Liputan6.com, Jakarta Memiliki balkon yang asri dan indah adalah impian banyak pemilik hunian, namun tantangan cuaca panas ekstrem seringkali membuat tanaman layu dan sulit bertahan. Terik matahari yang menyengat dapat menjadi musuh utama bagi sebagian besar tanaman hias, mengubah pemandangan hijau menjadi kering dan tidak menarik.
Namun, jangan khawatir. Ada sejumlah pilihan 7 Tanaman Balkon Anti Layu yang dirancang khusus untuk menghadapi kondisi tersebut, bahkan tetap cantik dan subur meski terpapar sinar matahari langsung sepanjang hari. Tanaman-tanaman ini tidak hanya tangguh, tetapi juga menawarkan keindahan visual yang dapat mempercantik area balkon Anda.
Artikel ini akan mengulas secara komprehensif tujuh jenis tanaman balkon yang terbukti tahan banting terhadap terik matahari, lengkap dengan karakteristik unik dan panduan perawatannya. Dengan memilih tanaman yang tepat, Anda dapat menciptakan oase hijau yang menawan di balkon rumah tanpa perlu khawatir layu.
Lantas apa saja tanaman balkon anti layu yang tetap cantik meski terik matahari? Melansir dari berbagai sumber, Kamis (28/8), simak ulasan informasinya berikut ini.
1. Bougenville (Bunga Kertas)
Bougenville, atau yang sering dijuluki bunga kertas, adalah pilihan populer untuk teras dan balkon karena ketahanannya yang luar biasa terhadap cuaca panas ekstrem. Tanaman ini dikenal karena pertumbuhannya yang cepat dan kemampuannya untuk tetap subur di bawah paparan sinar matahari langsung. Semakin banyak bougenville terpapar sinar matahari, semakin lebat dan rajin ia akan berbunga, menghasilkan warna-warni cerah yang memukau seperti merah, ungu, oranye, dan pink.
Dikenal sebagai "ratu tanaman tropis yang tahan banting," bougenville tidak memerlukan penyiraman yang terlalu sering dan sangat tahan kekeringan. Hal ini menjadikannya pilihan ideal bagi pemilik rumah dengan jadwal padat atau yang sering bepergian. Kemampuannya beradaptasi dengan kondisi kering membuatnya menjadi aset berharga untuk balkon yang terpapar terik.
Untuk perawatannya, cukup siram bougenville 2-3 kali seminggu dan pastikan pot memiliki drainase yang baik untuk mencegah genangan air. Pemangkasan secara teratur juga diperlukan untuk menjaga bentuk dan ukurannya agar tetap rapi dan mendorong pembungaan yang lebih banyak. Dengan perawatan minimal, bougenville akan terus memberikan nuansa ceria pada halaman atau teras Anda.
2. Kaktus
Kaktus adalah tanaman yang sangat tangguh, mampu bertahan di suhu ekstrem dan kondisi kering berkat kemampuannya menyimpan air dalam batangnya. Berasal dari wilayah gurun yang panas, kaktus sangat menyukai kondisi kering dan banyak cahaya matahari, menjadikannya pilihan sempurna untuk balkon yang terpapar terik. Duri pada kaktus berfungsi sebagai pengganti daun untuk memperlambat proses penguapan air, memungkinkannya bertahan lebih lama tanpa disiram.
Keunikan bentuknya yang beragam, mulai dari yang mungil hingga besar, menjadikan kaktus pilihan dekorasi yang menarik untuk balkon. Berbagai jenis kaktus menawarkan estetika yang berbeda, dari yang berduri tajam hingga yang memiliki bentuk bulat atau pipih, semuanya menambah sentuhan modern dan minimalis pada ruang luar Anda.
Untuk perawatan, siram kaktus seminggu sekali atau dua minggu sekali jika cuaca lembap. Penting untuk menanamnya di tanah yang tidak menampung air, seperti campuran tanah khusus kaktus atau campuran tanah dengan batu-batu kecil, perlite, atau vermiculite. Hindari penyiraman berlebihan karena dapat menyebabkan akar membusuk, yang merupakan penyebab umum kematian kaktus. Dengan drainase yang baik, kaktus akan tumbuh subur di balkon Anda.
3. Lidah Mertua (Sansevieria)
Lidah mertua adalah tanaman gurun yang menyukai panas dan kelembapan, menjadikannya sempurna untuk diletakkan di luar ruangan. Tanaman ini mampu menyimpan air di daunnya, sehingga tetap segar meskipun jarang disiram, dan sangat tahan terhadap kekeringan. Kemampuannya beradaptasi dengan berbagai kondisi menjadikannya pilihan yang sangat praktis untuk balkon.
Daunnya yang tegak dan tegas memberikan kesan rapi dan elegan, dengan kombinasi warna hijau tua dan garis kuning atau putih di pinggirnya yang menarik secara visual. Bentuknya yang tegak dan ramping tidak memakan banyak tempat, sangat cocok untuk balkon sempit atau sebagai aksen vertikal dalam desain lanskap mini Anda. Lidah mertua juga dikenal mampu menyaring udara dan menyerap polusi ringan, menambah nilai fungsional pada keindahannya.
Untuk perawatan, siram tanaman ini sekitar 1-2 kali seminggu atau ketika tanah sudah benar-benar kering. Hindari penyiraman berlebihan karena dapat menyebabkan akar busuk, yang merupakan masalah umum pada tanaman yang terlalu banyak air. Pilih media tanam yang memiliki drainase baik, seperti campuran tanah pot dengan pasir atau perlite, untuk memastikan kesehatan akar dan pertumbuhan yang optimal.
4. Kamboja Jepang (Adenium)
Kamboja Jepang, atau Adenium obesum, adalah tanaman hias yang populer karena bunganya yang indah dan bentuk batangnya yang unik. Tanaman ini berasal dari daerah gurun di Afrika dan Timur Tengah, sehingga secara alami sangat toleran terhadap panas dan kekeringan. Batangnya yang tebal berfungsi sebagai penyimpan air, membuatnya kuat menghadapi terik matahari langsung dan kondisi cuaca ekstrem.
Adenium membutuhkan paparan sinar matahari yang cukup untuk pertumbuhan yang baik dan pembungaan yang lebat, idealnya minimal 7-9 jam per hari. Semakin banyak sinar matahari yang didapat, semakin rajin pula kamboja jepang akan mengeluarkan bunganya yang berwarna-warni dan memukau, menambah semarak pada balkon Anda.
Penyiraman harus dilakukan secara rutin namun dengan perhatian pada media tanam, karena terlalu banyak air dapat menyebabkan akar membusuk. Tanah yang ideal adalah tanah berpasir dan berkerikil yang dikeringkan dengan pH netral hingga asam (sekitar 6,0). Pastikan pot memiliki drainase yang sangat baik untuk menghindari genangan air, yang dapat merusak akar tanaman ini.
5. Krokot (Portulaca)
Krokot, atau Portulaca grandiflora, dikenal karena menghasilkan bunga-bunga cerah yang indah dalam berbagai warna, seperti merah, kuning, oranye, dan putih. Tanaman ini sangat tahan panas dan kekeringan, bahkan tumbuh subur di bawah sinar matahari langsung, menjadikannya pilihan yang fantastis untuk balkon yang terpapar penuh sinar matahari. Bunga krokot umumnya mekar sempurna pada pukul sembilan pagi, memberikan pemandangan yang menyegarkan di pagi hari.
Krokot termasuk tanaman sukulen yang menyimpan air di daun, batang, atau akarnya, sehingga tidak memerlukan penyiraman yang terlalu sering. Karakteristik ini membuatnya sangat efisien dalam penggunaan air dan ideal untuk area yang sering kering atau bagi mereka yang tidak memiliki banyak waktu untuk menyiram tanaman setiap hari. Sinar matahari langsung sangat berpengaruh untuk proses perkembangan bunga krokot, memastikan mekarnya bunga yang optimal.
Perawatannya cukup mudah, hanya perlu menyiram secukupnya ketika tanah terasa kering dan memangkasnya jika diperlukan untuk mendorong pertumbuhan baru dan pembungaan yang lebih lebat. Dengan sedikit perhatian, krokot akan terus mempercantik balkon Anda dengan semburat warna yang ceria sepanjang musim panas.
6. Vinca (Tapak Dara)
Vinca, atau Tapak Dara, adalah tanaman berbunga yang memiliki daya tahan luar biasa terhadap panas dan hujan, menjadikannya pilihan serbaguna untuk balkon. Tanaman ini dapat tumbuh dan hidup dengan baik di area dengan cuaca panas, bahkan di dataran kering berpasir. Di daerah tropis, vinca bisa berbunga sepanjang tahun, menjadikannya pilihan yang konsisten untuk keindahan balkon Anda tanpa henti.
Bunga ini hadir dengan variasi warna yang beragam, seperti merah muda, ungu, dan putih, yang dapat mempercantik balkon dengan semburat warna yang cerah dan menawan. Vinca tumbuh kompak dan dapat ditanam di pot, sangat ideal untuk ruang sempit yang membutuhkan sentuhan warna yang menawan dan tidak memakan banyak tempat.
Siram tanaman ketika lapisan atas tanah mulai terasa kering, dan hindari menyiram daun dan bunga secara langsung untuk mencegah penyakit jamur. Pilih pot dengan diameter 15-20 cm untuk satu tanaman, dan pastikan bibit ditanam pada kedalaman sekitar 1-2 cm. Dengan perawatan yang tepat, vinca akan terus mempersembahkan keindahan bunganya yang tahan lama di balkon Anda.
7. Lavender
Lavender adalah tanaman yang tahan terhadap kondisi kering dan panas, menjadikannya pilihan yang baik untuk balkon yang terpapar sinar matahari. Selain bunganya yang cantik berwarna ungu, lavender juga terkenal dengan aromanya yang menenangkan. Aroma khas lavender dapat membantu menciptakan suasana yang nyaman dan menenangkan di balkon, menjadikannya tempat relaksasi yang sempurna setelah seharian beraktivitas.
Tanaman ini tidak hanya indah secara visual dan aromatik, tetapi juga relatif mudah dirawat. Perawatan tanaman hias ini cukup sederhana, hanya dengan mengalirkan air di pot dan memberinya sinar matahari yang cukup. Lavender menyukai kondisi tanah yang kering dan drainase yang baik, sehingga tidak perlu terlalu sering disiram.
Kehadiran lavender di balkon tidak hanya mempercantik tampilan, tetapi juga dapat mengusir serangga tertentu berkat aromanya yang kuat. Dengan kombinasi keindahan, aroma, dan kemudahan perawatan, lavender menjadi pilihan yang sangat menarik untuk melengkapi koleksi 7 Tanaman Balkon Anti Layu Anda.
People Also Ask
1. Tanaman apa saja yang cocok untuk balkon terik matahari?
Jawaban: Beberapa tanaman yang cocok untuk balkon terik matahari antara lain Bougenville, Kaktus, Lidah Mertua, Kamboja Jepang, Krokot, Vinca, dan Lavender.
2. Bagaimana cara merawat Bougenville agar rajin berbunga?
Jawaban: Siram Bougenville 2-3 kali seminggu, pastikan pot memiliki drainase baik, dan lakukan pemangkasan teratur. Semakin banyak terpapar sinar matahari, semakin lebat bunganya.
3. Mengapa kaktus bisa bertahan di cuaca panas ekstrem?
Jawaban: Kaktus mampu menyimpan air dalam batangnya dan durinya berfungsi memperlambat penguapan, memungkinkannya bertahan di suhu ekstrem dan kondisi kering.
4. Apa keunggulan Lidah Mertua selain tahan panas?
Jawaban: Selain tahan panas dan kekeringan, Lidah Mertua juga mampu menyaring udara dan menyerap polusi ringan, serta bentuknya yang ramping cocok untuk balkon sempit.
5. Berapa sering Kamboja Jepang harus disiram?
Jawaban: Penyiraman Kamboja Jepang harus dilakukan secara rutin namun dengan perhatian pada media tanam. Hindari penyiraman berlebihan karena dapat menyebabkan akar membusuk.