Coinbase Punya Layanan Kredit dengan Jaminan XRP, Dogecoin, dan Cardano

4 days ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Platform aset digital Coinbase resmi meluncurkan fasilitas pinjaman baru yang memungkinkan pelanggan di Amerika Serikat (AS) meminjam dana hingga USD 100.000 dalam bentuk USD Coin (USDC).

Melalui layanan ini, pengguna dapat mengajukan pinjaman dengan menjaminkan sejumlah aset kripto populer, seperti XRP, Dogecoin, Cardano, dan Litecoin.

Dikutip dari U Today, Kamis (19/2/2026), ekspansi layanan ini menandai langkah baru Coinbase dalam memperluas produk pinjaman berbasis kripto. Fitur tersebut memungkinkan pelanggan memanfaatkan aset digital yang dimiliki tanpa harus menjualnya.

Dengan skema ini, pengguna tetap bisa mempertahankan posisi investasinya di pasar kripto, sekaligus memperoleh dana segar untuk kebutuhan lain. Selain itu, pinjaman ini juga tidak memicu peristiwa kena pajak karena aset kripto tidak dijual.

Coinbase menyebut, layanan ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas bagi investor yang ingin mengakses likuiditas tanpa harus keluar dari pasar.

Langkah tersebut sekaligus memperkuat posisi Coinbase sebagai salah satu bursa kripto terbesar di Amerika Serikat dengan layanan keuangan yang semakin lengkap.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Likuiditas Instan Didukung Teknologi DeFi

Fitur pinjaman terbaru Coinbase dirancang untuk memberikan kecepatan dan efisiensi bagi pengguna. Melalui layanan ini, investor bisa memperoleh likuiditas secara “instan” dengan memanfaatkan aset kripto sebagai jaminan.

Pinjaman berbasis kripto ini memungkinkan pengguna mengakses dana dalam bentuk USDC dengan cepat, sambil tetap menjaga strategi investasi jangka panjang mereka. Hal ini dinilai menjadi keunggulan dibandingkan produk pinjaman konvensional yang biasanya memerlukan proses persetujuan panjang.

Menariknya, Coinbase mengandalkan infrastruktur terdesentralisasi untuk mendukung layanan ini. Mesin pinjaman tersebut diklaim “Powered by Morpho” dan “Running on Base”, yakni jaringan Layer-2 milik Coinbase sendiri.

Integrasi ini menunjukkan tren meningkatnya kolaborasi antara bursa kripto terpusat (CEX) dan protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) untuk meningkatkan manfaat bagi pengguna.

Saat ini, layanan pinjaman tersebut sudah tersedia bagi pelanggan di Amerika Serikat, kecuali di wilayah New York, yang masih memiliki aturan ketat terkait layanan kripto.

Coinbase Ungkap Risiko Pinjaman Berbasis Kripto

Meski menawarkan kemudahan, Coinbase juga menekankan bahwa pinjaman berbasis kripto memiliki sejumlah risiko yang perlu diperhatikan pengguna.

Salah satunya adalah suku bunga yang bersifat variabel. Artinya, biaya pinjaman dapat berubah mengikuti kondisi pasar, sehingga berpotensi meningkatkan beban pembayaran di kemudian hari.

Selain itu, terdapat risiko likuidasi jaminan. Jika nilai aset kripto yang dijadikan agunan turun secara signifikan, pengguna dapat diminta untuk menambah dana atau aset sebagai tambahan jaminan.

Apabila tidak mampu memenuhi permintaan tersebut, aset kripto milik pengguna berisiko dijual secara otomatis untuk menutup pinjaman.

Coinbase juga mengingatkan bahwa fluktuasi harga kripto yang tinggi dapat memengaruhi stabilitas nilai jaminan. Oleh karena itu, pengguna disarankan untuk memahami secara menyeluruh mekanisme dan risiko sebelum memanfaatkan fasilitas pinjaman ini.

Dengan peluncuran produk tersebut, Coinbase berharap dapat memperluas akses layanan keuangan berbasis kripto, sekaligus memberikan alternatif pembiayaan bagi investor digital di Amerika Serikat.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |