Liputan6.com, Jakarta - Ekonom memperingatkan kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar yakni bitcoin (BTC) akan jatuh seiring desain yang boros energi.
Mengutip Yahoo Finance, ditulis Jumat, (10/4/2026), bitcoin menjadi salah satu aset paling inovatif sejak diluncurkan setelah krisis keuangan global 2008. Para pendukungnya menilai kriptografi membuatnya aman dan pasokannya yang terbatas menjadikannya aset berharga dibandingkan dengan mata uang fiat seperti dolar Amerika Serikat (AS) yang dapat dicetak pemerintah kapan saja.
Di sisi lain, penambangan bitcoin merupakan proses penggunaan perangkat keras komputasi khusus untuk memecahkan fungsi kriptografi kompleks untuk memverifikasi dan menambahkan blok yang berisi transaksi BTC ke dalam rantai.
Sebagai imbalan, penambang mendapatkan bitcoin yang baru dicetak ditambah biaya transaksi.
Kripto ini bergantung pada mekanisme konsensus proof-of-work (PoW) yang mengharuskan penambang untuk melakukan pekerjaan komputasi atau memecahkan fungsi kriptografi untuk membuktikan mereka melakukan pekerjaan itu dengan jujur.
Miliarder Elon Musk menyebut Bitcoin sebagai mata uang berbasis energi. Bahkan Elon Musk pernah mengatakan dalam sebuah podcast bahwa ia memperkirakan uang sebagai konsep akan hilang setelah otomatisasi canggih dapat memenuhi kebutuhan manusia dalam skala besar.
Ia mengatakan, pada masa depan ini, energi dapat menjadi bentuk kekuatan ekonomi yang paling mendasar.
“Energi adalah mata uang yang sebenarnya,” kata Musk.
“Anda tidak bisa mengatur energi melalui undang-undang.”
Ia menambahkan, jaringan Bitcoin menghubungkan nilai dengan pengeluaran energi di dunia nyata dan penambang harus mengonsumsi listrik dan komputasi untuk mengamankan sistem.
“Inilah mengapa saya mengatakan Bitcoin didasarkan pada energi,” kata Musk.
Bitcoin Bakal Ambruk
Sementara itu, ekonom memperingatkan Bitcoin akan jatuh ke nol karena desain yang boros energi Namun, ekonom Steve Keen memperingatkan, model Bitcoin yang boros energi membuatnya rentan di dunia yang bergerak menuju konsumsi energi berkelanjutan.
Berbicara di podcast Diary of a CEO yang dirilis pada 6 April, Keen berpendapat Bitcoin akan jatuh ke nol karena desain intinya.
Dia mengatakan, para pendukung Bitcoin mengklaim buku besar publik jaringan itu aman karena dibutuhkan terlalu banyak energi untuk merusak Bitcoin, dan oleh karena itu, terlalu mahal untuk merusak Bitcoin.
“Itu berarti dibutuhkan penggunaan energi yang sangat besar,” ia menambahkan.
Namun, perubahan iklim dapat memaksa para pembuat kebijakan untuk membatasi aktivitas yang boros energi, dan kripto seperti Bitcoin tidak akan bisa lolos dari tindakan keras tersebut, Keen memperingatkan. Inilah mengapa dia mengatakan tidak membeli Bitcoin.
Namun, para pendukung Bitcoin mengatakan penambangan sekarang semakin didukung oleh energi terbarukan dan tidak seboros energi seperti yang diklaim oleh para kritikus.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Kasus Peretasan Bitcoin Depot, Hacker Diduga Curi BTC Senilai USD 3,6 Juta
Sebelumnya, kabar dugaan peretasan terhadap Bitcoin Depot mencuat setelah laporan menyebutkan hilangnya 50,9 Bitcoin (BTC) atau setara sekitar USD 3,665 juta atau kurang lebih Rp Rp 62,65 miliar (estimasi kurs Rp 17.070 per dolar AS).
Namun, informasi terkait insiden ini masih tergolong terbatas dan belum sepenuhnya terverifikasi. Laporan yang beredar saat ini hanya bersumber dari satu unggahan di kanal Telegram milik Bitcoin.com.
Dikutip dari Coinmarketcap, Jumat (10/4/2026), dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa terjadi akses tidak sah ke sistem internal Bitcoin Depot, yang kemudian berujung pada pencurian aset kripto.
Meski demikian, detail teknis mengenai peretasan tersebut belum diungkap secara lengkap. Tidak ada informasi terkait waktu kejadian, metode serangan, maupun bukti transaksi di jaringan blockchain.
Kondisi ini membuat laporan tersebut masih berada pada tahap awal dan memerlukan verifikasi lebih lanjut.
Belum Ada Bukti Transfer
Dalam unggahan yang sama, disebutkan bahwa nilai kerugian mencapai 50,9 BTC dengan estimasi USD 3,665 juta.
Namun, sejumlah informasi penting belum tersedia, seperti alamat dompet (wallet), identitas transaksi, hingga waktu pasti terjadinya insiden.
Hal ini menjadi perhatian karena tanpa data tersebut, klaim peretasan belum dapat dikonfirmasi secara independen oleh pihak ketiga.
Sejauh ini, belum ada bukti transfer di jaringan blockchain yang secara jelas mengaitkan insiden tersebut dengan Bitcoin Depot.
Beberapa platform analisis seperti CoinMetrics dan CryptoQuant memang dapat digunakan untuk memantau aktivitas jaringan Bitcoin, namun belum ditemukan data yang secara langsung mengonfirmasi insiden tersebut.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4139250/original/062746500_1661755911-Binance.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5028257/original/063990300_1732871477-fotor-ai-20241129161040.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4151042/original/000018800_1662621149-szabo-viktor-4QmSdCP4bhM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5027992/original/041439300_1732861105-fotor-ai-2024112913176.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4473781/original/039018600_1687249156-SEC_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4740423/original/048222400_1707701835-fotor-ai-2024021283125.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4762386/original/063474700_1709622795-fotor-ai-20240305141114.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5027995/original/012021400_1732861121-fotor-ai-20241129131659.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5179416/original/014824300_1743563839-ChatGPT_Image_Apr_2__2025__10_16_14_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/663000/original/IMF-logo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545311/original/_Isanta_____CEO__International_Crypto_Custodian__ICC___Andrew_Marchen_____CTO__ICEx_Group__Kai_Pang_____CEO__Indonesia_Crypto_Exchange__ICEx__Group__Rizky_Indraprasto_____CFO__ICEx_Group__Andi_Nir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4876379/original/036269200_1719466194-fotor-ai-2024062712298.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5410733/original/065340700_1762943225-IMG_9134.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429292/original/062234400_1764579561-Tanaman_Cabai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477243/original/091293000_1768813249-Pohon_Mangga_sebagai_Peneduh__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4372917/original/005900600_1679903027-27_maret_2023-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220943/original/011844600_1668039398-Kripto_3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4612825/original/014284200_1697463859-still-life-with-scales-justice_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441236/original/092823500_1765460853-BRI00052.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5445642/original/075440000_1765860923-rumah_anti_apek_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2758723/original/074430400_1553243544-FBI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5440880/original/040038900_1765446695-kebun_di_balkon_cov.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441086/original/086386400_1765452635-WhatsApp_Image_2025-12-11_at_16.39.45_35fb9ec0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3601860/original/065983700_1634177953-000_9PJ4CW.jpg)