7 Inspirasi Gaya Vintage yang Cocok untuk 2026, Perpaduan Klasik dan Tren Baru

1 month ago 31
  • Gaya vintage apa saja yang akan menjadi tren di tahun 2026?
  • Bagaimana gaya Flapper 1920-an dimodernisasi untuk tahun 2026?
  • Apa ciri khas "New Look" 1950-an yang diperbarui di tahun 2026?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Dunia mode terus berputar dan berevolusi, namun seringkali inspirasi terbaik datang dari masa lalu. Memasuki tahun 2026, tren fashion global kembali menyoroti keindahan gaya vintage, memadukan pesona klasik dengan sentuhan modern yang segar dan relevan. Ini bukan sekadar nostalgia, melainkan interpretasi ulang yang cerdas untuk menciptakan tampilan unik dan penuh karakter.

Kebebasan berekspresi menjadi pesan utama dalam tren fashion 2026, di mana tekanan untuk mengikuti satu standar gaya tertentu mulai memudar. Konsumen diajak untuk menjadi 'pengulang pakaian' yang kreatif, memadukan warna, lapisan, dan detail kecil untuk menciptakan kesan personal. Lantas apa saja inspirasi gaya vintage yang cocok untuk 2026? Melansir dari berbagai sumber, Rabu (21/1), simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Gaya Flapper Era 1920-an

Gaya flapper dari era 1920-an, yang identik dengan siluet longgar, hiasan manik-manik, dan detail fringe, diprediksi akan kembali relevan di tahun 2026 dengan sentuhan modern. Gaya ini dicirikan oleh gaun berpotongan lurus, pinggang rendah, dan seringkali dihiasi manik-manik, payet, atau rumbai yang bergerak saat menari.

Untuk tahun 2026, inspirasi ini dapat diwujudkan melalui gaun koktail dengan potongan drop-waist yang lebih halus, menggunakan bahan yang lebih ringan seperti sutra atau satin. Detail fringe akan hadir lebih minimalis atau ditempatkan secara strategis, memberikan kesan mewah tanpa terasa berlebihan.

Aksesori pelengkap seperti headband berhias permata atau mutiara, sarung tangan opera yang lebih pendek, dan sepatu mary jane dengan heel yang lebih tebal dapat melengkapi tampilan ini. Kombinasi ini memberikan nuansa glamor yang otentik namun tetap kontemporer, menjadikan gaya flapper mudah diadaptasi untuk acara modern.

2. Elegansi New Look Era 1950-an

Gaya "New Look" dari Christian Dior pada tahun 1950-an, yang menampilkan pinggang ramping, rok penuh, dan bahu terstruktur, akan kembali dengan interpretasi yang lebih modern dan praktis di tahun 2026. Siluet ini merevolusi mode pasca-perang dengan fokus pada feminitas yang kuat.

Di tahun 2026, siluet ini diadaptasi melalui gaun atau rok A-line dengan bahan yang lebih ringan dan flowy, seperti katun poplin atau linen, menggantikan wol tebal yang kaku. Penekanan pada pinggang tetap ada, namun dengan belt yang lebih minimalis atau detail ruching yang lembut, mengedepankan kenyamanan dan kepraktisan.

Atasan fitted dengan kerah boat neck atau sweetheart neckline yang dipadukan dengan rok midi bervolume akan menciptakan tampilan yang anggun. Sepatu kitten heels atau ballet flats akan melengkapi estetika ini dengan sentuhan chic yang nyaman, cocok untuk gaya sehari-hari maupun acara khusus.

3. Gaya Mod Era 1960-an

Gaya Mod dari tahun 1960-an, yang identik dengan garis bersih, warna cerah, motif geometris, dan siluet A-line atau shift dress, akan menemukan tempatnya di tahun 2026. Gaya ini menolak formalitas dan merangkul siluet yang lebih muda dan berani.

Pada tahun 2026, inspirasi Mod terlihat pada gaun mini atau tunik dengan potongan lebih terstruktur, menggunakan bahan modern seperti neoprene atau technical fabric yang memberikan kesan futuristik. Warna-warna cerah tetap menjadi kunci, namun mungkin dipadukan dengan palet netral untuk keseimbangan yang lebih modern.

Motif geometris akan diinterpretasikan ulang dalam bentuk color-blocking yang lebih abstrak atau cetakan digital yang unik. Sepatu go-go boots dapat diganti dengan ankle boots berwarna cerah atau chunky loafers, sementara kacamata hitam berbingkai tebal tetap menjadi aksesori esensial untuk tampilan Mod yang kekinian.

4. Bohemian dan Disco Era 1970-an

Era 1970-an menawarkan dua gaya kontras namun sama-sama ikonik: bohemian yang santai dan disco yang glamor. Keduanya akan berpadu di tahun 2026, menciptakan tampilan yang ekspresif dan penuh tekstur, mencerminkan kebebasan dan keberagaman mode.

Untuk gaya bohemian, gaun maxi flowy dengan motif etnik atau bunga yang lebih abstrak, blus peasant dengan detail bordir halus, dan celana palazzo dari bahan linen atau katun akan menjadi pilihan utama. Kuncinya adalah kenyamanan dan aliran kain, seringkali dengan sentuhan kerajinan tangan.

Sentuhan disco dapat ditambahkan melalui bahan berkilau seperti satin atau lurex pada atasan atau rok, celana flare yang lebih ramping, dan aksesori seperti anting hoop besar atau sepatu platform yang lebih modern. Perpaduan keduanya menciptakan tampilan yang unik dan berani, cocok untuk berbagai kesempatan.

5. Power Dressing Era 1980-an

Gaya power dressing dari tahun 1980-an, yang ditandai dengan shoulder pads besar, setelan blazer terstruktur, dan siluet tegas, akan kembali di tahun 2026 dengan interpretasi yang lebih lembut dan feminin. Gaya ini memancarkan otoritas dan kepercayaan diri.

Di tahun 2026, shoulder pads akan lebih moderat, memberikan struktur tanpa kesan berlebihan. Blazer akan memiliki potongan yang lebih oversized namun tetap tailored, dipadukan dengan celana wide-leg atau rok pensil yang lebih flowy.

Warna-warna netral seperti abu-abu, krem, dan hitam akan mendominasi, namun sesekali diselingi dengan warna permata yang kaya. Kemeja sutra atau blus dengan detail bow yang lembut dapat dikenakan di bawah blazer untuk sentuhan feminin, menyeimbangkan kesan kuat dengan keanggunan.

6. Minimalisme Era 1990-an

Gaya minimalis tahun 1990-an, yang menekankan pada garis bersih, palet warna netral, dan siluet sederhana, akan kembali di tahun 2026. Gaya ini merupakan reaksi terhadap kelebihan dekade sebelumnya, menampilkan pakaian yang bersih dan sederhana.

Untuk tahun 2026, inspirasi ini akan terlihat pada slip dress dari sutra berkualitas tinggi, celana panjang tailored dengan potongan lurus, dan kemeja putih crisp yang sempurna. Kualitas bahan menjadi prioritas utama, dengan fokus pada kain alami seperti katun organik, linen, dan sutra.

Aksesori akan tetap minimalis, mungkin hanya berupa perhiasan emas atau perak sederhana, tas tangan struktural, dan sepatu mules atau strappy sandals. Tampilan ini mengedepankan keanggunan yang bersahaja dan effortless chic, menekankan investasi pada pakaian berkualitas tinggi yang tahan lama.

7. Sentuhan Victorian/Edwardian

Elemen dari era Victorian dan Edwardian, seperti lengan puffy, kerah tinggi, renda, dan detail ruffle, akan muncul di tahun 2026 dengan nuansa romantis yang lebih gelap atau sentuhan gothic. Gaya ini dicirikan oleh siluet rumit dan detail dramatis.

Di tahun 2026, inspirasi ini dapat diwujudkan melalui blus dengan lengan bishop atau puff sleeve yang lebih dramatis, terbuat dari bahan transparan seperti organza atau chiffon. Gaun maxi dengan detail renda atau broderie anglaise akan memberikan kesan romantis yang modern.

Warna-warna yang dominan adalah hitam, putih gading, burgundy, dan hijau zamrud, menciptakan estetika yang lebih moody dan canggih. Aksesori seperti kalung choker bergaya Victorian, anting chandelier, atau sepatu bot bertali akan melengkapi tampilan ini dengan sempurna, memberikan sentuhan dramatis yang elegan.

Pertanyaan & Jawaban Seputar Topik

1. Gaya vintage apa saja yang akan menjadi tren di tahun 2026?

Jawaban: Tujuh gaya vintage yang diprediksi akan tren di tahun 2026 meliputi gaya Flapper era 1920-an, New Look era 1950-an, Mod era 1960-an, Bohemian dan Disco era 1970-an, Power Dressing era 1980-an, Minimalisme era 1990-an, serta sentuhan Victorian/Edwardian.

2. Bagaimana gaya Flapper 1920-an dimodernisasi untuk tahun 2026?

Jawaban: Gaya Flapper 1920-an dimodernisasi dengan gaun koktail potongan drop-waist yang lebih halus, bahan ringan seperti sutra atau satin, dan detail fringe minimalis. Aksesori seperti headband berhias dan sepatu mary jane melengkapi tampilan glamor yang kontemporer.

3. Apa ciri khas "New Look" 1950-an yang diperbarui di tahun 2026?

Jawaban: Ciri khas "New Look" 1950-an di tahun 2026 adalah siluet feminin dengan pinggang ramping dan rok A-line, namun menggunakan bahan yang lebih ringan dan flowy seperti katun poplin atau linen. Penekanan pada kenyamanan dan kepraktisan tetap dipertahankan.

4. Bagaimana gaya minimalis 1990-an diinterpretasikan ulang untuk tren 2026?

Jawaban: Minimalisme 1990-an diinterpretasikan ulang di tahun 2026 dengan fokus pada kualitas bahan tinggi seperti sutra dan katun organik untuk slip dress atau celana tailored. Aksesori minimalis dan penekanan pada keanggunan yang bersahaja menjadi kunci.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |