BitMine Borong Ethereum Rp 3,9 Triliun, Terbesar sepanjang 2026

19 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan teknologi BitMine Immersion Technologies mencatat pembelian besar aset kripto Ethereum sepanjang pekan terakhir.

Perusahaan yang terdaftar di bursa New York ini mengakuisisi Ethereum senilai USD 230 juta atau sekitar Rp 3,94 triliun (estimasi kurs Rp 17.143 per dolar AS). Pembelian ini menjadi yang terbesar sepanjang 2026.

Dikutip dari Yahoo Finance, Selasa (21/4/2026), dalam periode tersebut, BitMine membeli sebanyak 101.627 ETH, yang juga menjadi akumulasi mingguan terbesar sejak Desember tahun lalu.

Langkah agresif ini dilakukan di tengah pandangan positif terhadap harga Ethereum. Chairman BitMine, Tom Lee, menilai harga Ethereum telah mencapai titik terendah (bottom) dan berpotensi kembali menguat.

Saat ini, harga Ethereum berada di kisaran USD 2.300 per koin.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Kepemilikan ETH Tembus USD 11 Miliar

Dengan pembelian terbaru tersebut, BitMine kini tercatat sebagai salah satu pemilik Ethereum terbesar di dunia.

Total kepemilikan perusahaan mencapai sekitar 4,97 juta ETH dengan nilai sekitar USD 11,43 miliar berdasarkan harga saat ini.

Analis menilai BitMine menjadi salah satu pembeli besar terakhir di pasar Ethereum, sehingga memberikan dukungan permintaan yang stabil bagi aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin.

Secara keseluruhan, total aset kripto dan kas yang dimiliki perusahaan kini mencapai USD 12,90 miliar.

Selain Ethereum, BitMine juga memiliki 199 Bitcoin serta kas senilai USD 1,12 miliar.

Optimisme Harga Ethereum Meningkat

Tom Lee menyampaikan bahwa terdapat sejumlah sinyal yang menunjukkan harga Ethereum telah mencapai titik terendah.

Ia mengaitkan hal tersebut dengan dinamika pasar global serta asumsi meredanya konflik di Timur Tengah.

Menurutnya, Ethereum telah mengalami kenaikan signifikan sejak titik terendah pada awal Februari.

Bahkan, performa Ethereum disebut lebih baik dibandingkan saham sejak konflik Iran dimulai pada 28 Februari.

Meski demikian, kinerja saham BitMine justru mengalami tekanan. Saham perusahaan tercatat turun sekitar 30 persen sepanjang tahun ini dan kini diperdagangkan di kisaran USD 22,07 per lembar.

Dengan meningkatnya akumulasi oleh investor besar, prospek Ethereum ke depan dinilai masih memiliki peluang penguatan, meskipun volatilitas pasar kripto tetap perlu diwaspadai.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |