Liputan6.com, Jakarta Pasar mata uang kripto menghadapi penurunan yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir, dengan lima mata uang kripto teratas kehilangan nilai gabungan sebesar USD 659 miliar atau Rp 10,9 kuadriliun sejak puncaknya pada tahun 2025.
Hal itu diungkapkan oleh Cryptoquant dan para penelitinya.
Mengutip News.bitcoin.com, Rabu (2/4/2025) kripto Ethereum dan Solana melihat penurunan terbesar. Kapitalisasi pasar Ethereum (ETH) turun sebesar 44% menjadi USD 240 miliar atau Rp 3,9 kuadriliun, sementara Solana (SOL) merosot hingga 43% menjadi USD 73 miliar atau Rp 1,2 kuadriliun.
Sementara itu, Bitcoin (BTC) dan Binance coin (BNB) menunjukkan ketahanan relatif, dengan kapitalisasi pasar Bitcoin turun 18% menjadi USD 1,735 triliun, dan BNB turun hanya 15% menjadi USD 91 miliar atau Rp 1,5 kuadriliun, demikian menurut data Cryptoquant.
Tetapi analisis Cryptoquant melihat bahwa Bitcoin dan BNB tetap mengalami penurunan terendah, turun sekitar 20% dari titik tertinggi sepanjang masa.
Sebaliknya, harga Ethereum telah mencapai posisi yang dinilai terlalu rendah terhadap Bitcoin, dengan rasio ETH/BTC turun 72% sejak September 2022.
"Harga ETH telah memasuki area yang sangat rendah nilainya relatif terhadap Bitcoin untuk pertama kalinya sejak Januari 2020," ungkap Cryptoquant dalam laporannya.
XRP, meskipun awalnya diuntungkan oleh meningkatnya optimisme investor setelah pemilihan presiden AS 2024, sejak itu menghadapi stagnasi.
Setelah kemenangan Donald Trump dalam Pilpres Amerika Serikat, kapitalisasi pasar XRP melonjak dari USD 30 miliar menjadi USD 142 miliar atau Rp 2,3 kuadriliun pada Maret 2025.
"Namun, aktivitas pada XRPL telah mereda, dengan alamat aktif turun ke area 20K-40K," kata analisis Cryptoquant.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Harga Kripto 31 Maret 2025 Hari Raya Idul Fitri: Bitcoin Cs Anjlok
Harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya terpantau alami pergerakan yang beragam pada Senin (31/3/2025).
Mayoritas kripto jajaran teratas terpantau masih berada di zona merah.
Berdasarkan data dari Coinmarketcap, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) kembali melemah.
Bitcoin turun 0,18 persen dalam 24 jam dan 3,98 persen sepekan.
Saat ini, harga Bitcoin berada di level USD 82.304 per koin atau setara Rp 1,36 miliar (asumsi kurs Rp 16.560 per dolar AS).
Ethereum (ETH) turut melemah. ETH merosot 1,14 persen sehari terakhir dan 9,36 persen sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level Rp 29,92 juta per koin.
Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) kembali melemah. Dalam 24 jam terakhir BNB turun 0,36 persen dan 3,00 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga Rp 9,96 juta per koin.
Kemudian Cardano (ADA) masih berada di zona merah. ADA turun 1,83 persen dalam sehari dan 6,41 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level Rp 10.943 per koin.
Adapun Solana (SOL) kembali menguat. SOL naik tipis 0,35 persen dalam sehari, tetapi masih melemah 5,17 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level Rp 2,06 juta per koin.
XRP di Zona Hijau
XRP kembali berada di zona hijau. XRP naik tipis 0,07 persen, tetapi masih melemah 11,77 persen sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga Rp 35.400 per koin.
Koin Meme Dogecoin (DOGE) masih terkoreksi. Dalam satu hari terakhir DOGE melemah 2,00 persen dan 3,09 persen sepekan. Ini membuat DOGE diperdagangkan di level Rp 2.753 per token.
Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini masih stabil. Harga keduanya masih berada di level USD 1,00, meskipun ada koreksi di kisaran 0,1 persen.
Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto hari ini berada di level USD 2,65 triliun atau setara Rp 43.884 triliun, melemah sekitar 0,50 persen dalam sehari terakhir.