Cara Sukses Menanam Tomat di Botol Plastik Bekas

4 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Menanam tomat di rumah kini bisa dilakukan dengan cara yang lebih sederhana dan ramah lingkungan, salah satunya dengan memanfaatkan botol plastik bekas. Metode ini sangat cocok bagi Anda yang memiliki lahan terbatas namun tetap ingin menikmati hasil panen sendiri.

Selain mengurangi sampah plastik, menanam tomat di botol bekas juga menjadi solusi kreatif untuk berkebun di area sempit seperti teras, balkon, atau pekarangan kecil. Dengan teknik yang tepat, tomat tetap bisa tumbuh subur dan berbuah optimal.

Bagi pemula, metode ini relatif mudah diterapkan karena tidak membutuhkan peralatan mahal. Kunci keberhasilannya terletak pada persiapan wadah, media tanam, dan perawatan yang konsisten. Berikut Liputan6 memberikan ulasan lengkapnya untuk Anda, Jumat (2/1/2026).

1. Persiapan Botol Plastik sebagai Media Tanam

Langkah pertama dalam menanam tomat di botol plastik bekas adalah memilih botol yang tepat. Gunakan botol berukuran minimal 1,5 liter agar akar tomat memiliki ruang yang cukup untuk berkembang.

Potong bagian samping atau atas botol sesuai kebutuhan, lalu buat beberapa lubang kecil di bagian bawah sebagai saluran drainase. Lubang ini berfungsi untuk mencegah genangan air yang dapat menyebabkan akar membusuk.

Sebelum digunakan, botol sebaiknya dicuci bersih dan dikeringkan. Hal ini penting untuk menghilangkan sisa zat kimia yang mungkin menempel dan berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman.

2. Media Tanam dan Penanaman Bibit Tomat

Media tanam yang baik sangat berpengaruh terhadap keberhasilan menanam tomat di botol plastik. Gunakan campuran tanah gembur, kompos, dan sekam bakar dengan perbandingan seimbang.

Masukkan media tanam ke dalam botol hingga hampir penuh, lalu buat lubang kecil di tengah untuk menanam bibit. Bibit tomat yang sehat biasanya memiliki batang kokoh dan daun hijau segar.

Setelah bibit ditanam, padatkan media tanam secara perlahan dan siram dengan air secukupnya. Hindari penyiraman berlebihan pada tahap awal agar bibit tidak stres.

3. Penempatan dan Perawatan Tanaman Tomat

Penempatan botol sangat menentukan pertumbuhan tomat. Letakkan tanaman di area yang mendapatkan sinar matahari minimal 6 jam per hari agar proses fotosintesis berjalan optimal.

Penyiraman sebaiknya dilakukan secara rutin, terutama saat cuaca panas. Namun, pastikan media tanam tidak terlalu basah karena tomat tidak menyukai kondisi lembap berlebihan.

Perawatan tambahan seperti pemasangan ajir atau penyangga diperlukan agar batang tomat tidak roboh saat mulai berbuah. Hal ini membantu tanaman tumbuh lebih tegak dan sehat.

4. Pemupukan dan Perangsang Buah Tomat

Pemupukan menjadi faktor penting agar tomat bisa berbuah lebat meski ditanam di botol plastik. Gunakan pupuk organik cair atau pupuk kandang yang sudah matang secara berkala.

Saat tanaman mulai berbunga, berikan pupuk dengan kandungan fosfor dan kalium untuk merangsang pembentukan buah. Pemupukan sebaiknya dilakukan sesuai dosis agar tidak merusak tanaman.

Selain pupuk, pemangkasan tunas liar juga perlu dilakukan. Dengan mengurangi tunas yang tidak produktif, nutrisi tanaman dapat difokuskan pada pertumbuhan buah.

People Also Ask

1. Apakah semua jenis tomat bisa ditanam di botol plastik?

Jawaban: Bisa, namun tomat ceri dan tomat mini lebih disarankan karena ukuran tanamannya lebih kecil.

2. Berapa lama tomat mulai berbuah?

Jawaban: Umumnya tomat mulai berbuah sekitar 2–3 bulan setelah tanam.

3. Apakah botol plastik harus dilubangi?

Jawaban: Ya, lubang drainase wajib agar air tidak menggenang dan akar tidak busuk.

4. Seberapa sering tomat perlu disiram?

Jawaban: Penyiraman dilakukan 1–2 kali sehari tergantung kondisi cuaca dan media tanam.

5. Apakah tomat di botol plastik bisa dipanen berkali-kali?

Jawaban: Bisa, jika perawatan dan pemupukan dilakukan secara rutin.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |