Ripple Manfaatkan Stablecoin Dukung Akses Air Bersih Miliaran Orang

11 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan blockchain Ripple resmi bergabung dalam kampanye kemanusiaan yang digagas organisasi nirlaba Water.org untuk memperluas akses air bersih bagi masyarakat di berbagai negara. Dalam pengumuman yang disampaikan, Ripple menjadi salah satu mitra utama program tersebut bersama sejumlah perusahaan besar dunia seperti Amazon dan Gap.

Dikutip dari U.Today, Rabu (10/6/2026), saat ini lebih dari dua miliar orang di seluruh dunia masih belum memiliki akses terhadap air bersih yang aman di rumah mereka. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan kemanusiaan terbesar yang masih dihadapi banyak negara, khususnya di kawasan berkembang.

Untuk membantu mengatasi masalah tersebut, Water.org meluncurkan kampanye bertajuk "Get Blue". Organisasi nirlaba ini didirikan oleh aktor Hollywood, Matt Damon, bersama insinyur sekaligus aktivis kemanusiaan Gary White.

Melalui kampanye tersebut, Water.org menggandeng berbagai perusahaan global untuk mendukung pendanaan program penyediaan akses air bersih dan sanitasi bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ripple yang berbasis di San Francisco kini menjadi bagian dari koalisi tersebut sebagai mitra pendiri (foundational partner).

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Menjawab Krisis Air Bersih di Tengah Lonjakan Kebutuhan Data Center

Kampanye Get Blue hadir di tengah meningkatnya perhatian terhadap penggunaan air oleh sektor teknologi.

Berdasarkan data yang dikutip dari Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA), konsumsi air langsung oleh pusat data (data center) di Amerika Serikat diperkirakan mencapai 73 miliar galon pada 2028.

Peningkatan tersebut sebagian besar didorong oleh pertumbuhan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), yang membutuhkan kapasitas komputasi dan infrastruktur data center dalam jumlah besar.

Meski demikian, pendiri Water.org mengakui bahwa kampanye Get Blue tidak secara langsung ditujukan untuk mengurangi konsumsi air industri. Fokus utama program ini adalah membantu masyarakat yang masih kesulitan mendapatkan akses terhadap air bersih dan sanitasi.

Pendanaan program berasal dari sebagian hasil penjualan produk para mitra, serta sumbangan langsung yang kemudian disalurkan kepada Water.org.

Program ini memanfaatkan model WaterCredit yang telah lama dikembangkan Water.org. Skema tersebut menyediakan pembiayaan terjangkau bagi masyarakat agar dapat memperoleh layanan dasar seperti air bersih dan sanitasi.

Dalam kolaborasi ini, Ripple memanfaatkan stablecoin RLUSD yang didukung dolar AS untuk menyalurkan dana kepada mitra lembaga keuangan mikro Water.org yang beroperasi di berbagai negara berkembang.

Penggunaan aset digital tersebut dinilai dapat membantu mempercepat dan memperluas transaksi lintas negara yang dibutuhkan dalam program pembiayaan tersebut.

RLUSD Semakin Sering Digunakan untuk Program Sosial

Keterlibatan Ripple dalam kampanye Get Blue bukan kali pertama perusahaan memanfaatkan stablecoin RLUSD untuk kegiatan sosial dan pembangunan ekonomi.

Pada September 2025, Ripple tercatat menyalurkan dana senilai US$ 15 juta dalam bentuk RLUSD kepada Accion Opportunity Fund.

Dana tersebut digunakan untuk membantu para pelaku usaha dan wirausahawan di Amerika Serikat yang selama ini memiliki akses terbatas terhadap layanan pembiayaan.

Selain itu, Ripple juga mengumumkan komitmen donasi aset kripto senilai US$ 25 juta kepada DonorsChoose dan Teach For America.

Langkah tersebut menunjukkan semakin luasnya pemanfaatan teknologi blockchain dan stablecoin, tidak hanya untuk kebutuhan transaksi keuangan, tetapi juga untuk mendukung berbagai program sosial dan kemanusiaan di berbagai belahan dunia.

Melalui kemitraan dengan Water.org, Ripple berharap teknologi aset digital dapat membantu mempercepat distribusi dana sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan dasar yang penting, termasuk air bersih dan sanitasi.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |