Liputan6.com, Jakarta - Jagung merupakan salah satu bahan pangan populer yang kerap menjadi hidangan favorit, terutama saat perayaan seperti Tahun Baru. Rasa manis dan teksturnya yang renyah menjadikannya pilihan sempurna untuk berbagai olahan, mulai dari jagung bakar hingga sup. Namun, jagung segar memiliki sifat mudah rusak apabila tidak disimpan dengan benar, sehingga seringkali cepat kehilangan kesegaran dan rasa manisnya.
Kandungan air dan gula alami pada jagung dapat berkurang seiring waktu, menyebabkan biji jagung menjadi kering, keriput, dan kehilangan cita rasa khasnya. Jika dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang tanpa perlakuan yang tepat, tekstur jagung akan mengering dan rasa manisnya perlahan menghilang.
Untuk mencegah hal ini, penting memahami cara penyimpanan yang benar agar kesegarannya tetap terjaga. Dengan metode penyimpanan yang tepat, jagung tidak hanya dapat bertahan lebih lama, tetapi juga tetap terasa manis, segar, dan aman dikonsumsi, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun stok jangka panjang. Melansir dari berbagai sumber, Rabu (31/12), simak ulasan informasinya berikut ini.
1. Simpan Jagung dengan Kulitnya untuk Jangka Pendek
Salah satu trik paling sederhana untuk menjaga kesegaran jagung adalah dengan tidak mengupas kulitnya saat baru dibeli. Kulit jagung berperan sebagai pelindung alami yang menjaga kelembapan dan rasa manis biji jagung. Lapisan kulit ini membantu menjaga kadar air di dalam biji jagung, sehingga tidak mengalami potensi kering yang berlebihan.
Jika jagung akan segera digunakan dalam 1 hingga 2 hari, Anda bisa menyimpannya pada suhu ruangan dengan kulitnya. Namun, untuk penyimpanan yang lebih lama, sebaiknya letakkan jagung dengan posisi tegak di dalam kulkas tanpa mengupas kulitnya. Simpanlah di laci penyimpanan sayuran untuk mempertahankan kelembapan optimal.
Metode ini terbukti efektif memperlambat proses konversi gula menjadi pati, sehingga jagung tetap manis. Dengan cara ini, jagung dapat bertahan hingga 3–4 hari dalam kondisi baik di kulkas.
2. Bungkus Jagung Kupas dengan Plastik atau Kain Basah
Apabila jagung sudah terlanjur dikupas kulitnya, menjaga kelembapan menjadi kunci utama agar tidak cepat kering dan keriput. Anda bisa membungkus jagung yang sudah dikupas dengan plastik atau memasukkannya ke dalam kantong plastik berlubang.
Kantong plastik ini akan membantu menjaga kelembapan jagung. Namun, penting untuk memberikan sedikit lubang pada kantong plastik guna sirkulasi udara. Jika terlalu rapat dan tidak ada sirkulasi, kantong akan menahan banyak kelembapan sehingga jagung manis berisiko ditumbuhi jamur.
Alternatif lain untuk jagung kupas adalah membungkusnya dengan tisu atau kain basah sebelum disimpan. Cara ini juga efektif dalam mempertahankan kelembapan biji jagung, mencegahnya dari kekeringan.
3. Simpan Jagung di Kulkas (Chiller)
Menyimpan jagung di kulkas adalah metode yang sangat dianjurkan, terutama jika Anda tidak berencana untuk langsung memasaknya. Suhu dingin di kulkas berperan penting dalam menjaga gula alami dalam jagung. Setelah dipetik, gula dalam biji jagung mulai terurai dan berubah menjadi pati.
Apabila jagung disimpan pada lokasi bersuhu hangat, proses penguraian gula menjadi pati akan semakin cepat, membuat tongkol jagung terasa seperti bertepung dan kehilangan rasa manisnya. Suhu dingin dapat memperlambat aktivitas enzim yang mengubah gula menjadi pati, menjaga rasa manis jagung lebih lama.
Tempatkan jagung di rak khusus sayuran dalam kulkas agar suhunya tetap stabil. Dengan penyimpanan yang tepat di kulkas, jagung manis bisa bertahan 3–7 hari lebih lama dibandingkan dibiarkan di suhu ruang.
4. Jangan Dicuci Sebelum Disimpan
Kesalahan umum yang sering terjadi adalah mencuci jagung sebelum menyimpannya. Jagung manis sebaiknya tidak dicuci sebelum dimasukkan ke dalam penyimpanan. Air yang tersisa dari pencucian dapat menjadi pemicu pertumbuhan jamur dan bakteri, yang akan mempercepat pembusukan.
Kulit jagung berfungsi sebagai pelindung alami yang menjaga kelembapan biji jagung dan memperlambat perubahan gula menjadi pati. Mencuci jagung sebelum disimpan dapat menghilangkan lapisan pelindung alami ini dan mempercepat pembusukan. Cukup bersihkan serat-serat jagung (silk) yang menempel dengan tangan atau sikat lembut.
Oleh karena itu, cucilah jagung hanya sesaat sebelum akan dimasak atau diolah. Langkah ini membantu menjaga kualitas dan kesegaran jagung agar tidak mudah rusak.
5. Blansir dan Bekukan untuk Jangka Panjang
Untuk penyimpanan jagung dalam jangka waktu yang sangat panjang, metode blansir dan pembekuan adalah pilihan paling efektif. Proses blansir melibatkan merebus jagung selama 3–5 menit, kemudian segera merendamnya dalam air es untuk menghentikan proses pemasakan.
Blansir berfungsi untuk membersihkan permukaan jagung dari kotoran dan organisme, mencerahkan warnanya, serta membantu memperlambat hilangnya vitamin. Metode ini juga menghentikan aktivitas enzim perusak rasa dan tekstur, sehingga jagung tetap segar saat dibekukan.
Setelah diblansir dan dikeringkan, jagung dapat disimpan dalam plastik khusus freezer, baik dalam bentuk utuh, potongan, atau biji pipilan. Jagung yang dibekukan dengan cara ini dapat bertahan awet hingga 8–12 bulan di dalam freezer tanpa kehilangan rasa manis dan kualitasnya secara signifikan.
6. Cara Menyimpan Jagung Rebus
Jagung rebus juga memerlukan penanganan khusus agar tetap segar dan tidak cepat basi. Langkah pertama adalah mendinginkan jagung rebus sepenuhnya. Anda bisa menaruhnya di nampan besar pada suhu ruangan, atau merendamnya dalam air es untuk mempercepat proses pendinginan dan menjaga warnanya tetap mengilat.
Setelah dingin, bungkus jagung rebus yang sudah dikupas dengan aluminium foil atau masukkan ke dalam wadah kedap udara. Kemudian, simpan di dalam kulkas. Dengan cara ini, jagung rebus dapat bertahan hingga 3–5 hari.
Untuk penyimpanan jangka panjang, jagung rebus juga bisa dibekukan. Setelah direndam air es dan dipipil, simpan biji jagung dalam kantong zip lock khusus freezer. Jagung rebus beku dapat bertahan hingga 10–12 bulan, menjadikannya stok yang praktis.
7. Merendam Jagung Keriput dalam Air
Jika Anda menemukan jagung yang sudah terlanjur keriput, jangan langsung membuangnya. Kesegaran jagung keriput dapat dikembalikan dengan trik sederhana menggunakan air. Siapkan wadah besar dan isi dengan air, pastikan cukup untuk menampung semua jagung yang akan direndam.
Masukkan jagung yang sudah keriput ke dalam air hingga seluruh permukaannya terendam, lalu biarkan merendam semalaman. Proses perendaman ini membantu mengembalikan kadar air dan kelembapan pada biji jagung, membuatnya kembali segar dan pulen.
Perendaman jagung ini tidak akan mengubah cita rasa jagung sehingga tetap enak saat diolah. Pastikan untuk mengganti air setiap beberapa jam sekali jika direndam pada suhu ruangan agar tetap bersih.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Trik Simpan Jagung Sisa Tahun Baru
1. Mengapa jagung cepat kering dan keriput?
Jawaban: Jagung cepat kering dan keriput karena kandungan air dan gula alaminya berkurang seiring waktu, terutama jika disimpan pada suhu ruangan atau tanpa perlindungan yang memadai.
2. Berapa lama jagung bisa bertahan jika disimpan dengan kulitnya di kulkas?
Jawaban: Jagung yang disimpan dengan kulitnya di kulkas, terutama di laci sayuran, dapat bertahan hingga 3–4 hari dalam kondisi baik.
3. Bolehkah mencuci jagung sebelum disimpan?
Jawaban: Tidak disarankan mencuci jagung sebelum disimpan karena air yang tersisa dapat memicu pertumbuhan jamur dan bakteri, mempercepat pembusukan. Cuci jagung hanya sesaat sebelum dimasak.
4. Bagaimana cara menyimpan jagung untuk jangka waktu sangat panjang?
Jawaban: Untuk penyimpanan jangka sangat panjang, blansir jagung (rebus sebentar lalu rendam air es) kemudian bekukan dalam kantong khusus freezer. Metode ini dapat membuatnya awet hingga 8–12 bulan.
5. Bisakah jagung yang sudah keriput disegarkan kembali?
Jawaban: Ya, jagung yang sudah keriput dapat disegarkan kembali dengan merendamnya dalam air semalaman. Proses ini membantu mengembalikan kelembapan pada biji jagung tanpa mengubah cita rasanya.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2216745/original/005505100_1526533221-_2__776314-bagian-dapur-yang-jorok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459024/original/060476100_1767151502-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5298774/original/002952500_1753771615-9b18e62c-4294-4429-a2d2-a22deca5fc68.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4281778/original/026398200_1672848072-closeup-shot-entrepreneur-working-from-home-his-personal-finances-savings.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457212/original/069620700_1766990829-Hidroponik_Sederhana_Sistem_Wick_di_Jendela.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457952/original/085391400_1767067413-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4375263/original/043461500_1680053763-rosary-geb432fae0_1920.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459042/original/020796600_1767151719-Perhiasan_Emas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401852/original/007224400_1762230087-cat_rumah_sempit_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458960/original/038646500_1767144764-pexels-hoang-huy-le-3708640-6904076.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3493167/original/008504900_1624612393-shutterstock_1654274959.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5437736/original/056483100_1765261425-Ide_Usaha_Depan_Rumah_Khusus_Ibu_Rumah_Tangga_yang_Bisa_Sambil_Awasi_Anak_Usaha_Toko_Kelontong_Mini.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5195789/original/088647400_1745383430-teras_minimalis_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5437734/original/081013500_1765261424-Ide_Usaha_Depan_Rumah_Khusus_Ibu_Rumah_Tangga_yang_Bisa_Sambil_Awasi_Anak_Usaha_Virtual_Asisten.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5016123/original/021769800_1732182521-IMG-20241121-WA0033.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444094/original/039150600_1765771005-Gemini_Generated_Image_75ioxz75ioxz75io.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4509373/original/060048900_1689911239-male-chef-kitchen-cooking-dish-frying-pan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5209199/original/093378800_1746427441-WhatsApp_Image_2025-05-05_at_13.43.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5437742/original/085936500_1765261571-unnamed_-_2025-12-09T131826.419.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457804/original/040885600_1767057137-Ilustrasi_Tikus_dan_Ular_di_Plafon.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5198305/original/085155700_1745540502-non-halal__2_.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4876286/original/008628000_1719462296-fotor-ai-2024062711338.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344658/original/039645300_1757490334-qq.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5342694/original/015573300_1757398921-cf41b2a1-e7f3-4e7f-9616-d961407df13b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4424751/original/083762400_1683862221-worker-figures-helping-dig-coin-money-dollar-note-background.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5165736/original/049527200_1742194452-Air_lemon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/672525/original/bitcoint-140505-8-aji.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354936/original/050360400_1758268325-canopy_carport_5a.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347187/original/046193200_1757662876-unnamed_-_2025-09-12T143113.780.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5327903/original/016383600_1756191811-ChatGPT_Image_Aug_26__2025__02_02_11_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5342637/original/031852400_1757397434-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350255/original/063651000_1757994598-ChatGPT_Image_Sep_16__2025__10_47_49_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5028256/original/032953400_1732871460-fotor-ai-20241129161044.jpg)