Coinbase Luncurkan Stablecoin Pound Sterling, Saingi Dominasi Dolar

23 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Coinbase resmi meluncurkan stablecoin berbasis pound sterling bernama tGBP. Langkah ini menjadi upaya ekspansi di luar dominasi stablecoin berbasis dolar AS yang selama ini mendominasi pasar kripto.

Dikutip dari Coinmarketcap, Kamis (23/4/2026), tGBP telah tercatat di platform perdagangan Coinbase dan dirancang untuk memberikan eksposur langsung terhadap aset digital yang berdenominasi pound Inggris.

Token ini dipatok dengan nilai satu pound sterling, sehingga menjadi alternatif baru di tengah pasar stablecoin yang sebagian besar berbasis dolar AS.

Berdasarkan halaman resmi proyek, tGBP merupakan representasi tokenisasi dari mata uang pound sterling, dengan fungsi yang mirip seperti stablecoin populer berbasis dolar seperti USDC dan USDT.

Peluncuran ini menandai langkah penting Coinbase dalam memperluas pilihan stablecoin yang lebih relevan secara regional, terutama bagi pengguna di Inggris dan Eropa.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Risiko Fluktuasi

Selama ini, sebagian besar stablecoin yang beredar menggunakan denominasi dolar AS. Kondisi ini membuat pengguna yang bertransaksi dalam pound sterling harus menghadapi risiko fluktuasi nilai tukar saat berpindah antara mata uang fiat dan kripto.

Dengan hadirnya tGBP, hambatan tersebut dapat dikurangi. Pengguna kini dapat melakukan transaksi, transfer, dan perdagangan kripto langsung dalam aset yang mengikuti nilai pound sterling.

Hal ini dinilai penting bagi pengguna di Inggris yang ingin menghindari biaya tambahan dan kompleksitas konversi mata uang, terutama dalam transaksi lintas negara atau pembayaran berbasis kripto.

Langkah Coinbase ini juga menunjukkan adanya permintaan yang meningkat terhadap stablecoin berbasis mata uang lokal, tidak hanya dolar AS.

Faktor Penentu Keberhasilan

Meski demikian, peluncuran stablecoin baru seperti tGBP tetap menghadapi sejumlah tantangan.

Beberapa faktor penting yang akan menentukan keberhasilannya antara lain likuiditas pasar, jumlah pasangan perdagangan (trading pairs), serta integrasi dengan ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Selain itu, aspek regulasi juga menjadi perhatian utama. Otoritas keuangan Inggris terus mengembangkan aturan terkait aset kripto, sehingga stablecoin seperti tGBP harus memenuhi standar kepatuhan yang berlaku.

Transparansi cadangan juga menjadi faktor krusial. Pengguna akan menilai bagaimana mekanisme penjaminan nilai tGBP, aset apa yang mendukungnya, serta apakah terdapat laporan berkala untuk memastikan stabilitas nilainya.

Dengan berbagai tantangan tersebut, tGBP berpotensi menjadi alternatif penting di pasar kripto, meski perlu waktu untuk membuktikan daya saingnya di tengah dominasi stablecoin berbasis dolar.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |