Era Desentralisasi Cardano Dimulai, Komunitas Pegang Kendali Proyek

7 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Pendiri Cardano, Charles Hoskinson, mengungkapkan bahwa arah pengembangan blockchain Cardano kini akan ditentukan melalui mekanisme voting komunitas dan distribusi dana treasury.

Dikutip dari CoinMarketCap, Sabtu (25/4/2026), langkah ini menandai perubahan besar dalam tata kelola Cardano menuju sistem yang lebih terdesentralisasi. Strategi tersebut juga menjadi bagian dari upaya Cardano untuk kembali bersaing di jajaran proyek kripto teratas.

Organisasi pengembang utama Cardano, Input Output Global (IOG), bahkan mengusulkan pengurangan alokasi dana treasury untuk tahun 2026.

IOG mengajukan sembilan inisiatif dengan total nilai sekitar 46,8 juta dolar AS atau setara 166 juta ADA. Angka ini turun sekitar 52% dibandingkan anggaran sebelumnya.

Hoskinson menegaskan, ke depan tidak akan ada lagi keputusan sepihak. Komunitas akan memegang peran utama dalam menentukan arah proyek.

“Keputusan akhir mengenai bagian mana dari roadmap proyek yang akan berjalan kini berada di tangan komunitas. Voting tidak hanya menentukan alokasi dana, tetapi juga prioritas pengembangan,” ujarnya.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Voting dan Proposal Strategis Jadi Penentu Arah

Proses voting untuk berbagai proposal dilakukan melalui badan tata kelola Intersect, dengan perwakilan delegasi (DReps) memberikan suara melalui platform Ekklesia.

Voting dibuka mulai 22 April hingga 24 Mei 2026, sebelum keputusan final ditetapkan.

Sejumlah proposal utama berfokus pada peningkatan skalabilitas jaringan dan penguatan infrastruktur Cardano.

Salah satu yang paling menonjol adalah peningkatan sistem konsensus Leios, yang diklaim mampu meningkatkan kapasitas transaksi hingga 65 kali lipat, dengan target lebih dari 1.000 transaksi per detik.

Uji coba (testnet) Leios dijadwalkan pada Juni 2026, dengan implementasi penuh diharapkan rampung sebelum akhir tahun.

Selain itu, terdapat sejumlah inisiatif lain, seperti integrasi pasar pinjaman berbasis Bitcoin melalui proyek Pogun serta fitur Babel Fees yang memungkinkan pembayaran biaya transaksi menggunakan token asli.

Dampak ke Teknologi dan Harga ADA

Cardano juga mengembangkan solusi skalabilitas tambahan melalui teknologi layer-2 seperti Hydra dan Midgard, serta peningkatan platform kontrak pintar Plutus.

Langkah ini diharapkan memperkuat keamanan sekaligus meningkatkan efisiensi pengembangan aplikasi di jaringan Cardano.

Di sisi pasar, pergerakan harga ADA menunjukkan volatilitas. Setelah sempat rebound dari level USD 0,23, harga masih bergerak fluktuatif dengan tekanan di beberapa titik resistensi.

Level harga USD 0,25–0,26 menjadi area penting untuk menentukan arah kenaikan. Sementara itu, resistensi berikutnya berada di kisaran USD 0,265–0,27.

Jika mampu menembus level tersebut, ADA berpotensi bergerak menuju zona likuiditas di kisaran USD 0,28 hingga USD 0,30.

Dengan perubahan tata kelola ini, Cardano diharapkan tidak hanya memperkuat aspek teknologi, tetapi juga meningkatkan pertumbuhan ekosistem dan kepercayaan pasar ke depan.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |