Liputan6.com, Jakarta - Gelas kaca yang semula bening dan berkilau seringkali mengalami masalah kekusaman seiring waktu. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh noda minuman, endapan mineral dari air sadah, atau sisa sabun yang tidak terbilas sempurna, membuat gelas terlihat kurang menarik dan tidak higienis. Kekusaman pada gelas kaca tidak hanya mengurangi estetika penyajian minuman, tetapi juga dapat menimbulkan kesan kurang bersih meskipun telah dicuci.
Masalah gelas kusam ini seringkali menjadi keluhan umum di banyak rumah tangga, terutama bagi mereka yang sering menggunakan gelas untuk berbagai jenis minuman seperti kopi, teh, atau jus buah. Endapan mineral dari air sadah, yang kaya kalsium dan magnesium, menjadi salah satu penyebab utama munculnya noda putih atau kerak yang sulit dihilangkan dengan metode pencucian biasa. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena ada berbagai solusi praktis dan hemat biaya untuk mengatasi permasalahan ini. Melansir dari berbagai sumber, Rabu (7/1/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
Memahami Penyebab Gelas Kusam dan Pentingnya Pembersihan
Gelas kaca yang kehilangan kilaunya dan tampak buram adalah fenomena umum yang dapat mengurangi daya tarik peralatan makan. Kekusaman ini bukan sekadar masalah estetika, melainkan indikasi adanya penumpukan residu yang perlu ditangani secara tepat. Memahami akar penyebab kekusaman sangat penting untuk memilih metode pembersihan yang paling efektif.
Salah satu pemicu utama adalah endapan mineral dari air sadah, di mana kandungan kalsium dan magnesium yang tinggi dalam air akan mengendap dan membentuk lapisan kerak putih saat air mengering. Selain itu, sisa sabun atau deterjen yang tidak terbilas sempurna juga dapat menempel pada permukaan gelas, menciptakan lapisan tipis yang menyebabkan buram. Noda minuman seperti kopi, teh, atau jus buah juga meninggalkan pigmen membandel, terutama jika gelas tidak segera dicuci setelah digunakan. Penyimpanan gelas dalam keadaan lembap serta goresan halus akibat penggunaan spons kasar juga berkontribusi pada kekusaman.
Membersihkan gelas kusam memiliki manfaat lebih dari sekadar mengembalikan kejernihan visual. Gelas yang bersih cemerlang tidak hanya meningkatkan pengalaman minum, tetapi juga mencerminkan standar kebersihan yang baik di rumah Anda. Dengan mengembalikan kilau alami gelas, Anda turut menjaga kebersihan peralatan makan dan memberikan kesan yang lebih baik saat menyajikan minuman kepada tamu atau keluarga.
Cuka Putih: Solusi Ampuh untuk Gelas Kaca Kusam
Cuka putih dikenal sebagai salah satu bahan dapur serbaguna yang sangat efektif dalam mengatasi kekusaman pada gelas kaca. Kandungan asam asetat pada cuka putih memiliki kemampuan luar biasa untuk melarutkan endapan mineral dan noda yang membuat gelas terlihat buram. Sifat asamnya bekerja dengan memecah ikatan mineral yang menempel kuat pada permukaan kaca.
Untuk memulai proses pembersihan, Anda bisa menguji kekusaman gelas terlebih dahulu. Teteskan sedikit cuka putih suling pada area yang kusam, lalu gosok perlahan dengan kain mikrofiber. Jika bagian tersebut menjadi jernih setelah kering, ini menandakan noda dapat dibersihkan dengan cuka. Selanjutnya, siapkan larutan rendaman dengan mencampurkan air hangat dan cuka putih. Perbandingan yang direkomendasikan adalah 1:1 atau 3:1 (air:cuka). Untuk noda yang sangat membandel, cuka bisa dihangatkan terlebih dahulu sebelum digunakan untuk perendaman.
Rendam gelas kaca dalam larutan tersebut selama 5-10 menit, atau hingga 15-30 menit untuk noda yang lebih sulit. Jika gelas tidak dapat terendam sepenuhnya, pastikan untuk memutar gelas agar semua sisi terkena cairan. Setelah perendaman, gosok perlahan permukaan gelas menggunakan spons lembut atau kain mikrofiber, fokuskan pada area yang paling buram. Akhiri dengan membilas gelas menggunakan air bersih hingga tidak ada sisa cuka dan bau cuka menghilang, lalu segera keringkan dengan kain bersih atau mikrofiber untuk mencegah noda air baru.
Baking Soda: Pengangkat Noda Membandel Tanpa Goresan
Baking soda atau natrium bikarbonat adalah bahan dapur lain yang sangat efektif untuk membersihkan gelas kaca yang kusam. Sifatnya yang abrasif lembut memungkinkan baking soda mengangkat noda dan kerak membandel tanpa risiko menggores permukaan kaca. Ini menjadikannya pilihan yang aman dan efisien untuk berbagai jenis gelas.
Untuk menggunakan baking soda, campurkan dua sendok makan baking soda dengan sedikit air hingga membentuk pasta kental. Konsistensi pasta ini penting agar mudah diaplikasikan dan efektif dalam mengangkat noda. Setelah pasta terbentuk, oleskan secara merata ke bagian gelas yang kusam atau bernoda. Gunakan spons basah, kain lembut, atau kain mikrofiber untuk menggosok perlahan dengan gerakan memutar. Untuk noda yang sangat membandel di area sempit, sikat gigi bekas dengan bulu lembut bisa menjadi alat bantu yang efektif.
Jika noda sangat sulit dihilangkan, Anda bisa mendiamkan pasta baking soda pada gelas selama beberapa menit sebelum digosok. Proses ini memberikan waktu bagi baking soda untuk bekerja melunakkan noda. Setelah dirasa cukup, bilas gelas hingga bersih dengan air hangat. Pastikan tidak ada sisa serbuk baking soda yang menempel. Terakhir, lap gelas hingga kering dengan kain yang tidak berbulu atau kain bersih untuk menghindari bercak air dan mengembalikan kilau maksimal.
Lemon dan Sitrun: Kilau Segar dengan Asam Alami
Lemon dan sitrun (asam sitrat) menawarkan alternatif yang menyegarkan untuk membersihkan gelas kaca yang kusam, berkat kandungan asam alami yang serupa dengan cuka. Keunggulan lemon dan sitrun terletak pada aroma segarnya yang dapat menghilangkan bau tak sedap sekaligus melarutkan endapan mineral serta noda air keras. Asam sitrat bekerja efektif dalam memecah partikel mineral yang menempel pada permukaan gelas.
Untuk pembersihan menggunakan lemon, Anda bisa membuat larutan rendaman dengan mencampurkan air hangat dan perasan lemon secukupnya. Rendam gelas dalam larutan ini selama 10-15 menit agar asam lemon dapat bekerja optimal. Alternatif lain adalah menggosokkan potongan lemon langsung pada permukaan gelas yang bernoda. Biarkan jus lemon menempel selama 5-10 menit untuk melunakkan endapan mineral. Setelah proses perendaman atau penggosokan, sikat perlahan gelas dengan spons.
Setelah itu, bilas gelas hingga bersih dengan air hangat dan segera keringkan menggunakan kain mikrofiber. Pengeringan cepat ini penting untuk mencegah timbulnya noda air baru dan memastikan gelas kembali berkilau tanpa goresan. Selain lemon, bubuk sitrun juga dapat digunakan dengan cara mencampurkan satu sendok makan bubuk sitrun ke dalam air hangat. Rendam gelas selama 10-15 menit, lalu gosok perlahan dengan spons halus dan bilas hingga benar-benar bersih untuk hasil yang optimal.
Kombinasi Garam: Abrasif Alami untuk Gelas Lebih Bersih
Garam, khususnya garam kasar, merupakan bahan dapur yang memiliki sifat abrasif alami. Karakteristik ini menjadikannya efektif untuk membantu mengangkat kotoran membandel pada gelas tanpa merusak permukaan kaca. Efektivitas garam akan semakin meningkat jika dikombinasikan dengan bahan lain seperti cuka atau air hangat, yang membantu melarutkan noda dan endapan mineral.
Salah satu kombinasi ampuh adalah garam dan cuka. Campurkan garam kasar dengan cuka putih hingga membentuk pasta atau larutan kental. Tekstur kasar dari garam berfungsi sebagai agen penggosok, sementara cuka melarutkan endapan mineral yang menyebabkan kekusaman. Gunakan campuran ini untuk menggosok permukaan gelas, fokuskan pada area yang paling buram atau bernoda. Setelah penggosokan, bilas gelas dengan air bersih dan keringkan segera untuk menghindari noda air baru.
Alternatif lain adalah menggunakan garam dan air hangat. Campurkan satu sendok makan garam ke dalam air hangat untuk membuat larutan rendaman. Rendam gelas kusam dalam larutan ini selama 10-15 menit. Air hangat membantu melunakkan noda, sementara garam bekerja mengangkat kotoran. Setelah perendaman, gosok-gosok permukaan gelas dengan spons atau sikat gigi bekas, lalu bersihkan dengan spons dan bilas hingga kering. Kombinasi ini sangat efektif untuk noda yang tidak terlalu membandel dan memberikan hasil yang memuaskan.
Metode Tambahan dan Kombinasi Bahan Dapur Lainnya
Selain metode utama yang telah dijelaskan, terdapat beberapa kombinasi bahan dapur lain yang dapat menjadi solusi efektif untuk membersihkan gelas kusam, terutama untuk noda yang sangat membandel. Metode ini memanfaatkan sifat unik dari masing-masing bahan untuk memberikan hasil pembersihan yang optimal.
Pertama, pasta gigi non-gel dapat menjadi agen pembersih yang mengejutkan. Pasta gigi jenis ini mengandung zat abrasif sangat halus seperti silika atau kalsium karbonat, yang bekerja mirip seperti polisher lembut pada permukaan kaca. Cukup oleskan pasta gigi ke seluruh permukaan gelas yang kusam, lalu gosok perlahan dengan spons lembut atau kain mikrofiber dengan gerakan memutar. Bilas gelas sampai bersih, pastikan tidak ada sisa pasta gigi yang tertinggal, dan keringkan dengan kain bersih untuk mengembalikan kilaunya.
Kedua, kombinasi baking soda dan sabun cuci piring sangat efektif untuk noda membandel, khususnya noda kopi atau teh yang seringkali sulit dihilangkan. Siapkan wadah kecil dan campurkan baking soda dengan sabun cuci piring hingga rata. Ambil sikat gigi bekas yang bersih, celupkan ke campuran tersebut, lalu gosok perlahan bagian dalam dan luar gelas hingga kerak atau noda membandel luntur. Setelah itu, bilas gelas hingga bersih sempurna. Terakhir, air hangat saja juga berperan penting; air panas dapat membantu melunakkan kerak mineral sehingga lebih mudah dibersihkan, dan sangat baik digunakan untuk membilas gelas setelah direndam dengan cuka atau baking soda.
Tips Pencegahan dan Perawatan Agar Gelas Tetap Kinclong
Setelah berhasil membersihkan gelas kaca hingga kembali berkilau, langkah selanjutnya yang tak kalah penting adalah menerapkan tips pencegahan dan perawatan. Hal ini bertujuan agar gelas tidak cepat kusam kembali dan kilaunya dapat bertahan lebih lama. Perawatan rutin akan mengurangi frekuensi pembersihan intensif dan menjaga estetika peralatan makan Anda.
Salah satu tips krusial adalah mengeringkan gelas segera setelah dicuci. Hindari membiarkan gelas mengering sendiri karena tetesan air yang menguap dapat meninggalkan noda air baru, terutama jika air di rumah Anda mengandung mineral tinggi. Segera lap gelas dengan kain bersih, kain mikrofiber, atau kain yang tidak berbulu setelah dicuci. Selain itu, jika memungkinkan, gunakan air bersih dengan kadar mineral rendah untuk mencuci gelas. Jika air di rumah Anda adalah air sadah, pertimbangkan penggunaan pelembut air untuk meminimalkan endapan mineral.
Penting juga untuk menghindari merendam gelas terlalu lama dalam air sabun, karena hal ini dapat meninggalkan endapan sabun yang menyebabkan kekusaman. Untuk gelas-gelas bening, terutama gelas kristal, cuci dengan tangan lebih disarankan karena mesin cuci piring otomatis terkadang meninggalkan noda akibat sabun yang tidak sesuai atau pembilasan yang kurang tuntas. Selalu gunakan sabun cuci piring yang efektif dan pastikan untuk membilas gelas secara menyeluruh dengan air hangat yang bersih. Terakhir, hindari penggunaan benda abrasif kasar seperti sikat kawat, dan simpan gelas di tempat kering untuk mencegah munculnya lapisan buram.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apa penyebab utama gelas kaca menjadi kusam?
Jawaban: Penyebab utama gelas kaca kusam adalah endapan mineral dari air sadah, sisa sabun yang tidak terbilas sempurna, noda minuman seperti kopi atau teh, serta penyimpanan dalam keadaan lembap.
2. Bagaimana cara membersihkan gelas kusam menggunakan cuka putih?
Jawaban: Rendam gelas dalam larutan air hangat dan cuka putih (perbandingan 1:1 atau 3:1) selama 5-30 menit, lalu gosok perlahan dan bilas hingga bersih.
3. Apakah baking soda aman digunakan untuk membersihkan gelas kaca?
Jawaban: Ya, baking soda aman karena merupakan bahan abrasif lembut yang efektif mengangkat noda dan kerak tanpa menggores permukaan kaca.
4. Selain cuka dan baking soda, bahan dapur apa lagi yang bisa digunakan?
Jawaban: Anda bisa menggunakan lemon atau sitrun, kombinasi garam dan cuka atau air hangat, serta pasta gigi non-gel untuk membersihkan gelas kusam.
5. Bagaimana cara mencegah gelas kaca agar tidak cepat kusam kembali?
Jawaban: Keringkan gelas segera setelah dicuci, gunakan air bersih dengan kadar mineral rendah, hindari merendam terlalu lama, dan simpan di tempat kering.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476914/original/062753400_1768803122-tips_ternak_ikan_nila__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479122/original/031799500_1768969304-teras_rumah_penuh_dengan_lumut_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501741/original/018482500_1770954839-unnamed__20_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510386/original/056051100_1771827221-Menambal_Panci_Bolong_dengan_Pasta_Gigi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510260/original/034248300_1771824015-Tempat_Tidur_Multifungsi_dengan_Laci_Penyimpanan_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399654/original/024759900_1761986069-unnamed_-_2025-11-01T153047.261.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466583/original/088057600_1767848985-kulkas_stailess.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3453887/original/059861500_1620644690-Photo_1_-_Inspirasi_Warna_Idul_Fitri_dari_Dulux_yang_Berikan_Ketenangan_Hati.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509150/original/021878200_1771658832-WhatsApp_Image_2026-02-21_at_14.12.22.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5007237/original/075205400_1731658154-cara-menghilangkan-bau-bangkai-tikus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443901/original/078602300_1765764990-Tikus_berkeliaran_di_sampah_dapur__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508739/original/032699400_1771591675-Kandang_Burung_di_Teras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2216745/original/005505100_1526533221-_2__776314-bagian-dapur-yang-jorok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505002/original/062992800_1771317781-desain_kebun_sayur_gang_sempit__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500598/original/060036200_1770871666-ilustrasi_tandon_air__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493186/original/056821500_1770196927-Rak_Bertingkat_untuk_Simpan_Wadah_Makanan_di_Dapur_Sempit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5222470/original/049368400_1747396063-id-11134207-7rbke-m6f5pkcsms2v3e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501745/original/014373900_1770954841-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472800/original/077444100_1768376283-Lemari_Gantung_Melayang__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507059/original/099938800_1771482380-4ecc2106-4248-48f3-9cff-1293b05419e0.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429292/original/062234400_1764579561-Tanaman_Cabai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397519/original/027419100_1761810681-Galvanis_dan_Stainless.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220943/original/011844600_1668039398-Kripto_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4372917/original/005900600_1679903027-27_maret_2023-1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133406/original/5400_1739534519-DALL__E_2025-02-14_19.00.40_-_A_vibrant_digital_illustration_showcasing_multiple_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___Do.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3932277/original/005220300_1644714392-13_februari_2022-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415133/original/051205500_1763361754-Unsplash_-James_Tiono.jpg)