Liputan6.com, Jakarta - Influencer kripto Spanyol sekaligus pendiri Madeira Invest Club (MIC) Alvaro Romillo diduga telah melakukan skema ponzi. Ia pun telah ditahan tanpa jaminan oleh Pengadilan Spanyol atas tuduhan melakukan penipuan senilai USD 300 juta atau setara Rp 5 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.683).
Mengutip the Block, Senin (10/11/2025), Romillo ditangkap di Spanyol pada Kamis pekan lalu setelah dianggap berisiko melarikan diri ketika petugas Spanyil menemukan rekening bank Singapura yang didanai sebesar 29 juta euro atau USD 33,5 juta (Rp 558,95 miliar) dari bisnis yang terkait dengan Romillo, berdasarkan laporan media lojal.
Hakim Pengadilan Nasional Jose Luis Calama memerintahkan Romillo dipenjara tanpa jaminan setelah Romillo bersaksi di depan pengadilan, menjawab pertanyaan selama dua jam.
Unit Operasional Pusat Garda Sipil Spanyol meyakini MIC Romillo melakukan skema Ponzi yang menipu 3.000 korban dengan total kerugian 260 juta euro atau lebih dari USD 300 juta (Rp 5 triliun).
Pihak berwenang Spanyol mulai menyelidiki MIC pada akhir 2024, dan mengumumkan tiga pengaduan pada Oktober 2024. Selama setahun terakhir, Romillo telah bekerja sama dengan pihak berwenang, hadir di sidang pengadilan, sementara penegak hukum menyita aset termasuk puluhan mobil mewah.
Romillo baru ditangkap setelah jaksa menemukan rekening bank asing tersebut karena takut ia akan melarikan diri dari negara itu, menurut laporan. Penipuan tersebut dapat mengakibatkan Romillo dijatuhi hukuman 9 tahun penjara, dan bahkan hingga 18 tahun penjara jika dianggap merupakan pelanggaran massal," menurut laporan yang diperoleh Cadena SER.
Janjikan Keuntungan 20% per Tahun
MIC meminta simpanan minimal sekitar 2.000 euro per investor untuk membeli kontrak "karya seni" digital dan saham barang mewah, seperti kapal pesiar, Ferrari, dan emas, dengan jaminan pembelian kembali dan keuntungan tetap yang luar biasa tinggi, sekitar 20% per tahun.
Romillo mengatakan di pengadilan saat hadir pada Jumat, ia bermaksud membayar kembali para investor dan bahkan telah mengembalikan uang kepada 2.700 pihak, meskipun ia melakukannya secara tunai dan mengaku tidak memiliki cara untuk mempertanggungjawabkan pembayaran tersebut.
Romillo sebelumnya juga mengakui telah mendanai kampanye pemilu 2024 untuk anggota parlemen sayap kanan Spanyol Luis "Alvise" Pérez, pemimpin partai SALF, dengan sumbangan uang tunai sebesar 100.000 euro secara diam-diam. Pérez sedang diselidiki dalam kasus terpisah dari investigasi MIC yang lebih besar.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
AS Sita Bitcoin dari Penipuan Kripto di Kamboja, Segini Nilainya
Sebelumnya, Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) mencatat penyitaan terbesar dalam sejarah. Departemen Kehakiman menyita bitcoin senilai USD 15 miliar atau Rp 248,91 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.594) yang disimpan di dompet kripto.
Dompet kripto itu milik pig butcher Chen Zi yang mengawasi operasi penipuan di Kamboja. Demikian disampaikan jaksa penuntut pada Selasa, 14 Oktober 2025.
Mengutip CNBC, Rabu (15/10/2025), sebuah dakwaan kepada tersangka pig butchers, Chen Zi dibuka pada Selasa, 14 Oktober di pengadilan federal di Brooklyn, New York.
Kantor Kejaksaan AS untZhi yang juga dikenal sebagai “Vincent” masih buron. Chen Zhi diidentifikasi dalam berkas pengadilan sebagai pendiri dan ketua Prince Holding Group, konglomerat bisnis multinasional berbasis di Kamboja. Jaksa penuntut mengatakan, bisnis itu berkembang secara rahasia dan menjadi salah satu organisasi kriminal transnasional terbesar di Asia.
Operasi Penipuan Investasi Terbesar
Jaksa AS Joseph Nocella menuturkan, Zhi mengarahkan salah satu operasi penipuan investasi terbesar dalam sejarah yang memicu industri gelap yang menyebabkan kerugian miliaran dolar AS.
"Penipuan investasi Prince Group telah menyebabkan kerugian miliaran dolar AS dan penderitan yang tak terkira bagi korban di seluruh dunia, termasuk di New York dengan mengorbankan individu-individu yang telah diperdagangkan dan dipaksa bekerja di luar kehendak mereka,” kata dia.
Dalam sebuah siaran pers, Kantor Kejaksaan AS menyebutkan Prince Group mengoperasikan bisnis di lebih dari 30 negara, mengelola komplek penipuan kerja paksa di seluruh Kamboja.
"Para individu yang ditahan di komplek itu terlinat dalam skema penipuan investasi kripto yang dikenal sebagai penipuan "pig butchering” yang mencuri miliaran dolar AS dari para korban di Amerika Serikat dan di seluruh dunia,” demikian disebutkan dalam rilis itu.
Penipuan Kripto
Penipuan tersebut menipu orang-orang yang dihubungi melalui media sosial dan aplikasi perpesanan daring untuk mentransfer kripto ke rekening yang dikendalikan oleh skema tersebut dengan janji palsu kripto tersebut akan diinvestasikan dan menghasilkan keuntungan, menurut kantor tersebut.
"Pada kenyataannya, dana tersebut dicuri dari para korban dan dicuci untuk kepentingan para pelaku," kata rilis tersebut.
"Para pelaku penipuan seringkali membangun hubungan dengan para korban mereka melalui waktu, mendapatkan kepercayaan mereka sebelum mencuri dana mereka,”
Jaksa mengatakan, ratusan orang diperdagangkan dan dipaksa bekerja di kompleks penipuan, seringkali di bawah ancaman kekerasan.
Jaksa menyebutkan, Zhi dan jaringan eksekutif puncak di Prince Group dituduh menggunakan pengaruh politik di berbagai negara untuk melindungi perusahaan kriminal mereka dan membayar suap kepada pejabat publik untuk menghindari tindakan aparat penegak hukum yang menargetkan skema tersebut.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4740424/original/062893500_1707701851-fotor-ai-2024021283117.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3913279/original/044672700_1643034569-24_januari_2022-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5028260/original/094937500_1732871703-fotor-ai-2024112916143.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5028257/original/063990300_1732871477-fotor-ai-20241129161040.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4361383/original/094002100_1679011888-Coinbase.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4949152/original/060298800_1726838740-Depositphotos_507983726_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133405/original/8100_1739534500-DALL__E_2025-02-14_19.00.12_-_A_digital_illustration_featuring_various_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___and_meme_coi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4901226/original/098767700_1721901030-DF0A6771.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302024/original/069793300_1753969621-Gemini_Generated_Image_9sncvd9sncvd9snc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495004/original/037328800_1770351475-bitcoin-jievani-weerasinghe-unsplash.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429292/original/062234400_1764579561-Tanaman_Cabai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397519/original/027419100_1761810681-Galvanis_dan_Stainless.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220943/original/011844600_1668039398-Kripto_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4372917/original/005900600_1679903027-27_maret_2023-1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133406/original/5400_1739534519-DALL__E_2025-02-14_19.00.40_-_A_vibrant_digital_illustration_showcasing_multiple_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___Do.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3932277/original/005220300_1644714392-13_februari_2022-1.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415133/original/051205500_1763361754-Unsplash_-James_Tiono.jpg)