Siap-siap, Bitcoin Bisa Turun ke USD 60.000

11 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Harga Bitcoin kembali berada di bawah tekanan pada akhir pekan pertama Maret. Kondisi ini membuat pelaku pasar mulai bersiap menghadapi kemungkinan Bitcoin kembali menguji level psikologis USD 60.000.

Tekanan jual meningkat setelah Bitcoin gagal mempertahankan posisi di atas level USD 70.000. Dari sisi analisis teknikal, pergerakan harga kini menunjukkan dominasi sentimen bearish di pasar kripto.

Berdasarkan grafik mingguan pasangan BTC/USDT di TradingView, dikutip dari U.Today, Senin (9/3/2026), pola descending channel atau kanal menurun terlihat cukup jelas. Pola ini umumnya menunjukkan tren penurunan harga dalam jangka menengah.

Salah satu sinyal negatif utama muncul setelah harga Bitcoin menembus area USD 68.000. Level tersebut sebelumnya menjadi area dukungan atau support penting bagi pembeli.

Namun kini situasinya berubah. Level USD 68.000 justru menjadi area resistensi yang membatasi upaya pemulihan harga Bitcoin dalam jangka pendek.

Kondisi ini membuat pasar semakin berhati-hati, karena kegagalan Bitcoin kembali menembus area tersebut dapat membuka ruang penurunan lebih dalam dalam waktu dekat.

Tiga Sinyal Teknikal Bitcoin Berpotensi Turun

Sejumlah indikator teknikal menunjukkan kemungkinan Bitcoin turun di bawah USD 60.000 kini semakin besar.

Setidaknya ada tiga faktor utama yang menjadi perhatian pelaku pasar.

Pertama, harga Bitcoin kini berada di bawah moving average 200 hari. Dalam analisis teknikal, posisi ini sering dianggap sebagai sinyal bahwa tren jangka menengah sedang berada dalam fase bearish.

Kedua, indikator Relative Strength Index (RSI) saat ini berada di bawah level 40. Posisi ini menandakan bahwa kekuatan pembeli mulai melemah dan tekanan jual masih cukup dominan.

Ketiga, minat beli dari investor besar atau whales saat ini terlihat terkonsentrasi pada kisaran harga USD 52.000 hingga USD 55.000.

Dalam banyak kasus, pasar cenderung bergerak menuju area tersebut untuk mengumpulkan likuiditas sebelum memulai siklus kenaikan baru.

Kondisi ini membuat pelaku pasar mulai mengantisipasi potensi koreksi yang lebih dalam dalam beberapa waktu ke depan.

Level USD 60.000 Jadi Batas Penting Bitcoin

Pergerakan harga Bitcoin dalam beberapa hari ke depan dinilai sangat menentukan arah pasar selanjutnya.

Jika pekan ini ditutup di bawah level USD 65.000, yaitu area di mana rata-rata pergerakan 200 hari berada, maka peluang penurunan menuju USD 60.000 akan semakin besar.

Bahkan, dalam skenario yang lebih ekstrem, harga Bitcoin berpotensi turun lebih dalam dari level tersebut.

Grafik pergerakan harga saat ini juga menunjukkan bahwa fase koreksi lokal kemungkinan belum mencapai titik terendahnya.

Namun demikian, level USD 60.000 tetap menjadi batas psikologis yang sangat penting bagi pasar.

Jika Bitcoin mampu bertahan di atas level tersebut, harga berpotensi membentuk basis baru untuk melakukan pemulihan.

Sebaliknya, jika level USD 60.000 ditembus, pasar kemungkinan akan memasuki fase koreksi yang lebih panjang sebelum muncul siklus kenaikan berikutnya.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |