sebagai investasi dalam bentuk batangan atau koin, dan perhiasan tradisional di beberapa budaya, namun jarang untuk perhiasan sehari-hari. Emas 18K adalah pilihan populer untuk perhiasan mewah dan berkualitas tinggi, termasuk cincin pertunangan. Emas 14K sangat populer untuk perhiasan sehari-hari di banyak negara, terutama karena daya tahannya yang tinggi dan harganya yang lebih terjangkau, menjadikannya pilihan praktis untuk penggunaan rutin.
People Also Ask
1. Apa perbedaan utama antara emas 14K, 18K, dan 24K?
Jawaban: Perbedaan utamanya terletak pada kandungan emas murni: 24K adalah 99,9% emas murni, 18K mengandung 75% emas murni, dan 14K memiliki 58,3% emas murni. Kandungan paduan logam memengaruhi kekerasan, warna, dan harga.
2. Gelang emas karat berapa yang paling cocok untuk penggunaan sehari-hari?
Jawaban: Gelang emas 14K paling cocok untuk penggunaan sehari-hari karena daya tahannya yang tinggi terhadap goresan dan benturan, berkat kandungan paduan logamnya yang lebih tinggi.
3. Mengapa emas 24K tidak disarankan untuk perhiasan harian?
Jawaban: Emas 24K tidak disarankan untuk perhiasan harian karena sifatnya yang sangat lunak dan mudah tergores atau berubah bentuk, sehingga tidak tahan terhadap keausan rutin.
4. Apakah emas 14K dapat menyebabkan alergi?
Jawaban: Emas 14K memiliki potensi alergi yang lebih tinggi dibandingkan 18K atau 24K karena kandungan paduan logamnya yang lebih besar, yang mungkin termasuk nikel atau tembaga.