Bisakah Bitcoin Tembus ATH Lagi? Level USD 80.000 Jadi Kunci

3 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Investor Bitcoin terkemuka, Fred Krueger, memprediksi harga Bitcoin akan segera kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) dalam waktu dekat.

Menurut Krueger, aset kripto utama tersebut berpotensi menembus level tertinggi baru pada tahun ini. Ia menilai pencapaian tersebut akan membawa dampak besar terhadap persepsi pasar terhadap Bitcoin.

Dikutip dari U.Today, Rabu (15/4/2026), salah satu dampak utama yang disorot adalah gugurnya teori bahwa harga Bitcoin selalu mengikuti siklus empat tahunan yang dipicu oleh peristiwa halving.

Selain itu, Krueger juga menyebut bahwa kekhawatiran yang selama ini dikenal sebagai “Quantum FUD” diprediksi akan mereda seiring kenaikan harga Bitcoin.

Tak hanya itu, ia menilai pandangan pesimistis terkait perusahaan MicroStrategy yang dianggap akan terpaksa menjual cadangan Bitcoin dalam jumlah besar juga akan terbantahkan.

Krueger bahkan memperkirakan investor ritel yang sempat menjual aset mereka saat terjadi koreksi harga akan tertinggal jika reli besar kembali terjadi.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Kritik Peter Schiff

Dalam pandangannya, Krueger juga menanggapi kritik dari tokoh yang dikenal skeptis terhadap kripto, Peter Schiff.

Sebelumnya, Schiff sempat menyindir penurunan harga Bitcoin saat terjadi koreksi pasar. Ia mempertanyakan apakah penurunan tersebut terjadi karena harga Bitcoin dinilai terlalu mahal.

Menanggapi hal tersebut, Krueger menyindir balik dengan menyoroti kinerja Bitcoin dalam jangka panjang yang telah mengalami kenaikan signifikan.

Sementara itu, optimisme terhadap Bitcoin juga disuarakan oleh analis on-chain ternama, Willy Woo. Ia menilai fundamental Bitcoin saat ini mulai pulih dengan cepat.

Menurut Woo, kondisi ini membuka peluang bagi Bitcoin untuk menguji level resistensi psikologis penting di kisaran USD 80.000, yang dianggap sebagai penentu arah kenaikan selanjutnya.

Arus Modal Masuk

Di sisi lain, arus modal yang masuk ke jaringan Bitcoin juga mulai menunjukkan sinyal positif. Untuk pertama kalinya sejak Januari, aliran dana kembali mencatatkan tren positif.

Pasar kripto disebut mulai pulih setelah mengalami tekanan besar akibat deleveraging di pasar derivatif pada akhir 2025.

Selain itu, produk ETF Bitcoin spot juga mencatat kinerja impresif dengan aliran dana bersih mencapai USD 816,9 juta dalam sepekan terakhir. Capaian ini bahkan mampu menutup defisit yang terjadi sejak awal tahun.

Dengan berbagai indikator tersebut, level USD 80.000 kini menjadi titik krusial yang harus diperhatikan pelaku pasar.

Jika mampu ditembus, peluang Bitcoin untuk melanjutkan tren kenaikan menuju rekor harga tertinggi baru semakin terbuka lebar.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |