Liputan6.com, Jakarta Teras rumah seringkali menjadi area favorit untuk bersantai, namun paparan sinar matahari langsung tanpa adanya pepohonan rindang bisa membuatnya terasa panas dan kurang nyaman. Banyak pemilik rumah mencari solusi inovatif agar teras tetap sejuk dan asri, meskipun lahan terbatas atau tidak memungkinkan penanaman pohon besar.
Membuat suasana teras yang adem dan nyaman sebenarnya tidak sulit, bahkan tanpa bantuan peneduh alami dari pepohonan. Berbagai strategi desain dan penataan dapat diterapkan untuk mengubah teras yang panas menjadi oase kesejukan.
Liputan6 ini akan mengulas secara mendalam tujuh tips efektif untuk membuat teras rumah sejuk walau tanpa pepohonan, mulai dari pemilihan material hingga penataan elemen dekoratif, yang dapat Anda aplikasikan dengan mudah di rumah. Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut, Kamis (7/8/2025).
1. Manfaatkan Tanaman dalam Pot atau Tanaman Merambat
Menambahkan tanaman hias dalam pot atau tanaman merambat merupakan salah satu cara paling efektif untuk menciptakan suasana sejuk dan alami di teras. Kehadiran tumbuhan tidak hanya mempercantik tampilan, tetapi juga membantu menurunkan suhu sekitar melalui proses transpirasi.
Tanaman gantung, misalnya, adalah solusi yang tepat untuk teras rumah minimalis. Selain menghemat tempat, tanaman gantung dapat memberikan kesan alami dan hijau di sudut rumah.
Beberapa jenis tanaman yang direkomendasikan karena kemampuannya menyaring udara dan memberikan kesan tropis yang menenangkan meliputi Monstera, Lidah Mertua (Sansevieria trifasciata), Palem Kuning (Chrysalidocarpus lutescens), Lavender, dan Sirih Gading (Epipremnum aureum).
2. Gunakan Warna Cat Cerah
Pemilihan warna cat pada dinding teras memiliki peran signifikan dalam menciptakan kesan sejuk. Warna cat yang cerah dapat membantu memantulkan panas matahari, sehingga membuat teras terasa lebih adem dan nyaman.
Untuk teras, warna-warna seperti putih, krem, abu-abu muda, biru langit, hijau mint, dan kuning pucat adalah pilihan yang sangat baik. Warna-warna ini tidak hanya memantulkan panas, tetapi juga menciptakan kesan lapang dan menenangkan secara visual.
3. Pilih Material Lantai yang Meredam Panas
Material lantai teras bukan hanya soal estetika, tetapi juga fungsionalitas dan keamanan, terutama dalam hal meredam panas. Pemilihan material yang tepat dapat secara signifikan mengurangi suhu permukaan dan silau di teras.
Keramik outdoor dengan permukaan matte atau lappato, batu alam, granit, WPC (Wood Plastic Composite), dan teraso adalah beberapa material yang direkomendasikan. Material-material ini dikenal memiliki sifat tidak mudah menyerap dan meneruskan panas, serta umumnya anti-licin.
4. Optimalkan Ventilasi
Ventilasi yang baik sangat krusial untuk memastikan sirkulasi udara yang optimal di teras. Sirkulasi udara yang lancar memungkinkan udara segar masuk dan udara panas keluar, sehingga suhu di teras tetap terjaga.
Untuk teras, model lubang angin seperti roster bunga, bentuk bulat, atau dinding roster tidak hanya berfungsi memperlancar sirkulasi udara tetapi juga dapat menambah nilai estetika. Penempatan yang strategis akan memaksimalkan aliran udara alami.
5. Gunakan Penutup Jendela atau Tirai
Memasang penutup jendela seperti tirai atau blinds adalah strategi efektif untuk memblokir sinar matahari langsung yang dapat membuat teras terasa panas. Ini membantu mengurangi panas yang masuk ke area teras secara signifikan.
Tirai yang tebal atau berwarna cerah dapat membantu memantulkan cahaya matahari dan mengurangi suhu di dalam ruangan teras. Pilihlah bahan yang tahan terhadap cuaca luar untuk durabilitas yang lebih baik.
6. Tambahkan Elemen Air
Menambahkan elemen air di teras dapat memberikan efek kesejukan yang maksimal dan menenangkan. Keberadaan air membantu menurunkan suhu udara di sekitarnya melalui proses evaporasi.
Selain itu, menempatkan mangkuk berisi air di area teras juga dapat membantu mendinginkan ruangan. Air akan menguap dan menyerap panas dari udara, memberikan sensasi dingin yang alami.
7. Gunakan Kipas Angin atau Exhaust Fan
Untuk meningkatkan sirkulasi udara dan menciptakan aliran angin buatan, penggunaan kipas angin atau exhaust fan bisa menjadi solusi yang sangat membantu. Ini sangat berguna pada hari-hari yang sangat panas atau saat udara terasa stagnan.
Untuk efek pendinginan tambahan, Anda bisa menempatkan mangkuk berisi es atau air dingin di depan kipas angin. Udara yang melewati es akan menjadi lebih dingin sebelum menyebar ke seluruh teras, memberikan sensasi sejuk yang lebih intens.
People Also Ask
1. Bagaimana cara membuat teras rumah sejuk tanpa pohon?
Jawaban: Anda dapat membuat teras rumah sejuk dengan memanfaatkan tanaman pot, memilih warna cat cerah, menggunakan material lantai peredam panas, mengoptimalkan ventilasi, memakai penutup jendela, menambahkan elemen air, dan menggunakan kipas angin.
2. Tanaman apa saja yang cocok untuk teras agar sejuk?
Jawaban: Tanaman seperti Monstera, Lidah Mertua (Sansevieria trifasciata), Palem Kuning (Chrysalidocarpus lutescens), Lavender, dan Sirih Gading (Epipremnum aureum) direkomendasikan karena kemampuannya menyaring udara dan memberikan kesan menenangkan.
3. Material lantai apa yang baik untuk teras agar tidak panas?
Jawaban: Keramik outdoor dengan permukaan matte atau lappato, batu alam, granit, WPC (Wood Plastic Composite), dan teraso adalah pilihan yang baik karena tidak mudah meneruskan panas dan anti-licin.