Harga Kripto Hari Ini 17 Januari 2026: Bitcoin dan Ethereum Kompak Melemah

6 days ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Harga kripto jajaran teratas bervariasi pada perdagangan Sabtu, (17/1/2026) pukul 08.14 WIB. Harga bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) kompak tertekan.

Mengutip data coinmarketcap.com, harga kripto kapitalisasi pasar terbesar bitcoin (BTC) melemah tipis 0,05% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga BTC meroket 5,4%. Saat ini, harga bitcoin berada di posisi USD 95.436,15 atau Rp 1,61 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.910).

Harga Ethereum juga bergerak di zona merah. Harga Ethereum (ETH) terpangkas 0,37% dalam 24jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga Ethereum naik 0,79%. Saat ini, harga Ethereum berada di posisi USD 3.293,84 atau Rp 55,68 juta.

Harga kripto hari ini seperti stablecoin tether (USDT) turun 0,01% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga USDT  menguat 0,09%. Kini, harga tether berada di posisi USD 0,9995.

Harga binance coin (BNB) melompat 0,70% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga BNB melonjak 4,26%. Saat ini, harga BNB berada di posisi USD 936,64.

Harga XRP merosot 0,49% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga XRP anjlok 1,1%. Kini, harga XRP berada di posisi USD 2,06.

Harga solana (SOL)  menguat 1,83% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga solana meroket 6,47%. Saat ini, harga solana berada di posisi USD 144,70.

Harga USDC naik tipis 0,01% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga USDC berada di zona merah dalam sepekan terakhir. Kini, harga USDC berada di posisi USD 0,9997.

Harga tron merosot 0,25% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga tron (TRX) bertambah 4,13%. Saat ini, harga tron berada di posisi USD 0,3103.

Harga Dogecoin

Harga dogecoin (DOGE) terpangkas 1,02% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga DOGE turun 1,25%. Kini, harga DOGE berada di posisi USD 0,1383.

Harga cardano (ADA) melompat 0,95% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga ADA naik 1,6%. Saat ini, harga cardano di posisi USD 0,3959.

Di sisi lain, kapitalisasi pasar kripto turun 0,15% menjadi USD 3,23 triliun dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi kripto setara Rp 54.616 triliun.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Perusahaan Kripto Strategy Kembali Borong Bitcoin Rp 21,07 Triliun

Sebelumnya perusahaan kripto Strategy mengungkapkan akuisisi tambahan 13.627 bitcoin (BTC) antara 5-11 Januari 2026. Aksi beli bitcoin itu mencapai USD 1,25 miliar atau Rp 21,07 triliun (asumsi kurs dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.860). Rata-rata harga pembelian bitcoin itu sekitar USD 91.519 per BTC atau Rp 1,54 triliun.

Mengutip Yahoo Finance, Selasa (13/1/2026), pembelian ini semakin memperkuat posisi perusahaan sebagai pemegang bitcoin terbesar di dunia dan melanjutkan strategi jangka panjangnya dalam memakai aktivitas pasar modal untuk mengakumulasi aset digital tersebut.

Total Kepemilikan Bitcoin

Pada 11 Januari, Strategy melaporkan kepemilikan Bitcoin agregat sebesar 687.410 BTC, yang diperoleh dengan total biaya sekitar USD 51,80 miliar atau Rp 873,21 triliun. Harga pembelian rata-rata perusahaan di seluruh kepemilikan mencapai USD 75.353  atau Rp 1,27 miliar per Bitcoin, menurut pengajuan tersebut.

Akuisisi terbaru ini terjadi meskipun terjadi volatilitas harga Bitcoin baru-baru ini dan penurunan yang lebih luas dalam produk investasi aset digital, yang menunjukkan keyakinan Strategy yang berkelanjutan terhadap Bitcoin sebagai aset cadangan kas jangka panjang.

Pembelian Didanai Melalui Penerbitan Saham Ekuitas dan Saham Preferensi

Pengajuan tersebut menunjukkan pembelian Bitcoin didanai menggunakan hasil penjualan saham di bawah program at-the-market (ATM) perusahaan, termasuk saham biasa dan saham preferensi.

Selama periode yang sama, Strategy menjual 1.192.262 saham STRC, Saham Preferensi Perpetual Stretch Seri A Tingkat Variabelnya, menghasilkan pendapatan bersih sebesar USD 119,1 juta. Selain itu, perusahaan menjual 6.827.695 saham biasa MSTR Kelas A, menghasilkan pendapatan bersih sebesar USD 1,13 miliar.

Tidak ada saham yang dijual selama periode tersebut dari penawaran saham preferensi lainnya, termasuk STRF, STRK, dan STRD, meskipun kapasitas penerbitan tetap tersedia di seluruh instrumen ini.

Struktur Modal Mendukung Akumulasi Bitcoin yang Berkelanjutan

Pada 11 Januari, Strategy melaporkan kapasitas yang tersisa secara substansial untuk penerbitan di masa mendatang, termasuk lebih dari USD 20,3 miliar di bawah STRK, USD 4,0 miliar di bawah STRD, USD 3,9 miliar di bawah STRC, dan USD 1,6 miliar di bawah STRF. Perusahaan juga mempertahankan ketersediaan lebih dari USD 10,2 miliar di bawah program saham biasa MSTR-nya.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |