Bisakah HBAR Tembus USD 1? Ini Syarat dan Tantangan yang Harus Terpenuhi

2 months ago 76

Liputan6.com, Jakarta - Harga HBAR, token asli jaringan Hedera, dinilai memiliki peluang untuk menembus level USD 1. Namun, jalan menuju target tersebut tidaklah mudah dan membutuhkan kombinasi antara bull market kripto yang kuat serta pertumbuhan berkelanjutan dalam adopsi institusi.

Dikutip dari COinmarketcap, Sabtu (24/1/2026), saat ini, HBAR diperdagangkan di kisaran USD 0,11. Untuk mencapai USD 1, harga HBAR perlu naik hampir sembilan kali lipat dari posisi sekarang. Secara perhitungan sederhana, dengan sekitar 43 miliar HBAR beredar, valuasi USD 1 akan membawa kapitalisasi pasar Hedera ke kisaran USD 43 miliar.

Angka tersebut berpotensi menempatkan Hedera di jajaran 10–15 besar aset kripto dunia berdasarkan kapitalisasi pasar. Sebagai perbandingan, valuasi ini setara dengan posisi Cardano dan Avalanche saat puncak bull market sebelumnya. Targetnya ambisius, namun bukan mustahil.

Salah satu faktor utama yang membuat target USD 1 dianggap realistis adalah peluncuran ETF spot HBAR pertama yang terdaftar di Amerika Serikat pada 2025. ETF ini diperdagangkan di Bursa Efek New York (NYSE) dan dapat diakses melalui platform investasi besar seperti Vanguard, membuka pintu bagi investor institusi yang sebelumnya sulit masuk ke HBAR.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Produk Investasi Arus Utama

Persetujuan ETF spot HBAR juga dinilai sebagai sinyal bahwa regulator melihat HBAR memenuhi kriteria sebagai produk investasi arus utama. Selain itu, kekuatan lain Hedera terletak pada Dewan Pengelola (Governing Council) yang berisi perusahaan kelas dunia.

Nama-nama besar seperti Google, IBM, Boeing, Deutsche Telekom, Standard Bank, dan LG Electronics duduk dalam dewan tersebut dan mengoperasikan node validator. Hingga 2025, dewan ini telah berkembang menjadi 33 organisasi, dengan salah satu pendiri Hedera, Mance Harmon, menjabat sebagai ketua.

Di sektor penggunaan nyata, Hedera menunjukkan traksi kuat dalam tokenisasi aset dunia nyata (real-world assets/RWA). Platform RedSwan, misalnya, telah melakukan tokenisasi lebih dari USD 5 miliar properti komersial di jaringan Hedera. Selain itu, unit dana pasar uang Inggris dan obligasi pemerintah (gilts) telah ditokenisasi dan digunakan sebagai jaminan dalam transaksi valuta asing.

Adopsi institusi juga terlihat di sektor perbankan. Sejumlah bank seperti Shinhan Bank, Standard Bank, dan SCB TechX menjalankan proyek percontohan remitansi stablecoin berbasis Hedera. Bahkan, Bank Sentral Australia (Reserve Bank of Australia) telah melakukan uji coba mata uang digital bank sentral (CBDC) di jaringan Hedera pada 2025.

Bisa dalam Jangka Panjang

Meski memiliki keunggulan teknis dan dukungan institusi, perjalanan HBAR menuju USD 1 tidak tanpa hambatan. Fokus Hedera pada korporasi membuat adopsi ritel relatif terbatas. Banyak pengguna kripto ritel bahkan belum mengenal aplikasi terdesentralisasi (dApp) di jaringan ini, sehingga momentum spekulatif cenderung lemah.

Dari sisi tokenomik, Hedera memiliki pasokan maksimum 50 miliar HBAR, dengan sekitar 43 miliar sudah beredar. Jumlah pasokan yang besar berpotensi menekan harga, terutama jika pertumbuhan adopsi tidak sejalan dengan suplai token yang ada.

Selain itu, harga HBAR sempat turun sekitar 70% dari puncaknya pada Desember 2024, meski fundamental proyek terus membaik sepanjang 2025. Kondisi ini memunculkan pertanyaan apakah pasar benar-benar menghargai adopsi institusi seperti yang diharapkan pendukung Hedera.

Sejumlah analis memproyeksikan harga HBAR bisa mencapai USD 0,80 hingga USD 1 dalam beberapa tahun ke depan, sementara proyeksi konservatif menempatkannya di kisaran USD 0,20–0,40 dalam waktu dekat.

Kesimpulannya, HBAR berpeluang mencapai USD 1 dalam jangka menengah hingga panjang, asalkan adopsi institusi, arus dana ETF, dan kondisi pasar kripto global bergerak searah. Namun, target tersebut tidak akan tercapai dalam waktu singkat.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |