Liputan6.com, Jakarta - Particle board telah menjadi pilihan populer dalam industri furnitur dan interior, terutama karena harganya yang terjangkau dan fleksibilitasnya. Material ini tersusun dari serbuk atau serat kayu kecil yang direkatkan dengan perekat khusus, kemudian dipadatkan melalui proses tekanan dan pemanasan untuk membentuk papan yang kokoh.
Keunggulan utamanya meliputi biaya yang lebih ekonomis dibanding kayu solid atau MDF, kemudahan dalam pembentukan dan pemotongan, serta permukaan yang halus dan rata sehingga ideal untuk berbagai jenis finishing seperti veneer atau laminasi.
Namun, di balik kelebihannya, particle board memiliki kelemahan signifikan, yaitu kerentanannya terhadap kelembaban dan air. Jika terpapar air atau ditempatkan di lingkungan lembab tanpa perlindungan memadai, material ini sangat mudah rusak.
Oleh karena itu, perawatan khusus sangat diperlukan untuk memastikan furnitur particle board tetap awet dan tidak cepat lapuk. Berikut ini Liputan6 memberikan ulasan lengkapnya untuk Anda, Senin (26/1/2026).
Mengenal Lebih Dekat Particle Board dan Kerentanannya
Particle board adalah material papan buatan yang dibuat dari serbuk kayu atau serat kayu kecil yang diikat menggunakan perekat resin, lalu ditekan dan dipanaskan hingga menjadi papan padat. Material ini banyak digunakan karena menawarkan harga yang lebih ekonomis dibandingkan kayu solid atau MDF, serta mudah dibentuk sesuai kebutuhan desain furnitur.
Meskipun demikian, kelemahan utama particle board terletak pada kerentanannya terhadap kelembaban dan air. Paparan air dapat menyebabkan material ini membengkak, melengkung, dan kehilangan kekuatan strukturalnya. Kondisi ini membuat furnitur particle board sangat mudah rusak jika tidak ditangani dengan benar.
Kerusakan akibat air pada particle board bisa sangat parah, menyebabkan bahan di dalamnya terurai dan membuat furnitur hancur serta lapuk. Selain itu, lingkungan yang lembab juga sangat mendukung pertumbuhan jamur pada particle board, yang tidak hanya merusak estetika tetapi juga kualitas material.
Cara Cegah Lemari Particle Board Lapuk
Salah satu cara cegah lemari particle board lapuk yang paling efektif adalah dengan memilih lokasi penempatan yang tepat. Hindari menempatkan furnitur ini di area yang lembab atau rawan terkena air, karena particle board yang terbuat dari serbuk kayu sangat mudah terurai jika terlalu lama terpapar kelembaban.
Penting untuk memastikan furnitur particle board diletakkan di tempat yang sejuk, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Selain itu, jangan menempelkan furnitur langsung ke dinding, melainkan berikan jarak sekitar 10-15 cm. Dinding seringkali menjadi sumber kelembaban yang dapat memicu pertumbuhan jamur dan merusak furnitur.
Jika terjadi tumpahan cairan pada permukaan furnitur particle board, segera bersihkan dengan lap kering. Hindari penggunaan lap basah, karena sisa air dapat menyebabkan permukaan furnitur mengelupas atau berjamur. Pastikan area yang terkena air benar-benar kering sebelum digunakan kembali untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
Perawatan Ekstra Lemari Particle Board
Untuk memberikan perlindungan tambahan dan cara cegah lemari particle board lapuk, Anda bisa mengaplikasikan lapisan pelindung anti air seperti vernis atau sealant pada permukaannya. Melapisi furnitur dengan polish khusus juga sangat membantu mencegah tumbuhnya jamur dan menjaga furnitur tetap awet.
Polish khusus furnitur tidak hanya melindungi permukaan particle board dari kelembaban, tetapi juga menjaga finishing cat tetap berkilau dan menangkal suhu dingin yang berpotensi merusak material. Pemilihan pembersih juga krusial; gunakan pembersih yang tepat dan hindari pembersih berbasis air atau bahan kimia keras yang dapat merusak lapisan luar particle board.
Selain itu, perhatikan batas beban yang diletakkan pada furnitur particle board. Material ini tidak sekuat kayu solid dan rentan miring, melengkung, atau bahkan roboh jika menopang beban berlebihan. Umumnya, beban maksimal yang aman untuk furnitur particle board adalah sekitar 5-10 kg, jadi sesuaikan penggunaan dengan kapasitasnya.
People Also Ask
1. Apa itu particle board dan mengapa mudah lapuk?
Jawaban: Particle board adalah material papan buatan dari serbuk kayu yang direkatkan, mudah lapuk karena kerentanannya terhadap kelembaban dan air yang dapat menyebabkan pembengkakan dan kerusakan struktural.
2. Bagaimana cara menempatkan lemari particle board agar tidak cepat lapuk?
Jawaban: Tempatkan lemari di area yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, serta beri jarak 10-15 cm dari dinding untuk mencegah kelembaban.
3. Produk apa yang bisa digunakan untuk melindungi lemari particle board dari kelembaban?
Jawaban: Anda bisa menggunakan lapisan pelindung anti air seperti vernis atau sealant, serta polish khusus furnitur untuk mencegah jamur dan menjaga kilau.
4. Bagaimana cara membersihkan lemari particle board yang terkena tumpahan air?
Jawaban: Segera bersihkan tumpahan dengan lap kering dan hindari penggunaan lap basah. Pastikan area tersebut benar-benar kering setelah dibersihkan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476914/original/062753400_1768803122-tips_ternak_ikan_nila__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479122/original/031799500_1768969304-teras_rumah_penuh_dengan_lumut_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501741/original/018482500_1770954839-unnamed__20_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510386/original/056051100_1771827221-Menambal_Panci_Bolong_dengan_Pasta_Gigi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510260/original/034248300_1771824015-Tempat_Tidur_Multifungsi_dengan_Laci_Penyimpanan_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399654/original/024759900_1761986069-unnamed_-_2025-11-01T153047.261.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466583/original/088057600_1767848985-kulkas_stailess.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3453887/original/059861500_1620644690-Photo_1_-_Inspirasi_Warna_Idul_Fitri_dari_Dulux_yang_Berikan_Ketenangan_Hati.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509150/original/021878200_1771658832-WhatsApp_Image_2026-02-21_at_14.12.22.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5007237/original/075205400_1731658154-cara-menghilangkan-bau-bangkai-tikus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443901/original/078602300_1765764990-Tikus_berkeliaran_di_sampah_dapur__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508739/original/032699400_1771591675-Kandang_Burung_di_Teras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2216745/original/005505100_1526533221-_2__776314-bagian-dapur-yang-jorok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505002/original/062992800_1771317781-desain_kebun_sayur_gang_sempit__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500598/original/060036200_1770871666-ilustrasi_tandon_air__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493186/original/056821500_1770196927-Rak_Bertingkat_untuk_Simpan_Wadah_Makanan_di_Dapur_Sempit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5222470/original/049368400_1747396063-id-11134207-7rbke-m6f5pkcsms2v3e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501745/original/014373900_1770954841-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472800/original/077444100_1768376283-Lemari_Gantung_Melayang__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507059/original/099938800_1771482380-4ecc2106-4248-48f3-9cff-1293b05419e0.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429292/original/062234400_1764579561-Tanaman_Cabai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397519/original/027419100_1761810681-Galvanis_dan_Stainless.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220943/original/011844600_1668039398-Kripto_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133406/original/5400_1739534519-DALL__E_2025-02-14_19.00.40_-_A_vibrant_digital_illustration_showcasing_multiple_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___Do.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4372917/original/005900600_1679903027-27_maret_2023-1.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415133/original/051205500_1763361754-Unsplash_-James_Tiono.jpg)
