Cara Merangsang Pohon Manggis agar Cepat Berbuah Optimal, Panduan Lengkap

13 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Pohon manggis (Garcinia mangostana L.) merupakan salah satu buah tropis yang digemari banyak orang karena rasanya yang manis dan segar. Namun, tanaman ini kerap dikenal membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa menghasilkan buah, terutama jika ditanam dari biji. Kondisi ini seringkali menjadi tantangan bagi para petani agar mencari cara merangsang pohon manggis agar cepat berbuah optimal.

Meskipun demikian, bukan berarti tidak ada solusi untuk mempercepat proses pembuahan pada pohon manggis. Berbagai metode dan teknik budidaya telah terbukti efektif dalam memacu produktivitas tanaman ini. Dengan penerapan strategi yang tepat, masa tunggu untuk panen buah manggis dapat dipersingkat secara signifikan.

Liputan6 ini akan mengulas secara mendalam berbagai cara merangsang pohon manggis agar cepat berbuah, mulai dari pemilihan bibit unggul, pemupukan yang berimbang, hingga perlakuan khusus lainnya. Tujuannya adalah membantu Anda mendapatkan panen manggis yang melimpah dan berkualitas lebih cepat dari yang diharapkan. Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut, Kamis (16/4/2026).

1. Memilih Bibit Unggul

Langkah awal dalam upaya mempercepat masa berbuah pohon manggis adalah pemilihan bibit yang tepat. Kualitas bibit akan sangat menentukan seberapa cepat dan produktif pohon tersebut di masa mendatang. Bibit yang berasal dari metode vegetatif seperti sambung pucuk atau cangkok memiliki keunggulan signifikan dibandingkan bibit dari biji.

Pohon manggis yang ditanam dari bibit sambung pucuk atau cangkok umumnya dapat mulai berbuah pada usia 4 hingga 7 tahun. Durasi ini jauh lebih singkat dibandingkan dengan bibit dari biji yang baru akan berbuah setelah 7 hingga 10 tahun, bahkan bisa mencapai 10-13 tahun.

Pastikan bibit hasil sambung pucuk yang dipilih sudah berumur minimal 18 bulan dengan panjang tunas setidaknya 15 cm. Bibit dengan kriteria ini cenderung lebih kuat dan sehat, sehingga memiliki potensi tumbuh kembang yang lebih baik dan siap untuk berproduksi lebih cepat. Pemilihan bibit yang berkualitas akan menjadi fondasi utama keberhasilan budidaya manggis Anda.

2. Strategi Pemupukan Tepat dan Berimbang

Pemberian nutrisi yang optimal merupakan kunci untuk mendukung pertumbuhan vegetatif serta merangsang pembungaan dan pembuahan pada pohon manggis. Penggunaan pupuk organik, seperti pupuk kandang atau kompos yang sudah matang, sangat dianjurkan setiap enam bulan sekali. Pupuk organik tidak hanya menjaga struktur tanah, tetapi juga menyediakan unsur hara mikro dan makro esensial yang penting bagi kesuburan tanaman.

Selain pupuk organik, aplikasi pupuk NPK dengan rasio berimbang juga sangat penting. Untuk merangsang pembentukan bunga, disarankan menggunakan pupuk NPK dengan rasio 1-3-2. Sebelum masa pembungaan, aplikasikan pupuk NPK dengan kadar Fosfor (P) dan Kalium (K) yang tinggi, serta tambahan pupuk Kalsium (Ca) dan Boron (B). Unsur P berperan vital dalam meningkatkan pembungaan dan pembuahan, sementara K meningkatkan kualitas buah.

Kalsium (Ca) berfungsi meningkatkan kekuatan sel dan mencegah keropeng buah, sedangkan Boron (B) berperan dalam peningkatan penyerbukan dan pembentukan biji. Saat buah mulai terbentuk, lanjutkan aplikasi pupuk NPK dengan kadar P dan K tinggi, serta pupuk Ca dan B untuk mendukung perkembangan buah yang optimal.

Cara pemupukan yang efektif adalah dengan menggali tanah melingkar di bawah tajuk pohon sedalam 15 cm dan lebar 10 cm. Taburkan pupuk secara merata di galian tersebut, lalu tutup kembali dengan tanah dan siram hingga basah.

3. Pengelolaan Air untuk Induksi Bunga

Keseimbangan air memegang peranan krusial dalam pertumbuhan dan pembuahan pohon manggis. Penting untuk mempertahankan keseimbangan antara penyerapan dan penguapan air, karena ketidakseimbangan dapat menyebabkan daun gosong dan terhambatnya penyerapan nutrisi. Penyiraman rutin menjadi kebutuhan dasar, terutama pada masa awal penanaman yang memerlukan penyiraman dua kali sehari.

Untuk tanaman manggis yang berumur di atas 5 tahun, penyiraman dapat dilakukan 3-4 hari sekali atau disesuaikan dengan kondisi musim, memastikan tanaman tidak kekurangan air. Namun, menariknya, stres air yang umumnya terjadi saat musim kemarau dapat merangsang induksi bunga. Kondisi ini memicu perubahan perimbangan hormon dalam tanaman dan peningkatan rasio karbon dan nitrogen pada pucuk, yang mendorong pembungaan.

Meskipun demikian, penting untuk diperhatikan bahwa pemberian air secara tetes terus-menerus pada tanaman yang sedang berbuah dapat mengurangi persentase getah kuning pada buah. Oleh karena itu, pengelolaan air harus dilakukan dengan cermat, menyesuaikan dengan fase pertumbuhan dan kebutuhan spesifik pohon manggis.

4. Pemangkasan (Pruning)

Pemangkasan adalah praktik budidaya yang esensial untuk mengarahkan energi pohon manggis agar fokus pada produksi buah, sekaligus menjaga kesehatan tanaman secara keseluruhan. Tujuan utama pemangkasan meliputi perangsangan pertumbuhan tunas baru dan perbanyakan akar, serta mengontrol bentuk pohon.

Selain itu, pemangkasan bertujuan untuk membuang cabang yang kering, mati, atau terlalu rapat, sehingga energi tanaman dapat difokuskan pada pertumbuhan buah yang produktif. Hal ini juga mencegah tanaman tumbuh terlalu lebat yang justru bisa menghambat produksi buah. Ada dua jenis pemangkasan utama yang perlu diterapkan: pemangkasan bentuk dasar dan pemangkasan pemeliharaan.

  • Pemangkasan bentuk dasar dilakukan saat pohon masih muda, sekitar usia 1-2 tahun, untuk membentuk struktur yang kuat dan seimbang dengan memotong cabang yang tumbuh tidak teratur atau terlalu rimbun.
  • Sementara itu, pemangkasan pemeliharaan dilakukan setahun sekali saat pohon mulai berproduksi, dengan memotong cabang yang sudah tua, sakit, mati, atau tidak menghasilkan bunga/buah.

5. Pemanfaatan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT)

Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam memacu proses fisiologis tanaman untuk pembungaan dan pembuahan. Salah satu ZPT yang sering digunakan adalah Paklobutrazol, yang bekerja dengan membuat tanaman mengalami stres sehingga merangsang pembungaan. Paklobutrazol menghambat biosintesis giberelin, hormon yang berperan dalam pertumbuhan vegetatif, dan secara tidak langsung menstimulasi pembungaan.

Dosis yang dianjurkan adalah 6 cc Paklobutrazol yang dicampur dalam 1 liter air, kemudian disiramkan secara merata pada lubang galian di bawah tajuk pohon. Perlakuan ini dilakukan satu kali hingga pohon mulai berbunga, khususnya untuk pohon dengan diameter batang di atas 7 cm.

Selain ZPT sintetis, terdapat pula ZPT alami yang bisa dimanfaatkan. Ekstrak kecambah kacang hijau dan ekstrak bawang merah diketahui mengandung auksin alami yang dapat merangsang pertumbuhan, terutama pada perakaran. Auksin sendiri merupakan hormon penting yang berperan dalam memacu pertumbuhan optimal tanaman, termasuk dalam mendukung inisiasi bunga dan buah.

People Also Ask

1. Kapan pohon manggis dari bibit biji dan sambung pucuk mulai berbuah?

Jawaban: Pohon manggis dari bibit sambung pucuk atau cangkok dapat berbuah pada usia 4-7 tahun, sedangkan dari biji membutuhkan waktu 7-10 tahun, bahkan bisa sampai 10-13 tahun.

2. Pupuk apa yang dianjurkan untuk merangsang pembungaan pohon manggis?

Jawaban: Dianjurkan pupuk organik (pupuk kandang/kompos) setiap enam bulan, serta pupuk NPK dengan rasio 1-3-2 atau NPK dengan kadar Fosfor (P) dan Kalium (K) tinggi, ditambah Kalsium (Ca) dan Boron (B) sebelum pembungaan.

3. Bagaimana peran stres air dalam merangsang pembungaan manggis?

Jawaban: Stres air saat musim kemarau dapat merangsang induksi bunga karena memicu perubahan perimbangan hormon dan peningkatan rasio karbon-nitrogen pada pucuk tanaman.

4. Apa tujuan utama pemangkasan pada pohon manggis?

Jawaban: Pemangkasan bertujuan merangsang tunas baru, mengontrol bentuk pohon, memperbaiki sirkulasi udara, memungkinkan sinar matahari, serta membuang cabang tidak produktif agar energi fokus pada buah.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |