Bagaimana Cara Mengatasi Nasi Kurang Air di Rice Cooker? Ikuti langkah-langkahnya

1 month ago 32

Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang mengandalkan rice cooker karena praktis, cepat, dan hampir tidak mungkin gagal. Namun faktanya, memasak nasi dengan alat ini tetap membutuhkan ketelitian dalam penakaran air. Salah sedikit saja, terutama kurang air, hasilnya bisa membuat nasi terasa keras, kering, atau belum matang sempurna di bagian tengah.

Situasi seperti ini sering terjadi pada saat tergesa-gesa atau menggunakan beras jenis berbeda yang membutuhkan air lebih banyak. Alhasil, nasi terlihat matang di permukaan namun masih keras di bagian bawah atau tengah. Kondisi ini tentu kurang ideal untuk disantap, apalagi jika menyajikan nasi sebagai menu utama bersama lauk.

Kabar baiknya, nasi yang kurang air tidak harus dibuang atau dimasak ulang dari awal. Ada beberapa cara praktis untuk memperbaiki teksturnya, baik ketika masih berada dalam rice cooker maupun setelah terlanjur matang. Dengan teknik sederhana, nasi dapat kembali pulen dan enak dimakan tanpa merusak cita rasa. Berikut Liputan6 memberikan tips mudahnya untuk Anda, Senin (12/1/2026).

1. Mengetahui Tanda-Tanda Nasi Kurang Air

Tanda paling jelas nasi kurang air adalah teksturnya keras dan renyah saat disentuh dengan sendok. Permukaan nasi tampak kering meskipun lampu "cook" telah selesai dan berubah menjadi "warm". Berbagai jenis beras memiliki karakter berbeda sehingga kekurangan air bisa lebih mudah terjadi.

Selain itu, nasi cenderung tidak menyerap air sempurna sehingga butiran beras masih terlihat terpisah satu sama lain. Biasanya, bagian atas akan lebih matang sementara bagian tengah dan bawah masih terasa mentah atau keras. Hal ini disebabkan proses uap tidak maksimal akibat volume air terlalu sedikit.

Tanda lain adalah munculnya suara mendesis tanpa adanya gelembung air saat proses memasak terjadi. Jika diperhatikan sejak awal, rice cooker yang kurang air tidak akan memunculkan suara “blub-blub” seperti biasanya saat air mendidih. Ini menjadi indikasi awal bahwa air terlalu sedikit sejak awal proses memasak dimulai.

2. Mengatasi Nasi Kurang Air Saat Masih Proses Memasak

Jika menyadari nasi kurang air sebelum proses memasak selesai, cara paling tepat adalah:

  • Menambahkan air sedikit demi sedikit.
  • Jangan menambahkan terlalu banyak secara langsung karena bisa membuat nasi terlalu lembek.
  • Cukup siramkan 3–4 sendok makan air ke seluruh permukaan nasi, lalu tutup kembali rice cooker.
  • Setelah menambahkan air, tekan kembali tombol "cook" agar panas meningkat dan proses penyerapan berjalan optimal.
  • Uap yang terbentuk dari air tambahan akan membantu beras melunak secara merata. Dalam beberapa menit, tekstur nasi mulai berubah menjadi lebih pulen.
  • Ulangi proses penambahan air secara bertahap jika masih terasa keras setelah dicek kembali.

Inti dari langkah ini adalah tidak terburu-buru menambahkan air dalam jumlah besar agar nasi tidak menjadi bubur. Cara ini sangat efektif apabila masalah terdeteksi sejak awal.

3. Menambahkan Air Setelah Nasi Terlanjur Matang

Jika nasi sudah matang namun keras karena kekurangan air, ada cara lain yang bisa dilakukan.

  • Pertama, siapkan air panas lalu percikkan sedikit demi sedikit ke seluruh permukaan nasi. Air panas lebih efektif karena tidak mengubah suhu drastis di dalam rice cooker.
  • Setelah air ditambahkan, tutup rice cooker dan biarkan dalam mode "warm" selama 10–15 menit. Uap yang terperangkap akan membuat nasi menjadi lebih lembut dan pulen tanpa overcooked.
  • Jika tidak memiliki air panas, bisa digunakan air biasa namun proses penyerapan akan lebih lama. Pastikan juga tidak mengaduk nasi terlalu keras agar butiran tidak hancur.

4. Menggunakan Metode Kukus Ulang

Jika nasi benar-benar keras dan tidak pulen sama sekali, metode kukus ulang bisa menjadi solusi terbaik. Caranya dengan memasukkan nasi ke dalam kukusan atau panci dandang, lalu tambahkan air di dasar dandang dan kukus selama 10–15 menit.

Kelebihan metode ini adalah nasi tidak berubah menjadi bubur meskipun ditambahkan uap cukup banyak. Bahkan, tekstur nasi bisa menjadi lebih baik daripada saat awal karena panas uap lebih merata dibandingkan rice cooker.

Setelah selesai, nasi bisa dikembalikan ke rice cooker mode warm jika ingin disajikan hangat.

Metode ini sangat cocok untuk nasi yang benar-benar gagal saat awal dimasak akibat kekurangan air. Selain itu, metode kukus membuat rasa nasi tetap netral, tidak berubah atau terlalu basah. Ini menjadi pilihan andalan di banyak restoran untuk memperbaiki nasi yang kurang matang.

5. Tips Mencegah Nasi Kurang Air

Untuk mencegah nasi kurang air, penakaran harus diperhatikan:

  • Biasakan menggunakan gelas takar atau jari tangan untuk menentukan jumlah air sesuai jenis beras.
  • Untuk beras lokal umumnya 1:1,2–1:1,5 air, namun beras pera atau impor biasanya membutuhkan lebih banyak.
  • Selain itu, pastikan beras telah dicuci bersih agar sisa tepung tidak mempengaruhi proses penyerapan air. Setelah beras dicuci, tiriskan dulu beberapa detik agar air tidak bertambah tanpa terkontrol.
  • Terakhir, kenali rice cooker yang digunakan. Beberapa rice cooker memiliki daya panas lebih tinggi sehingga membutuhkan penyesuaian air. 

People Also Ask

1. Kenapa nasi bisa kurang air saat dimasak?

Jawaban: Biasanya karena perbandingan beras dan air salah atau jenis beras membutuhkan lebih banyak air.

2. Apakah boleh menambahkan air setelah nasi matang?

Jawaban: Boleh, cukup tambahkan sedikit air panas lalu diamkan dalam mode warm.

3. Bisa tidak memperbaiki nasi keras tanpa memasak ulang?

Jawaban: Bisa, cukup gunakan metode uap dengan menambahkan sedikit air lalu tutup rice cooker.

4. Berapa perbandingan ideal air dan beras?

Jawaban: Umumnya 1:1,2–1:1,5, tergantung jenis beras dan daya rice cooker.

5. Kenapa nasi keras hanya di bagian bawah?

Jawaban: Karena air kurang dan uap tidak menyebar sempurna sehingga bagian bawah cepat kering.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |