Mirae Asset Dikabarkan Mau Akuisisi Bursa Kripto Korbit

2 days ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Grup jasa keuangan asal Korea Selatan, Mirae Asset Financial Group, dikabarkan tengah menjajaki akuisisi saham mayoritas Korbit, salah satu bursa perdagangan aset kripto terkemuka di Negeri Ginseng.

Dikutip dari coinmarketcap, Kamis (1/1/2026), sejumlah sumber industri yang mengetahui pembahasan tersebut menyebutkan, pembicaraan masih berlangsung di Seoul. Jika terealisasi, langkah ini berpotensi menjadi sinyal kuat masuknya pemain keuangan tradisional ke industri kripto Korea Selatan.

Untuk diketahui, Korbit saat ini merupakan bursa kripto terbesar keempat di Korea Selatan, setelah Upbit dan Bithumb yang masih mendominasi pangsa pasar. Akuisisi ini dinilai dapat memperluas jangkauan bisnis Mirae Asset ke sektor aset digital.

Meski demikian, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Mirae Asset maupun Korbit. Akibatnya, pasar kripto belum menunjukkan reaksi signifikan, baik terhadap pergerakan harga Bitcoin (BTC) maupun Ethereum (ETH).

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Rincian Akuisisi Saham Korbit

Dalam rencana tersebut, Mirae Asset dikabarkan akan membeli 92% saham Korbit dari para pemegang saham utama, yakni NXC Corp. dan SK Planet.

“Mirae Asset dilaporkan tengah bernegosiasi untuk membeli 60,5% saham Korbit dari NXC Corp. dan 31,5% dari SK Planet, yang akan memberikannya kepemilikan mayoritas signifikan," kata seorang sumber industri yang enggan disebutkan namanya.

Jika akuisisi ini terwujud, Mirae Asset akan memperoleh kendali besar atas operasional Korbit. Langkah ini juga dinilai berpotensi mengubah peta persaingan bursa kripto di Korea Selatan, meski untuk saat ini belum terlihat perubahan nyata di pasar.

Dominasi Upbit dan Bithumb masih sangat kuat, sementara dampak dari kabar akuisisi Korbit masih bersifat spekulatif karena belum adanya pengumuman resmi.

Nilai Transaksi dan Dampak Regulasi

Dari sisi finansial, nilai transaksi akuisisi Korbit ini diperkirakan berada di kisaran 100 hingga 200 miliar won Korea atau setara Rp 1,1 triliun hingga Rp 2,3 triliun.

Meski nilainya cukup besar, belum ada pernyataan resmi dari pihak-pihak terkait, termasuk otoritas seperti Financial Services Commission (FSC) Korea Selatan. Absennya komentar regulator membuat arah pengawasan dan implikasi hukum dari rencana ini masih belum jelas.

Jika akuisisi terjadi, Mirae Asset berpotensi mendorong inovasi produk keuangan digital sekaligus mempercepat integrasi antara keuangan tradisional dan aset kripto, sejalan dengan tren global.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |