Bitcoin Stabil di USD 75.000, CEO Tether Sebut Aset Ini Tahan Tekanan

4 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Harga Bitcoin terus menunjukkan momentum positif setelah reli yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini mendorong kepercayaan investor kembali menguat, termasuk dari tokoh penting di industri kripto.

Dikutip dari U.Today, Senin (20/4/2026), CEO Tether, Paolo Ardoino, kembali menegaskan pandangan bullish terhadap Bitcoin. Pernyataan ini muncul di tengah perhatian pasar yang kembali tertuju pada pergerakan aset kripto tersebut.

Dalam unggahan terbarunya, Ardoino menyampaikan pandangannya setelah sebuah karya seni viral yang dibagikan akun Satoshigallery menarik perhatian komunitas kripto. Karya tersebut menampilkan patung berbentuk manusia yang terbuat dari baja.

Gambar itu disertai keterangan, "You can bend the steel but not its meaning."

Meski tidak secara eksplisit menyebut Bitcoin, Ardoino mengaitkan makna karya tersebut dengan karakteristik Bitcoin. Ia menilai ilustrasi itu merepresentasikan sifat Bitcoin yang kuat dan sulit ditembus tekanan.

Pandangan ini semakin memperkuat narasi bahwa Bitcoin tetap menjadi aset yang tangguh di tengah dinamika pasar yang fluktuatif.

Dukungan Masih Dominan

Interpretasi Paolo Ardoino terhadap karya seni tersebut memicu beragam reaksi di komunitas kripto.

Sebagian pihak menilai simbolisme patung baja itu memang menggambarkan karakter utama Bitcoin sebagai aset yang tahan terhadap tekanan eksternal. Namun, tidak sedikit pula yang mengkritik.

Beberapa komentar bahkan menyebut Bitcoin sebagai aset bermasalah, meskipun saat ini tengah menunjukkan tanda-tanda pemulihan signifikan.

Meski demikian, dukungan terhadap Bitcoin tetap lebih dominan. Salah satu pengguna menyebut karya tersebut sebagai salah satu representasi visual paling kuat yang mampu menghubungkan konsep Bitcoin dengan realitas pasar.

Komentator lain menambahkan bahwa hampir semua hal pada akhirnya bisa “dibengkokkan”, namun Bitcoin dinilai mampu bertahan di tengah tekanan.

Perdebatan ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih menjadi topik yang memancing opini beragam, baik dari sisi optimisme maupun skeptisisme.

Kembali ke Level Psikologis

Pernyataan optimistis dari Paolo Ardoino muncul setelah harga Bitcoin berhasil menembus kembali level psikologis yang sempat lama hilang, yakni USD 75.000.

Kenaikan ini memicu kembali optimisme pasar dan meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek Bitcoin ke depan.

Meski reli harga mulai mereda dan pergerakan aset kripto lainnya cenderung bervariasi, Bitcoin masih mampu bertahan stabil di kisaran USD 75.000.

Stabilitas ini dinilai sebagai sinyal positif, mengingat Bitcoin mampu menjaga posisinya setelah lonjakan harga yang cukup signifikan.

Sejumlah analis juga kembali menegaskan pandangan bullish terhadap Bitcoin, seiring meningkatnya minat investor dan kondisi pasar yang mulai pulih.

Dengan kombinasi faktor teknikal dan sentimen pasar yang mendukung, Bitcoin dinilai masih memiliki peluang untuk melanjutkan tren positifnya dalam waktu mendatang.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |