Fear and Greed Index Bitcoin Anjlok ke Level Terendah, Akankah Harga Bangkit?

2 months ago 66

Liputan6.com, Jakarta - Pergerakan harga Bitcoin (BTC) dalam beberapa pekan terakhir terbilang sangat brutal. Aset kripto terbesar di dunia itu anjlok sekitar USD 30.000 hanya dalam waktu kurang dari sepuluh hari, sebelum menyentuh level terendah sementara di kisaran USD 60.000 pada Jumat pagi.

Dikutip dari cryptopotato, Senin (9/2/2026), tekanan tersebut tak hanya menghantam harga, tetapi juga sentimen pelaku pasar. Indikator sentimen investor kripto, Fear and Greed Index, tercatat merosot tajam hingga mencapai level terendah dalam beberapa tahun terakhir.

Kondisi ini mencerminkan meningkatnya rasa takut di pasar kripto, seiring dengan volatilitas tinggi dan ketidakpastian global. Tak mengherankan jika sentimen investor ikut terpuruk sejalan dengan penurunan harga Bitcoin.

Fear and Greed Index sendiri digunakan untuk mengukur psikologi pasar, dengan skala mulai dari 0 (extreme fear) hingga 100 (extreme greed). Indikator ini dibuat untuk menunjukkan seberapa besar rasa takut atau keserakahan yang mendominasi pasar dalam jangka pendek.

Saat ini, indeks tersebut mengindikasikan dominasi rasa takut yang sangat kuat, menandakan tekanan besar yang sedang dialami pasar kripto secara keseluruhan.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Fear and Greed Index Bitcoin Turun ke Level Terendah Sejak 2019

Penurunan Fear and Greed Index sejatinya sejalan dengan pergerakan harga Bitcoin dalam beberapa bulan terakhir. Pada pertengahan Januari, harga BTC sempat mencapai puncaknya di atas USD 95.000. Bahkan, pada 28 Januari, Bitcoin masih diperdagangkan di atas USD 90.000.

Namun, kondisi pasar berubah drastis dalam hitungan hari. Bitcoin mengalami penurunan tajam hingga kehilangan sekitar USD 30.000, membawa harga ke level terendah dalam lebih dari satu tahun terakhir.

Meski sempat mengalami rebound ke kisaran USD 69.000 pada saat penulisan artikel, kenaikan tersebut belum cukup untuk mengangkat sentimen pasar. Fear and Greed Index justru terus menurun dan akhirnya jatuh ke level 6, angka terendah sejak Agustus 2019.

Faktor utama yang memengaruhi indeks ini adalah momentum pasar dan volatilitas, yang menyumbang sekitar setengah dari perhitungan akhir. Dengan fluktuasi harga yang ekstrem, sentimen negatif pun semakin mendominasi.

Kondisi ini menandakan bahwa investor masih bersikap sangat hati-hati, meskipun harga Bitcoin telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan jangka pendek.

Sinyal Rebound atau Justru Awal Ketidakpastian Baru?

Mengacu pada pernyataan legendaris investor Warren Buffett, pelaku pasar seharusnya “takut saat orang lain serakah, dan serakah saat orang lain takut”. Dengan dominasi extreme fear saat ini, muncul pertanyaan besar: apakah ini saat yang tepat untuk bersikap optimistis?

Dalam beberapa kasus sebelumnya, pergerakan ekstrem Fear and Greed Index memang sering diikuti oleh pembalikan tren harga. Namun, sejarah juga menunjukkan bahwa pemulihan tidak selalu terjadi dengan cepat.

Pada 2019, misalnya, Bitcoin sebenarnya sudah bangkit dari pasar bearish akhir 2018 dan awal 2019, dengan harga 2–3 kali lebih tinggi dari titik terendah di USD 3.500. Meski begitu, BTC gagal menembus level USD 10.000 selama berbulan-bulan.

Situasi semakin rumit pada 2020 ketika terjadi peristiwa “black swan” berupa krisis COVID-19, yang kembali menekan harga Bitcoin sebelum akhirnya memasuki fase reli besar. Butuh lebih dari satu tahun bagi BTC untuk benar-benar menembus USD 10.000, namun setelah itu harga tak pernah kembali ke level empat digit.

Kesimpulannya, meski rasa takut ekstrem sering menjadi sinyal potensi pembalikan tren, kondisi pasar saat ini masih diliputi ketidakpastian. Ketegangan geopolitik, instabilitas pasar global, serta gejolak di berbagai kelas aset membuat arah pergerakan Bitcoin ke depan tetap penuh tantangan.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |