MicroStrategy Siap Lepas Bitcoin, Michael Saylor Ungkap Strategi Baru

8 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - CEO MicroStrategy, Michael Saylor, memberi sinyal adanya kemungkinan perubahan strategi Bitcoin perusahaan. Untuk pertama kalinya, ia membuka peluang bahwa perusahaan dapat menjual sebagian kepemilikan Bitcoin sebagai bagian dari strategi pengelolaan aset jangka panjang.

Pernyataan tersebut disampaikan Saylor saat tampil dalam podcast Coin Stories bersama Natalie Brunell yang ditayangkan melalui YouTube.

Dikutip dari CoinMarketCap, Minggu (24/5/2026), Saylor menjelaskan perusahaan akan menerapkan pendekatan yang lebih terstruktur dan berbasis model dalam mengelola aset, kas, utang, dan investasi.

Menurut dia, langkah tersebut memungkinkan berbagai skenario, termasuk penjualan sebagian Bitcoin di masa mendatang jika dianggap mendukung tujuan jangka panjang perusahaan.

"Pada akhirnya, cara melihatnya adalah dalam tujuh tahun ke depan kami ingin memaksimalkan Bitcoin per saham," kata Saylor.

Pernyataan tersebut menjadi perhatian pasar karena selama ini MicroStrategy dikenal memiliki pendekatan yang sangat kuat dalam mempertahankan kepemilikan Bitcoin dan jarang mengisyaratkan potensi penjualan.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Strategi Jangka Panjang

Saylor menegaskan fokus utama perusahaan tetap mengoptimalkan hasil dalam jangka panjang, dengan target strategi yang diperpanjang hingga 2033.

Ia menyebut perusahaan kini menggunakan pendekatan yang lebih berbasis data.

"Pendekatan terprogram di mana kami menjalankan model multivariat," katanya.

Model tersebut dirancang untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, likuiditas, dan risiko, baik pada aset kripto maupun instrumen keuangan konvensional.

Menurut data yang dipublikasikan perusahaan, MicroStrategy saat ini memiliki sekitar 843.768 Bitcoin dengan harga pembelian rata-rata sekitar USD75.700 per BTC.

Sementara itu, harga Bitcoin diperdagangkan di kisaran USD75.958 saat laporan dibuat.

Posisi harga yang relatif dekat dengan harga akumulasi tersebut menunjukkan keputusan menjual atau menahan Bitcoin tidak hanya dipengaruhi harga pasar, tetapi juga pertimbangan neraca perusahaan secara keseluruhan.

Sesuaikan dengan Kondisi Pasar

Selain pergerakan Bitcoin, investor juga mencermati kinerja saham MicroStrategy.

Data Google Finance menunjukkan saham perusahaan ditutup di level USD 159,89 pada Jumat, atau turun sekitar 10,9% dalam 30 hari terakhir.

Perbedaan antara pergerakan saham dan nilai aset kripto perusahaan menunjukkan strategi korporasi tidak selalu bergerak sejalan dengan harga Bitcoin.

Selama ini, strategi Bitcoin MicroStrategy menjadi perhatian pelaku pasar karena dianggap sebagai salah satu contoh paling besar dari adopsi aset digital di tingkat perusahaan.

Komentar terbaru Saylor juga dinilai memberi sinyal bahwa perusahaan mulai membuka ruang untuk menyesuaikan strategi dengan kondisi pasar yang terus berubah.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada jadwal pasti terkait penjualan Bitcoin.

Rencana tersebut masih sebatas kerangka strategi jangka panjang dan dapat berubah sesuai kondisi pasar maupun hasil evaluasi model perusahaan.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |