Legislator Taiwan Usul Beli Bitcoin dari Duit Cadangan Devisa

5 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Seorang anggota parlemen Taiwan mengusulkan agar negara tersebut membentuk cadangan Bitcoin yang didanai dari cadangan devisa. Langkah ini menjadi salah satu proposal paling konkret terkait adopsi Bitcoin oleh negara di kawasan Asia.

Dikutip dari CoinMarketCap, Minggu (3/5/2026), legislator Ko Ju-Chun menyampaikan gagasan tersebut dalam dokumen strategi kebijakan. Ia mengusulkan agar sebagian cadangan devisa bank sentral Taiwan dialokasikan ke Bitcoin sebagai upaya diversifikasi aset.

Dalam proposal tersebut, Bitcoin diposisikan bukan sebagai instrumen spekulatif, melainkan sebagai alat lindung nilai dan diversifikasi portofolio.

Ko juga menyerahkan laporan dari lembaga kebijakan kripto kepada Perdana Menteri Taiwan dan gubernur bank sentral, yang menunjukkan bahwa usulan ini telah masuk ke tahap pembahasan resmi.

Namun demikian, langkah ini masih berupa usulan dan belum menjadi kebijakan resmi pemerintah.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Cadangan Devisa dan Risiko Bitcoin Jadi Sorotan

Cadangan devisa merupakan aset penting yang dimiliki bank sentral untuk menjaga stabilitas ekonomi, termasuk menghadapi krisis nilai tukar dan ketidakseimbangan perdagangan.

Saat ini, bank sentral Taiwan masih mengelola cadangan tersebut melalui instrumen konvensional seperti mata uang asing, obligasi pemerintah, dan emas.

Menambahkan Bitcoin ke dalam cadangan devisa dinilai sebagai langkah yang cukup berbeda dari kebijakan tradisional. Hal ini karena Bitcoin dikenal memiliki volatilitas tinggi dan belum memiliki rekam jejak panjang sebagai aset cadangan negara.

Di sisi lain, pendukung Bitcoin menilai aset ini dapat menjadi alternatif diversifikasi karena tidak selalu berkorelasi dengan mata uang fiat.

Meski begitu, keputusan terkait pengelolaan cadangan devisa sepenuhnya berada di tangan bank sentral, sehingga usulan ini membutuhkan dukungan luas sebelum dapat direalisasikan.

Dampak dan Tantangan Jika Diimplementasikan

Jika diterapkan, cadangan Bitcoin akan memberikan eksposur langsung terhadap pergerakan harga kripto bagi negara. Hal ini membuka peluang keuntungan, tetapi juga membawa risiko fluktuasi nilai yang signifikan.

Selain itu, usulan ini juga memiliki dampak simbolis. Negara yang mulai mempertimbangkan Bitcoin sebagai cadangan akan menarik perhatian pasar global dan pengamat geopolitik.

Namun, terdapat perbedaan besar antara dukungan politik dan implementasi kebijakan nyata. Untuk mewujudkan cadangan Bitcoin, diperlukan kerangka pengelolaan risiko, sistem penyimpanan aset, serta tata kelola yang matang.

Pelaku pasar kripto sendiri cenderung memperhatikan isu seperti ini karena dapat memengaruhi sentimen. Meski demikian, tanpa langkah konkret dari otoritas resmi, dampaknya terhadap pasar biasanya hanya bersifat sementara.

Hingga kini, belum ada keputusan final dari Taiwan terkait adopsi Bitcoin sebagai bagian dari cadangan devisa negara.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |