Harga Bitcoin Ambruk, Senator AS Tekan The Fed Agar Tak Bailout Kripto

1 month ago 56

Liputan6.com, Jakarta - Kekhawatiran terkait potensi campur tangan pemerintah Amerika Serikat (AS) di pasar kripto meningkat setelah Senator AS Elizabeth Warren mendesak Departemen Keuangan dan bank sentral AS untuk tidak menggunakan dana pembayar pajak guna menyelamatkan investor kripto besar di tengah anjloknya harga bitcoin.

Dalam surat tertanggal 18 Februari yang ditujukan kepada Menteri Keuangan Scott Bessent dan Ketua Federal Reserve Jerome Powell, Warren meminta kepastian tertulis bahwa tidak akan ada bailout terhadap pelaku pasar kripto.

“Saya menulis hari ini untuk meminta konfirmasi tertulis bahwa baik Departemen Keuangan (Treasury) maupun Federal Reserve (The Fed) tidak akan menggunakan uang pembayar pajak untuk menyelamatkan miliarder kripto dan investor kripto lain yang memiliki leverage tinggi,” tulis Warren dikutip dari Bitcoin.com, Kamis (26/2/2026). 

Dalam surat tersebut, ia menyoroti penurunan tajam harga bitcoin. Menurutnya, BTC “telah kehilangan lebih dari USD 2 triliun, atau sekitar 50%, dari nilainya sejak puncaknya pada Oktober 2025.”

Warren mengingatkan agar setiap respons pemerintah tidak justru menguntungkan pemegang aset besar secara tidak proporsional.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Prioritaskan Perlindungan Investor

Warren menegaskan bahwa jika pemerintah mengambil langkah tertentu, fokusnya harus pada perlindungan konsumen, bukan menyelamatkan pasar.

“Setiap respons pemerintah terhadap kejatuhan bitcoin baru-baru ini harus berpusat pada penguatan perlindungan bagi pemegang kripto individu,” tegasnya.

Ia juga memperingatkan, “Pembayar pajak Amerika tidak seharusnya menanggung beban kerugian investor kripto miliarder.”

Dalam suratnya, Warren menyinggung kewenangan Departemen Keuangan atas Exchange Stabilization Fund serta otoritas pinjaman darurat Federal Reserve berdasarkan Pasal 13(3), yang sebelumnya digunakan dalam krisis keuangan.

Ia menekankan bahwa mekanisme tersebut tidak boleh digunakan untuk menstabilkan harga bitcoin atau membantu perantara kripto.

Penguatan Regulasi

Warren juga meminta komitmen resmi dari regulator paling lambat 27 Februari 2026. Ia menyoroti kepemilikan bitcoin yang terkonsentrasi pada segelintir pihak serta meningkatnya kasus penipuan kripto, termasuk skema penyamaran dan penipuan ATM bitcoin, sebagai alasan untuk memperkuat pengawasan dan perlindungan investor.

Menurutnya, penguatan regulasi dan perlindungan konsumen harus menjadi prioritas utama dalam merespons volatilitas pasar aset digital.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |