Crypto.com Kantongi Persetujuan Bersyarat dari AS untuk jadi Kustodian

3 days ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Bursa aset digital Crypto.com pada Senin,23 Februari 2026 mengumumkan telah menerima persetujuan bersyarat dari Kantor Pengawas Mata Uang (Office of the Comptroller of the Currency/OCC) untuk piagam bank kepercayaan nasional. Hal ini membuka jalan bagi perusahaan aset digital tersebut untuk menjadi kustodian yang diatur secara federal.

Persetujuan ini datang seiring dengan adopsi sikap yang jauh lebih ramah terhadap kripto di bawah Presiden Donald Trump, dengan regulator mencabut pembatasan dan tindakan penegakan hukum sebelumnya. Demikian mengutip Channel News Asia, Selasa, (24/2/2026).

Piagam tersebut akan memungkinkan Crypto.com untuk mengelola dan menyimpan aset klien, dan menangani penyelesaian perdagangan dalam struktur yang diatur secara federal, tetapi tidak mengizinkan deposit tunai atau sanksi pinjaman.

Perusahaan tersebut mengatakan setelah sepenuhnya disetujui, mereka akan beroperasi sebagai bank kepercayaan nasional yang diatur secara federal dan tunduk pada pengawasan OCC.

Para analis mengatakan piagam bank kepercayaan nasional sangat penting bagi perusahaan kripto untuk menarik klien institusional dan berintegras lebih dalam dengan sistem keuangan tradisional.

Didirikan pada 2016, Crypto.com adalah bursa aset digital populer, yang mencantumkan lebih dari 400 token di platformnya.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Survei Bank of America: Kripto Jadi Pilihan Alternatif Pertama Investasi Anak Muda Kaya

Sebelumnya, Bank of America merilis laporan bertajuk 2022 Private Bank Study of Wealthy Americans pada pekan ini. Dari laporan itu menunjukkan generasi muda dan kaya memilih kripto sebagai alternatif investasi.

Bank of America telah menemukan warga Amerika Serikat (AS) yang lebih muda dan kaya memiliki kemungkinan 7,5 kali lebih besar memiliki kripto ketimbang investor berusia 43 tahun ke atas.

“Jika kelompok termuda tidak percaya diri dengan saham, mereka melihat peluang untuk pertumbuhan investasi?Alternatif, termasuk cryptocurrency, yang merupakan pilihan nomor satu mereka,” tulis bank tersebut dikutip dari Bitcoin.com, ditulis Minggu (16/10/2022).

Laporan tersebut menyoroti hasil survei online yang dilakukan Mei-Juni 2022, dari 1.052 orang yang berusia di atas 21 tahun dengan aset rumah tangga yang dapat diinvestasikan lebih dari USD 3 juta. Bank mencatat responden adalah sampel yang representative secara nasional dari populasi berpenghasilan tinggi AS dan belum tentu klien Bank of America.

“Saran investasi konvensonal menunjukkan investor lebih muda memegang lebih banyak saham, tidak lebih sedikit, daripada investor yang lebih tua. Namun, kelompok usia 21-42 tahun hanya memegang seperempat dari portofolio mereka di saham dibandingkan dengan 55 persen investor berusia 43 dan lebih tua,” tulis laporan tersebut.

Melihat Media Sosial untuk Panduan Kripto

Jika kelompok termuda tidak yakin dengan saham, di mana mereka melihat peluang pertumbuhan investasi? Alternatif termasuk cryptocurrency yang merupakan pilihan nomor satunya.

“Sementara 29 orang yang lebih muda mengatakan crypto menghadirkan peluang utama untuk menciptakan kekayaan, hanya 7 persen dari kelompok lebih tua yang setuju. Kelompok lebih muda pada umumnya lebih tertarik pada saham dan obligasi swasta serta investasi terkait environmental, social and governance (ESG) yang berkelanjutan,”

Bank of America menekan usia adalah faktor dominan dalam hal minat terhadap cryptocurrency.  Sementara penggunaan secara keseluruhan rendah, orang lebih muda 7,5 kali lebih mungkin memegang kripto dalam portofolio dan lima kali lebih mungkin memahaminya dengan cukup baik.

Selanjutnya survei menemukan setengah dari kelompok lebih muda mengatakan, mereka beralih ke media sosial untuk mendapatkan panduan  tentang kripto, dibandingkan dengan 30 persen dari kelompok lebih tua.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |