Pendiri LinkedIn Pegang Ethereum Rp 102 Miliar, Ini Faktanya

20 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan intelijen blockchain Arkham mengidentifikasi sebuah alamat publik Ethereum yang diketahui milik salah satu pendiri LinkedIn, Reid Hoffman.

Dikutip dari U.Today, Jumat (27/2/2026), berdasarkan data pelacakan tersebut, Hoffman tercatat memegang Ethereum (ETH) senilai sekitar USD 6,1 juta atau setara lebih dari Rp 102 miliar (asumsi kurs Rp 16.778 per dolar AS).

Kepemilikan tersebut sepenuhnya berada dalam bentuk ETH, menunjukkan bahwa ia memiliki posisi “long” atau bertaruh pada kenaikan jangka panjang aset kripto tersebut.

Selain kepemilikan ETH yang likuid, Hoffman juga tercatat memiliki salah satu NFT CryptoPunk yang sangat diminati kolektor. Arkham menyebut ia membeli NFT tersebut seharga 150 ETH.

Langkah investasi ini mempertegas posisi Hoffman sebagai salah satu tokoh teknologi yang konsisten mendukung perkembangan aset kripto dan teknologi blockchain.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Investor Kripto Sejak 2013, Percaya Daya Tahan Blockchain

Reid Hoffman bukan pendatang baru di dunia kripto. Ia dikenal sebagai pengamat vokal sekaligus investor aktif di sektor ini selama lebih dari satu dekade.

Tahun lalu, ia mengungkapkan bahwa investasinya di sektor kripto sudah dimulai sejak 2013. Artinya, ia telah melihat potensi teknologi blockchain jauh sebelum aset kripto menjadi arus utama (mainstream).

Dalam wawancara dengan Wired pada 2015, Hoffman menyatakan bahwa Bitcoin atau mata uang kripto alternatif lainnya berpotensi mencapai adopsi massal.

Ia juga kerap menepis anggapan bahwa kripto semata-mata merupakan aset spekulatif. Menurutnya, teknologi blockchain memiliki potensi besar untuk menghilangkan peran perantara dan menciptakan ekonomi mikro di berbagai platform internet.

Pada Desember 2024, Hoffman bahkan merayakan pencapaian Bitcoin yang menembus level USD 100.000 untuk pertama kalinya.

Bukan Satu-satunya Tokoh “PayPal Mafia” Pendukung Kripto

Hoffman bukan satu-satunya tokoh dari kelompok “PayPal Mafia” yang memiliki keyakinan kuat terhadap aset kripto.

CEO Tesla, Elon Musk, sebelumnya sempat membeli Bitcoin senilai USD 1,5 miliar untuk dimasukkan ke neraca perusahaan Tesla. Namun, sebagian besar kepemilikan tersebut kemudian dijual kembali dengan alasan kekhawatiran terhadap dampak lingkungan.

Selain itu, investor kawakan Peter Thiel juga dikenal sebagai salah satu pendukung awal kripto dari kalangan institusi besar. Melalui perusahaan modal venturanya, Founders Fund, Thiel dilaporkan membeli Bitcoin dan Ethereum senilai ratusan juta dolar secara diam-diam.

Keterlibatan para tokoh teknologi kelas dunia ini menunjukkan bahwa aset kripto dan teknologi blockchain masih dipandang memiliki prospek jangka panjang, meski volatilitas harga tetap menjadi tantangan utama di pasar.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |