Harga Kripto Hari Ini 19 Februari 2026: Bitcoin Cs Kompak Melemah

4 days ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Harga kripto hari ini Kamis, 19 Februari 2026 kompak bergerak di zona merah termasuk bitcoin (BTC), mencerminkan tekanan jual yang masih mendominasi pasar.  Mayoritas aset digital berkapitalisasi jumbo tercatat melemah, meski ada satu-dua koin kripto yang masih mampu bertahan di zona hijau tipis.

Pelemahan ini terjadi di tengah fluktuasi sentimen global dan aksi ambil untung pelaku pasar. Berikut rangkuman pergerakan 15 kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar berdasarkan data terbaru, dikutip dari Coinmarketcap.com, Kamis (19/2/2026).

Bitcoin (BTC) masih memimpin pasar dengan kapitalisasi sekitar USD 1,33 triliun. Harga BTC berada di level USD 66.387,57 atau turun 1,90% dalam 24 jam terakhir. Koreksi ini menunjukkan tekanan jangka pendek meski posisinya tetap kokoh sebagai aset kripto terbesar dunia.

Ethereum (ETH) menyusul di posisi kedua dengan kapitalisasi pasar sekitar USD 234,33 miliar. ETH diperdagangkan di USD 1.947,81, melemah 2,28% dalam sehari terakhir.

Tether (USDT) sebagai stablecoin terbesar mencatat kapitalisasi USD 183,71 miliar. Harganya relatif stabil di USD 0,9995 atau turun tipis 0,01%. Pergerakan ini masih berada di kisaran patokan USD 1 sebagaimana karakter stablecoin.

XRP berada di posisi keempat dengan kapitalisasi sekitar USD 86,71 miliar. Harga XRP tercatat USD 1,42 setelah turun 3,43% dalam 24 jam terakhir, menjadi salah satu penekan terbesar di jajaran lima besar.

Binance Coin (BNB) melengkapi lima besar dengan kapitalisasi USD 82,29 miliar. BNB diperdagangkan di level USD 604,46, terkoreksi 2,16% dalam sehari terakhir.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Stablecoin Stabil, Solana hingga Dogecoin Melemah

USD Coin (USDC) mencatat kapitalisasi pasar sekitar USD 73,63 miliar. Harganya berada di USD 0,9998 atau stagnan dengan penurunan 0,00%, menunjukkan kestabilan yang tetap terjaga.

Solana (SOL) memiliki kapitalisasi sekitar USD 46,06 miliar. Harga SOL berada di USD 81,24 setelah turun cukup dalam sebesar 4,14% dalam 24 jam terakhir.

TRON (TRX) mencatat kapitalisasi USD 26,37 miliar. Aset ini diperdagangkan di level USD 0,2784 atau turun 1,30% dalam sehari terakhir. Sementara itu, Dogecoin (DOGE) dengan kapitalisasi sekitar USD 16,64 miliar berada di harga USD 0,09879, melemah 1,77% dalam 24 jam terakhir seiring minimnya sentimen positif pada koin bertema meme tersebut.

Disisi lain, Bitcoin Cash (BCH) melengkapi kelompok ini dengan kapitalisasi USD 11,04 miliar. BCH diperdagangkan di USD 552,83 setelah turun 2,62% dalam sehari.

Pemakaian Kripto Meningkat di Rusia

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rusia mengatakan, warga Rusia melakukan transaksi kripto senilai USD 648 juta atau Rp 10,91 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.840). Peningkatan transaksi kripto itu terjadi di tengah aturan belum diterapkan.

Mengutip Yahoo Finance, ditulis Selasa (17/2/2026), Wakil Menteri Keuangan Rusia Ivan Chebeskov menuturkan, pemakaian kripto di Rusia terus meningkat.

"Kami telah berulang kali mengatakan jutaan warga terlibat dalam perdagangan kripto,” ujar Chebeskov.

"Itu mewakilii triliunan rubel dalam pembelian dan tabungan. Volume transaksi tahunan di Rusia lebih dari USD 130 miliar. Semua itu saat ini terjadi di ruang yang tidak diatur. Itu di luar kendali kami,” ia menambahkan.

Moskow mengatakan, ingin mempercepat regulasi tahun ini. Hal ini menyadari ukuran derivatif kripto dan instrumen keuangan berbasis blockchain lainnya telah tumbuh melampaui USD 13 miliar atau Rp 218,9 triliun.

Mendukung Regulasi

Wakil Ketua Pertama bank sentral Rusia, Vladimir Chistyukhin mengatakan kepada wartawan, ia berharap pembuat undang-undang untuk menyetujui peraturan baru untuk pasar kripto selama sesi musim semi Duma Negara yang akan datang.

Christyukhin menuturkan, baik pemerintah maupun bank kini mendukung regulasi.

"[Kami] akan memberikan masa transisi bagi pelaku pasar untuk memperoleh lisensi yang diperlukan, mengembangkan dokumen internal yang diperlukan untuk memulai operasi, dan melegalkan bagian pasar [keuangan] ini.”

Undang-undang tersebut akan berfokus terutama pada bursa dan akan memberlakukan sistem sanksi bagi platform perdagangan yang gagal memperoleh izin operasi. Kementerian mengatakan mereka melakukan perhitungan menggunakan platform Blockchain dari lembaga anti pencucian uang Rosfinmonitoring.

Para pejabat senior dari Bursa Efek Moskow, pasar saham terbesar di Rusia, mengatakan mereka juga ingin “bersaing untuk mendapatkan bagian” dari “kue” kripto.

Bursa dan beberapa bank terbesar di Rusia mengatakan mereka siap untuk menyediakan berbagai layanan terkait kripto kepada pelanggan mereka setelah undang-undang tersebut diberlakukan.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |