Liputan6.com, Jakarta - Pohon peneduh merupakan solusi alami yang paling efektif untuk menciptakan suasana rumah yang lebih sejuk dan asri di tengah cuaca yang semakin terik. Memilih vegetasi yang tepat tidak hanya soal estetika, tetapi juga tentang seberapa cepat manfaatnya bisa dirasakan tanpa harus menunggu waktu bertahun-tahun.
Artikel ini akan mengulas berbagai manfaat pohon peneduh di rumah bagi kualitas udara dan efisiensi energi, serta daftar lengkap jenis-jenis pohon peneduh yang cepat tumbuh untuk memenuhi kebutuhan area hijau di halaman rumah, berikut Liputan6.com ulas detailnya.
Jenis-Jenis Pohon Peneduh Rumah yang Cepat Tumbuh
1. Pohon Kersen (Talok)
Pohon kersen sering dianggap sebagai jawara dalam hal kecepatan tumbuh di iklim tropis. Dalam hitungan bulan, pohon ini mampu membentuk tajuk yang melebar dan rimbun dengan dedaunan kecil yang rapat. Selain sangat tangguh terhadap cuaca panas, pohon kersen juga menghasilkan buah kecil manis yang sering menarik kedatangan burung, menambah suasana alami di halaman rumah.
2. Ketapang Kencana
Jenis pohon peneduh yang kedua adalah ketapang kencana (Terminalia mantaly). Pohon ini sangat populer sebagai pohon peneduh modern karena bentuk tajuknya yang tumbuh mendatar dan bertingkat menyerupai payung. Pertumbuhannya tergolong sangat cepat dan memiliki batang yang ramping namun kokoh. Keunggulan utamanya adalah sistem perakaran yang cenderung tidak merusak struktur bangunan, sehingga sangat aman ditanam di area taman yang terbatas atau dekat dinding rumah.
3. Pohon Tabebuya
Pohon tabebuya (Handroanthus chrysotrichus) sering dijuluki sebagai “Sakura Indonesia” karena menawarkan keindahan bunga saat mekar. Pohon ini punya kecepatan tumbuh yang luar biasa, serta memiliki dahan yang kuat dan daun yang tidak mudah rontok di luar musim gugur. Tabebuya menjadi pilihan utama bagi yang menginginkan peneduh yang estetik namun tetap fungsional dalam memberikan perlindungan dari sinar matahari.
4. Pohon Akasia
Akasia dikenal sebagai pohon yang sangat adaptif dan mampu tumbuh hingga beberapa meter hanya dalam satu tahun pertama. Bentuk daunnya yang unik dan rimbun memberikan efek keteduhan yang maksimal. Namun, karena pertumbuhannya yang sangat agresif, pemangkasan rutin perlu dilakukan agar bentuk tajuknya tetap rapi dan tidak menutupi seluruh pandangan rumah.
5. Pohon Pule
Pule (Alstonia scholaris) sering menjadi pilihan utama bagi pengembang perumahan karena mampu memberikan kesan rindang secara instan. Meski bisa tumbuh sangat besar, pule memiliki pertumbuhan daun yang cepat dan tertata. Batangnya yang unik dan berkarakter sering kali dimanfaatkan sebagai poin estetika pada desain taman rumah mewah namun tetap efektif sebagai penahan panas.
6. Pohon Tanjung
Meskipun pertumbuhan pohon tanjung sedikit di bawah akasia, akan tetapi pohon ini termasuk kategori cepat tumbuh dan sangat disukai karena dedaunannya yang sangat rapat dan tidak mudah gugur. Pohon ini memiliki dahan yang elastis sehingga tidak mudah patah saat terkena angin kencang. Selain itu, bunga tanjung memiliki aroma harum yang khas yang dapat memberikan terapi relaksasi bagi penghuni rumah.
7. Pohon Flamboyan
Pohon peneduh rumah yang terakhir adalah pohon flamboyan (Delonix regia). Jenis pohon ini cocok bagi yang punya rumah dengan halaman cukup luas. Hal ini karena pohon flamboyan dapat tumbuh sangat cepat dengan jangkauan tajuk yang sangat lebar. Pohon ini mampu memberikan perlindungan dari panas matahari secara menyeluruh di area terbuka. Saat musim berbunga, warna merahnya yang menyala memberikan visual yang sangat cantik, meskipun perlu diperhatikan bahwa sistem akarnya cukup kuat sehingga sebaiknya diberi jarak dari pondasi utama rumah.
Syarat Utama Pohon yang Layak Sebagai Peneduh di Rumah
Pohon peneduh yang ideal untuk rumah harus memenuhi kriteria utama seperti memiliki tajuk yang lebar dan rimbun agar mampu menahan sinar matahari secara maksimal, namun tetap didukung oleh struktur akar yang tumbuh ke dalam atau tidak agresif sehingga aman bagi pondasi bangunan.
Selain aspek keamanan akar, pohon tersebut wajib memiliki batang yang kokoh agar tidak mudah patah saat diterpa angin kencang, serta memiliki karakteristik dedaunan yang tidak mudah gugur guna menjaga kebersihan halaman.
Kecepatan tumbuh yang optimal, daya tahan tinggi terhadap hama, serta tidak adanya bagian pohon yang berbahaya seperti duri atau getah beracun menjadi syarat pelengkap yang memastikan hunian rumah tetap asri, aman, dan minim perawatan dalam jangka panjang.
6 Manfaat Utama Pohon Peneduh Rumah
1. Menjadi Payung Alami yang Menyejukkan
Pohon berfungsi layaknya payung raksasa yang melindungi bangunan dari sengatan sinar matahari. Area halaman akan terasa jauh lebih teduh dan nyaman untuk beraktivitas sepanjang hari tanpa rasa gerah yang berlebihan.
2. Menghasilkan Udara Bersih dan Segar
Setiap lembar daun pada pohon peneduh bekerja layaknya penyaring udara alami. Pohon menyerap debu serta polusi dan menggantinya dengan pasokan oksigen yang melimpah. Hal ini menjadikan lingkungan rumah selalu memiliki udara yang berkualitas untuk dihirup.
3. Membantu Menghemat Pemakaian Listrik
Suasana yang sudah sejuk berkat rindangnya pohon membuat ketergantungan pada pendingin ruangan seperti AC atau kipas angin berkurang. Hal ini tentu membantu efisiensi energi dan membuat pengeluaran bulanan menjadi lebih hemat.
4. Peredam Kebisingan dari Luar Rumah
Dedaunan yang rimbun memiliki kemampuan untuk menyerap suara bising dari jalan raya atau keramaian lingkungan sekitar. Kehadiran pohon menciptakan suasana hunian yang lebih tenang, damai, dan terjaga privasinya.
5. Penjaga Cadangan Air di Dalam Tanah
Akar pohon berperan penting dalam membantu tanah menyerap air hujan dengan lebih maksimal. Selain mencegah genangan air di permukaan, proses ini memastikan ketersediaan air tanah tetap terjaga dengan baik di area sekitar rumah.
6. Mempercantik Tampilan Halaman Rumah
Pohon memberikan sentuhan warna hijau yang menyegarkan mata secara instan. Kehadiran vegetasi yang tertata membuat estetika rumah meningkat dan memberikan kesan hunian yang lebih asri serta eksklusif.
Pertanyaan Umum Tentang Pohon Peneduh Rumah
1. Jenis pohon peneduh apa yang paling minim kotoran daunnya?
Jika ingin halaman tetap bersih, pilih pohon yang tidak mudah menggugurkan daun atau memiliki daun berukuran besar agar mudah dibersihkan. Pohon Tanjung dan Ketapang Kencana adalah pilihan yang terbaik karena dedaunannya cenderung awet dan tidak rontok setiap hari.
2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan sampai pohon benar-benar bisa meneduhkan?
Untuk jenis pohon yang tumbuh cepat seperti Kersen atau Akasia, manfaat teduhnya sudah bisa dirasakan dalam waktu 1,5 hingga 2 tahun setelah penanaman bibit setinggi 1-2 meter. Dalam waktu tersebut, tajuk pohon biasanya sudah mulai melebar dan cukup rimbun.
3. Apakah pohon peneduh yang cepat tumbuh memerlukan banyak perawatan?
Pada awal penanaman sekitar 1-6 bulan pertama, penyiraman rutin sangat penting dilakukan agar akar menjadi kuat. Setelah pohon stabil, maka perawatannya cukup sederhana yaitu melakukan pemangkasan rutin setahun sekali.
4. Apakah lebih baik menanam pohon peneduh dari biji atau dari bibit hasil cangkok/stek?
Sangat disarankan menanam dari bibit hasil cangkok atau bibit yang sudah setinggi 1,5 meter. Menanam dari biji membutuhkan waktu jauh lebih lama untuk tumbuh besar, sedangkan bibit hasil vegetatif atau bibit unggul dari toko tanaman akan lebih cepat mencapai ukuran ideal sebagai peneduh.
5. Apa jenis pohon peneduh yang harganya terjangkau tapi cepat tumbuhnya?
Pohon Kersen dan Akasia adalah pilihan yang paling ramah di kantong karena sangat mudah ditemukan dan dibudidayakan. Harga pohon akasia mulai dari sekitar Rp3.000 - Rp15.000 untuk bibit satuan, sedangkan harga pohon kersen mulai dari Rp1.500 untuk stek hingga Rp 120.000 atau lebih untuk pohon yang sudah cukup besar (tinggi 1 meter lebih).

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476914/original/062753400_1768803122-tips_ternak_ikan_nila__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479122/original/031799500_1768969304-teras_rumah_penuh_dengan_lumut_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501741/original/018482500_1770954839-unnamed__20_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510386/original/056051100_1771827221-Menambal_Panci_Bolong_dengan_Pasta_Gigi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510260/original/034248300_1771824015-Tempat_Tidur_Multifungsi_dengan_Laci_Penyimpanan_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399654/original/024759900_1761986069-unnamed_-_2025-11-01T153047.261.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466583/original/088057600_1767848985-kulkas_stailess.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3453887/original/059861500_1620644690-Photo_1_-_Inspirasi_Warna_Idul_Fitri_dari_Dulux_yang_Berikan_Ketenangan_Hati.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509150/original/021878200_1771658832-WhatsApp_Image_2026-02-21_at_14.12.22.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5007237/original/075205400_1731658154-cara-menghilangkan-bau-bangkai-tikus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443901/original/078602300_1765764990-Tikus_berkeliaran_di_sampah_dapur__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508739/original/032699400_1771591675-Kandang_Burung_di_Teras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2216745/original/005505100_1526533221-_2__776314-bagian-dapur-yang-jorok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505002/original/062992800_1771317781-desain_kebun_sayur_gang_sempit__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500598/original/060036200_1770871666-ilustrasi_tandon_air__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493186/original/056821500_1770196927-Rak_Bertingkat_untuk_Simpan_Wadah_Makanan_di_Dapur_Sempit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5222470/original/049368400_1747396063-id-11134207-7rbke-m6f5pkcsms2v3e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501745/original/014373900_1770954841-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472800/original/077444100_1768376283-Lemari_Gantung_Melayang__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507059/original/099938800_1771482380-4ecc2106-4248-48f3-9cff-1293b05419e0.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429292/original/062234400_1764579561-Tanaman_Cabai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397519/original/027419100_1761810681-Galvanis_dan_Stainless.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220943/original/011844600_1668039398-Kripto_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133406/original/5400_1739534519-DALL__E_2025-02-14_19.00.40_-_A_vibrant_digital_illustration_showcasing_multiple_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___Do.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4372917/original/005900600_1679903027-27_maret_2023-1.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415133/original/051205500_1763361754-Unsplash_-James_Tiono.jpg)
