Liputan6.com, Jakarta - Kucing yang tiba-tiba buang air kecil di luar kotak pasirnya seringkali membuat pemiliknya frustrasi dan kebingungan. Perilaku ini bukan sekadar kenakalan, melainkan indikasi kuat adanya masalah mendasar yang perlu diperhatikan. Memahami akar penyebabnya adalah langkah krusial untuk mengembalikan kebiasaan buang air kucing Anda ke jalur yang benar.
Perubahan kebiasaan kencing pada kucing dapat dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi medis hingga masalah perilaku atau lingkungan. Mengabaikan sinyal ini bisa memperburuk kondisi kucing dan menyebabkan stres baik bagi hewan maupun pemiliknya. Oleh karena itu, identifikasi dini menjadi sangat penting.
Artikel ini akan memaparkan penyebab umum kucing pipis sembarangan di rumah, dilengkapi dengan penjelasan detail untuk setiap pemicu. Berikut informasi selengkapnya sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (28/1):
1. Litter Box Kotor atau Tidak Terawat
Kucing dikenal sebagai hewan yang sangat menjaga kebersihan, terutama terkait tempat mereka buang air. Jika kotak pasirnya kotor atau berbau tidak sedap, kucing cenderung enggan menggunakannya. Mereka akan mencari lokasi alternatif yang dirasa lebih bersih untuk buang air kecil.
Kebersihan kotak pasir adalah faktor utama yang memengaruhi kenyamanan kucing. Pemilik perlu rutin membersihkan kotak pasir, setidaknya sekali sehari, dan mengganti pasir secara berkala. Kotak pasir yang tidak terawat dapat menjadi sumber ketidaknyamanan dan pemicu perilaku pipis sembarangan.
Kucing memiliki indra penciuman yang sensitif, sehingga bau menyengat dari kotak pasir yang kotor sangat mengganggu mereka. Menyediakan lingkungan buang air yang bersih dan nyaman adalah salah satu cara paling efektif mencegah kucing pipis sembarangan di rumah.
2. Masalah Kesehatan
Perilaku buang air kecil yang tidak biasa seringkali menjadi tanda adanya masalah kesehatan serius pada kucing. Gangguan pada saluran kemih atau organ lain dapat menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan saat buang air kecil. Kucing mungkin mengaitkan rasa sakit ini dengan kotak pasirnya dan mulai menghindarinya.
Beberapa kondisi medis yang dapat menjadi penyebab kucing pipis sembarangan di rumah meliputi:
- Infeksi Saluran Kemih (ISK) atau Urinary Tract Infection (UTI): Bakteri dapat menyebabkan radang pada kandung kemih atau ginjal, membuat kucing sulit buang air atau buang air kecil dalam jumlah sedikit.
- Kristal dalam Urin (Crystalluria) atau Batu Kandung Kemih (Cystic Calculi): pH urin yang abnormal atau diet tertentu dapat menyebabkan kristal atau batu terbentuk, menyebabkan peradangan dan nyeri saat buang air kecil.
- Penyakit Ginjal: Umum terjadi pada kucing tua, ditandai dengan sering minum dan sering berkemih.
- Diabetes: Dapat menyebabkan peningkatan frekuensi buang air kecil.
- Radang Kandung Kemih Idiopatik Feline (Feline Idiopathic Cystitis/FIC): Penyakit yang sering dikaitkan dengan stres, menyebabkan kucing sering buang air kecil di tempat yang tidak semestinya, kadang disertai darah.
- Artritis: Kucing senior dengan artritis mungkin kesulitan masuk atau keluar dari kotak pasir.
Jika Anda mencurigai adanya masalah kesehatan, sangat penting untuk segera membawa kucing ke dokter hewan. Diagnosis dan penanganan yang tepat dari profesional medis dapat mengatasi masalah buang air sembarangan yang disebabkan oleh kondisi fisik.
3. Stres dan Kecemasan
Kucing adalah hewan yang sangat sensitif terhadap perubahan di lingkungan sekitarnya. Perubahan sekecil apa pun dapat memicu stres dan kecemasan pada mereka, yang kemudian bermanifestasi dalam perilaku buang air sembarangan. Stres bisa menjadi pemicu utama mengapa kucing pipis sembarangan di rumah.
Beberapa pemicu stres umum meliputi perubahan jenis pasir atau bentuk kotak pasir, pindah rumah, atau pindah posisi kotak pasir. Adanya hewan peliharaan baru atau interaksi yang tidak menyenangkan dengan hewan lain juga dapat menyebabkan kucing merasa terancam. Perubahan jadwal makan atau waktu bermain juga bisa memicu kecemasan.
Untuk mengurangi stres, cobalah menjaga rutinitas kucing tetap konsisten dan berikan mereka tempat yang aman. Pastikan lingkungan mereka stabil dan minim perubahan mendadak. Jika stres berlanjut, konsultasi dengan dokter hewan atau ahli perilaku hewan dapat membantu menemukan solusi yang tepat.
4. Lokasi Litter Box yang Tidak Tepat
Penempatan kotak pasir yang tidak strategis dapat menjadi alasan mengapa kucing enggan menggunakannya. Kucing membutuhkan privasi dan akses mudah ke tempat buang air mereka. Menyelipkan kotak pasir di tempat yang terlalu tersembunyi atau sulit dijangkau bisa menjadi masalah.
Lokasi yang terlalu bising atau ramai dapat membuat kucing merasa tidak aman saat buang air. Kotak pasir yang terlalu dekat dengan tempat makan atau minum juga sering dihindari oleh kucing. Pintu yang sering tertutup di ruangan tempat kotak pasir berada juga dapat menghalangi akses mereka.
Pastikan kotak pasir ditempatkan di area yang tenang, mudah dijangkau, dan jauh dari area makan atau minum kucing. Bagi kucing tua atau yang memiliki masalah mobilitas, pastikan kotak pasir mudah diakses tanpa harus melompat atau menaiki tangga. Lokasi yang nyaman akan mendorong kucing untuk menggunakan kotak pasirnya.
5. Jenis Pasir atau Kotak Pasir yang Tidak Disukai
Kucing memiliki preferensi yang kuat terhadap jenis pasir dan kotak pasir yang mereka gunakan. Terkadang, kucing tidak suka dengan jenis pasir yang digunakan di dalam kotak pasirnya. Ini bisa menjadi penyebab kucing pipis sembarangan di rumah.
Mereka mungkin tidak menyukai tekstur pasir yang terlalu kasar, terlalu halus, atau berdebu. Bau pasir yang terlalu kuat atau beraroma juga sering dihindari oleh kucing. Tipe kotak pasir, seperti yang tertutup atau terlalu kecil, juga bisa menjadi masalah bagi beberapa kucing.
Coba ganti jenis pasir yang digunakan dengan yang lebih halus atau lebih kasar sesuai preferensi kucing kesayangan Anda. Eksperimen dengan berbagai jenis pasir atau kotak pasir dapat membantu Anda menemukan kombinasi yang paling disukai kucing. Kedalaman pasir juga perlu diperhatikan agar kucing merasa nyaman saat mengubur kotorannya.
6. Jumlah Litter Box Tidak Cukup
Di rumah dengan banyak kucing, jumlah kotak pasir yang tidak memadai dapat menyebabkan masalah teritorial dan perilaku buang air sembarangan. Kucing bisa saling berebut atau merasa tidak nyaman menggunakan kotak pasir yang sama. Ini adalah penyebab umum kucing pipis sembarangan di rumah yang sering terlewat.
Aturan umum yang disarankan adalah menyediakan satu kotak pasir per kucing, ditambah satu kotak tambahan. Hal ini akan membantu menghindari antrean di kotak pasir dan mencegah kucing saling mengganggu saat buang air kecil. Jumlah yang cukup memberikan pilihan dan mengurangi persaingan.
Pastikan setiap kucing memiliki akses yang adil ke kotak pasir yang bersih dan nyaman. Penempatan kotak pasir di beberapa lokasi berbeda juga dapat membantu, terutama jika ada kucing yang memiliki preferensi lokasi tertentu. Memenuhi kebutuhan jumlah kotak pasir adalah langkah penting untuk menjaga kebersihan rumah.
7. Perubahan Pola Makan
Perubahan dalam diet kucing dapat memengaruhi sistem pencernaannya dan menyebabkan ketidaknyamanan, yang berujung pada buang air sembarangan. Mengganti jenis makanan kucing atau memberikan makanan baru yang tidak disukai dapat menyebabkan ketidaknyamanan atau stres. Masalah pencernaan akibat makanan baru bisa memicu kucing pipis sembarangan.
Pergantian jenis makanan atau makanan yang sulit dicerna bisa mengakibatkan masalah pencernaan pada kucing. Ini dapat membuat mereka merasa tidak enak badan dan sulit mengontrol buang air kecilnya. Ketidakseimbangan nutrisi atau kekurangan gizi juga dapat memengaruhi kesehatan kucing secara keseluruhan.
Pilihlah makanan yang sesuai untuk kucing agar tidak membuat mereka mengalami gangguan pencernaan. Lakukan perubahan diet secara bertahap untuk memberi waktu kucing beradaptasi. Pastikan juga kucing selalu memiliki akses ke air bersih untuk mencegah dehidrasi dan mendukung kesehatan saluran kemihnya.
8. Penandaan Wilayah (Spraying)
Penandaan wilayah atau spraying adalah perilaku yang disengaja oleh kucing untuk mengkomunikasikan keberadaan wilayah mereka. Perilaku ini berbeda dari buang air kecil biasa dan seringkali disalahartikan sebagai pipis sembarangan. Kucing akan menyemprotkan urine dalam jumlah sedikit ke permukaan vertikal.
Spraying sering terjadi sebagai respons terhadap stres, perasaan terancam, atau untuk menarik perhatian kucing lain, terutama saat musim kawin. Urine yang disemprotkan mengandung feromon yang berfungsi sebagai media komunikasi kucing. Perilaku ini bisa menjadi normal bagi kucing, namun perlu diwaspadai jika mengganggu.
Jika kucing Anda melakukan spraying, penting untuk tidak memarahi atau menghukumnya, karena hal ini justru dapat meningkatkan stres. Identifikasi pemicu stres dan coba kurangi, misalnya dengan menyediakan lebih banyak tempat aman atau memastikan akses mudah ke kebutuhannya. Konsultasi dengan dokter hewan dapat membantu membedakan antara spraying dan pipis sembarangan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kucing Pipis Sembarangan
1. Apa penyebab umum kucing pipis sembarangan di rumah?
Penyebab umum kucing pipis sembarangan meliputi litter box yang kotor, masalah kesehatan seperti infeksi saluran kemih, stres, lokasi kotak pasir yang tidak tepat, serta jenis pasir atau kotak pasir yang tidak disukai.
2. Bagaimana cara mengetahui apakah kucing pipis sembarangan karena masalah kesehatan?
Jika kucing tiba-tiba pipis sembarangan disertai tanda lain seperti sering buang air kecil, mengejan saat buang air, atau ada darah dalam urin, segera periksakan ke dokter hewan untuk diagnosis masalah kesehatan seperti ISK atau batu kandung kemih.
3. Apa bedanya kucing pipis sembarangan dengan penandaan wilayah (spraying)?
Kucing pipis sembarangan adalah tindakan tidak sengaja di luar kotak pasir, sedangkan penandaan wilayah (spraying) adalah perilaku disengaja menyemprotkan sedikit urin ke permukaan vertikal untuk komunikasi atau menandai teritori.
4. Berapa jumlah litter box yang ideal untuk rumah dengan banyak kucing?
Aturan umum yang disarankan adalah menyediakan satu kotak pasir per kucing, ditambah satu kotak tambahan, untuk menghindari antrean dan persaingan.
5. Apakah stres bisa membuat kucing buang air sembarangan?
Ya, perubahan lingkungan, kehadiran hewan baru, atau perubahan rutinitas dapat memicu stres yang berdampak pada perilaku buang air.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476914/original/062753400_1768803122-tips_ternak_ikan_nila__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479122/original/031799500_1768969304-teras_rumah_penuh_dengan_lumut_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501741/original/018482500_1770954839-unnamed__20_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510386/original/056051100_1771827221-Menambal_Panci_Bolong_dengan_Pasta_Gigi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510260/original/034248300_1771824015-Tempat_Tidur_Multifungsi_dengan_Laci_Penyimpanan_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399654/original/024759900_1761986069-unnamed_-_2025-11-01T153047.261.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466583/original/088057600_1767848985-kulkas_stailess.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3453887/original/059861500_1620644690-Photo_1_-_Inspirasi_Warna_Idul_Fitri_dari_Dulux_yang_Berikan_Ketenangan_Hati.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509150/original/021878200_1771658832-WhatsApp_Image_2026-02-21_at_14.12.22.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5007237/original/075205400_1731658154-cara-menghilangkan-bau-bangkai-tikus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443901/original/078602300_1765764990-Tikus_berkeliaran_di_sampah_dapur__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508739/original/032699400_1771591675-Kandang_Burung_di_Teras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2216745/original/005505100_1526533221-_2__776314-bagian-dapur-yang-jorok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505002/original/062992800_1771317781-desain_kebun_sayur_gang_sempit__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500598/original/060036200_1770871666-ilustrasi_tandon_air__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493186/original/056821500_1770196927-Rak_Bertingkat_untuk_Simpan_Wadah_Makanan_di_Dapur_Sempit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5222470/original/049368400_1747396063-id-11134207-7rbke-m6f5pkcsms2v3e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501745/original/014373900_1770954841-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472800/original/077444100_1768376283-Lemari_Gantung_Melayang__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507059/original/099938800_1771482380-4ecc2106-4248-48f3-9cff-1293b05419e0.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429292/original/062234400_1764579561-Tanaman_Cabai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397519/original/027419100_1761810681-Galvanis_dan_Stainless.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220943/original/011844600_1668039398-Kripto_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133406/original/5400_1739534519-DALL__E_2025-02-14_19.00.40_-_A_vibrant_digital_illustration_showcasing_multiple_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___Do.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4372917/original/005900600_1679903027-27_maret_2023-1.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415133/original/051205500_1763361754-Unsplash_-James_Tiono.jpg)
