Kapitalisasi Pasar Kripto Sentuh Rp 45.580 Triliun

15 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Harga Bitcoin (BTC) dan kripto teratas lainnya terpantau alami pergerakan yang beragam pada Kamis (21/5/2026) pukul 6:45 WIB. Mayoritas kripto jajaran teratas terpantau kembali berada di zona merah.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) kembali menguat. Bitcoin naik 0,83 persen dalam 24 jam, tetapi masih melemah 2,54 persen sepekan. 

Saat ini, harga Bitcoin berada di level USD 77.363 per koin atau setara Rp 1,36 miliar (asumsi kurs Rp 17.631 per dolar AS). 

Ethereum (ETH) masih melemah. ETH turun 0,11 persen sehari terakhir dan 5,60 persen sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level Rp 37,4 juta per koin. 

Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) masih menguat. Dalam 24 jam terakhir BNB naik tipis 0,60 persen, tetapi masih melemah 3,21 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga Rp 11,4 juta per koin. 

Kemudian Cardano (ADA) kembali berada di zona merah. ADA melemah 0,70 persen dalam sehari dan 5,98 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level Rp 4.381 per koin.

Adapun Solana (SOL) tetap menguat. SOL naik 1,23 persen dalam sehari, tetapi masih melemah 5,37 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level Rp 1,51 juta per koin. 

XRP kembali berada di zona merah. XRP melemah 0,54 persen dalam sehari terakhir dan 3,86 persen sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga Rp 24.033 per koin. 

Koin Meme Dogecoin (DOGE) kembali loyo. Dalam satu hari terakhir DOGE turun 0,37 persen dan 8,80 persen sepekan. Ini membuat DOGE diperdagangkan di level Rp 1.820 per token.

Kapitalisasi Pasar Kripto

Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini masih stabil. Harga keduanya masih berada di kisaran level USD 1,00, keduanya sama-sama menguat masing-masing 0,45 dan 0,43 persen.

Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto hari ini berada di level USD 2,58 triliun atau setara Rp 45.580 triliun, menguat sekitar 1,12 persen dalam sehari terakhir.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Kapitalisasi Pasar Altcoin Turun, Bitcoin Masih Dominasi Pasar Kripto

Sebelumnya, pergerakan pasar kripto global masih menunjukkan dinamika yang tidak merata. Bitcoin tetap mempertahankan dominasinya di pasar, sementara sektor altcoin masih kesulitan untuk kembali menguat.

Data terbaru dari CoinMarketCap, dikutip dari  ETHNews, Senin (16/3/2026), Altcoin Season Index menunjukkan bahwa kondisi pasar saat ini masih lebih condong ke fase yang dipimpin oleh Bitcoin, bukan siklus altcoin secara penuh.

Indeks tersebut saat ini berada di level 45, yang menandakan bahwa Bitcoin masih mengungguli sebagian besar mata uang kripto alternatif atau altcoin.

Altcoin sendiri merupakan istilah untuk semua mata uang kripto selain Bitcoin, seperti Ethereum, Solana, hingga berbagai aset digital lainnya.

Posisi indeks di angka tersebut menunjukkan bahwa pasar belum memasuki fase yang dikenal sebagai altcoin season, yaitu periode ketika altcoin mampu mengungguli kinerja Bitcoin secara luas.

Dengan kondisi ini, investor masih cenderung menempatkan dana mereka pada Bitcoin yang dianggap lebih stabil dibandingkan altcoin.

Kapitalisasi Pasar Kripto Altcoin Merosot

Grafik terbaru juga menunjukkan adanya penurunan kapitalisasi pasar altcoin pada awal 2026.

Setelah sempat mencapai level yang lebih tinggi pada Januari, nilai gabungan altcoin mulai menunjukkan tren menurun. Hal ini mencerminkan menurunnya minat investor terhadap aset kripto dengan risiko yang lebih tinggi.

Meskipun sempat terjadi beberapa kali pemulihan harga, altcoin dinilai belum mampu mempertahankan momentum kenaikan secara konsisten.

Penurunan kapitalisasi pasar ini sejalan dengan tren yang sering terjadi di pasar kripto, yaitu pergeseran aliran dana investor dari altcoin menuju Bitcoin ketika kondisi pasar tidak menentu.

Altcoin Season Index sendiri digunakan untuk mengukur apakah altcoin mampu mengungguli Bitcoin berdasarkan kinerja sejumlah kripto terbesar di pasar.

Jika indeks berada di atas 75, pasar dianggap memasuki fase altcoin season. Sebaliknya, jika berada di bawah 25, hal itu menunjukkan dominasi kuat Bitcoin.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |