Cara Mengolah Bonggol Jagung Sisa Tahun Baruan Jadi Pakan Ternak hingga Kerajinan

1 month ago 34

Liputan6.com, Jakarta - Perayaan Tahun Baru seringkali identik dengan hidangan jagung bakar yang lezat, meninggalkan banyak bonggol jagung yang seringkali berakhir sebagai limbah. Namun, alih-alih membuangnya begitu saja, ada banyak cara mengolah bonggol jagung sisa tahun baruan yang dapat memberikan nilai ekonomis dan manfaat lingkungan yang signifikan.

Bonggol jagung, bagian tengah tongkol yang tersisa setelah bijinya dipanen, ternyata menyimpan potensi besar yang sering terabaikan. Kandungan senyawa bermanfaat seperti selulosa, hemiselulosa, lignin, serta serat alami yang tinggi menjadikan limbah ini bahan baku serbaguna.

Dengan demikian, mengolah bonggol jagung sisa tahun baruan bukan hanya tentang mengurangi timbunan sampah pertanian. Ini adalah langkah proaktif dalam menciptakan nilai tambah dari sesuatu yang sebelumnya dianggap tidak berguna. Berikut Liputan6 memberikan ulasan lengkapnya untuk Anda, Jumat (2/1/2026).

Mengubah Bonggol Jagung Jadi Pakan Ternak dan Pupuk Organik

Salah satu cara mengolah bonggol jagung sisa tahun baruan yang paling umum adalah menjadikannya pakan ternak alternatif yang bergizi. Proses ini melibatkan pengumpulan bonggol yang bersih, kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering. Berikut ini adalah prosesnya:

  • Setelah kering, bonggol jagung digiling menjadi tepung halus yang dikenal sebagai concobu, yang kaya akan asam amino, karbohidrat kompleks, protein, dan mineral seperti zat besi, mangan, serta kalsium, menjadikannya sumber nutrisi baik untuk sapi, kambing, dan unggas.
  • Bonggol jagung yang telah dicacah kecil-kecil dicampur dengan bahan pendukung seperti dedak, EM4, dan molase, lalu dipadatkan dan ditutup rapat untuk difermentasi secara anaerob selama sekitar 21 hari.

Selain pakan ternak, bonggol jagung juga sangat efektif diolah menjadi pupuk organik atau kompos. Kandungan karbon organik yang tinggi dalam bonggol jagung membantu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan sirkulasi udara, serta mempertahankan kelembapan tanah.

Kompos dari bonggol jagung ini bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman yang optimal, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

Kerajinan dan Biochar

Bonggol jagung dapat diubah menjadi berbagai produk kerajinan tangan yang unik dan bernilai ekonomis tinggi, menunjukkan cara mengolah bonggol jagung sisa tahun baruan yang kreatif.

  • Proses pembuatan kerajinan dimulai dengan mengeringkan bonggol jagung secara menyeluruh, baik di bawah sinar matahari maupun menggunakan oven.
  • Setelah kering, bonggol dihaluskan dengan mesin pengamplas untuk mendapatkan permukaan yang rata, kemudian dipotong sesuai desain produk.
  • Produk kerajinan yang bisa dihasilkan sangat beragam, mulai dari kap lampu hias, hiasan dinding, kotak tisu, sandal, hingga aksesoris fesyen seperti cincin dan jam tangan.
  • Beberapa pengrajin bahkan mampu menciptakan miniatur bangunan dari bonggol jagung, dan kerajinan ini diminati di pasar lokal serta internasional, seperti Perancis, Inggris, dan Amerika Serikat.

Selain kerajinan, bonggol jagung juga dapat diolah menjadi biochar, yaitu arang aktif yang dihasilkan melalui proses pembakaran tidak sempurna (pirolisis) dengan sedikit oksigen.

Biochar dari bonggol jagung berfungsi sebagai pembenah tanah yang sangat efektif, mampu meningkatkan kesuburan tanah, retensi hara, dan kapasitas menahan air. Ini menjadikannya solusi untuk lahan kering dan kurang subur.

Manfaat Lainnya

Ada pula cara mengolah bonggol jagung sisa tahun baruan sebagai sumber energi alternatif, seperti bahan bakar biomassa atau briket.

1. Pengganti Kayu Bajar

Bonggol jagung yang sudah dikeringkan dapat menghasilkan panas yang maksimal, menjadikannya pengganti kayu bakar atau mengurangi ketergantungan pada gas dan minyak tanah untuk kebutuhan rumah tangga.

2. Arang Aktif

Selain itu, bonggol jagung berpotensi diolah menjadi arang aktif, yang berguna sebagai penyerap racun dan filter air.

3. Campuran Makanan Manis

Untuk beberapa pemanfaatan yang lebih spesifik, bonggol jagung manis dapat dihaluskan saat masih segar, lalu direndam dalam air dingin untuk mendapatkan pati khusus yang mengendap. Pati ini memiliki rasa manis dan menyegarkan, cocok digunakan sebagai campuran kue, puding, atau es krim.

4. Media Tanam

Bonggol jagung yang dihancurkan juga dapat dimanfaatkan sebagai media tanam untuk budidaya tanaman hias, sayuran, atau hidroponik, bahkan sebagai media pertumbuhan jamur konsumsi.

People Also Ask

1. Apa saja manfaat bonggol jagung?

Jawaban: Bonggol jagung memiliki berbagai manfaat, mulai dari diolah menjadi pakan ternak, pupuk organik, bahan bakar, hingga produk kerajinan tangan bernilai ekonomi tinggi.

2. Bagaimana cara mengolah bonggol jagung menjadi pakan ternak?

Jawaban: Bonggol jagung dapat diolah menjadi pakan ternak dengan cara dikeringkan lalu digiling menjadi tepung concobu, atau melalui proses fermentasi dengan campuran dedak, EM4, dan molase.

3. Bisakah bonggol jagung dijadikan pupuk organik?

Jawaban: Ya, bonggol jagung sangat efektif diolah menjadi pupuk organik atau kompos karena kandungan karbon organiknya yang tinggi, membantu memperbaiki struktur dan kesuburan tanah.

4. Produk kerajinan apa saja yang bisa dibuat dari bonggol jagung?

Jawaban: Bonggol jagung dapat diubah menjadi berbagai kerajinan seperti kap lampu hias, hiasan dinding, kotak tisu, sandal, aksesoris fesyen, hingga miniatur bangunan.

5. Mengapa kebersihan dan pengeringan penting dalam pengolahan bonggol jagung?

Jawaban: Kebersihan dan pengeringan yang tepat sangat penting untuk mencegah kontaminasi jamur dan memastikan kualitas produk akhir, baik untuk pakan, kerajinan, maupun pemanfaatan lainnya.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |