7 Ide Gaya Street Style ala Anak Muda yang Lagi Tren, Auto Looks Keren

1 month ago 26

Liputan6.com, Jakarta - Gaya street style telah menjadi fenomena global yang tak terpisahkan dari identitas anak muda, menawarkan kebebasan berekspresi melalui padu padan busana sehari-hari yang unik dan trendi. Fenomena ini tidak hanya sekadar tren berpakaian, melainkan juga sebuah budaya yang terus berkembang seiring pengaruh musik hip-hop dan media sosial. Anak muda, khususnya Gen Z, kini semakin mengutamakan kenyamanan dan fungsionalitas dalam berbusana, namun tetap ingin tampil modis dan berkarakter.

Memadukan elemen kasual dengan sentuhan yang lebih personal menjadi kunci utama dalam menciptakan looks keren yang autentik. Dari siluet longgar hingga aksesori yang menonjol, setiap detail memiliki peran penting untuk mengekspresikan diri tanpa batas. Tren fashion anak muda 2026 sendiri cenderung mengarah pada konsep elevated casual, di mana gaya santai tetap terlihat rapi dan berkarakter.

Lantas apa saja ide gaya street style ala anak muda yang lagi tren? Melansir dari berbagai sumber, Jumat (23/1), simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Gaya Oversized dan Siluet Longgar

Gaya oversized atau siluet longgar merupakan salah satu elemen penting dalam street style yang memberikan kesan santai sekaligus trendi. Pakaian longgar seperti kaus oversized, hoodie, dan celana baggy mendominasi pemandangan streetwear di Indonesia, memungkinkan kebebasan bergerak dan teknik layering. Tren ini juga didorong oleh kenyamanan dan keinginan Gen Z untuk mengekspresikan kepribadian tanpa terikat ekspektasi "tubuh sempurna".

Karakteristik utama gaya ini adalah prioritas pada kenyamanan saat bergerak, sambil tetap memberikan kesan seimbang dan tidak "tenggelam" oleh ukuran pakaian yang besar. Atasan yang digunakan biasanya memiliki potongan boxy, bukan kaus regular panjang. Konsep oversize dalam fesyen berarti pakaian sengaja dipotong lebih lebar, lebih panjang, atau lebih besar secara sistematis, bukan sekadar membeli ukuran yang lebih besar.

Untuk mengaplikasikan gaya ini, padukan kaus oversized atau hoodie dengan celana baggy atau cargo pants. Kaus grafis yang versatile dapat menambah kesan playful khas street style remaja. Lengkapi tampilan dengan sneakers ikonik untuk kesan yang semakin menonjol.

2. Techwear: Fungsionalitas Futuristik

Techwear adalah tren street style yang memadukan fungsi dan futurisme, menawarkan estetika canggih dan praktis dengan penggunaan material inovatif. Gaya ini terinspirasi dari seragam militer, pakaian outdoor, hingga perlengkapan taktis, dirancang khusus dengan material tahan air dan tahan angin. Konsep ini berakar dari kritik terhadap fesyen yang tidak bisa praktis sekaligus stylish, sehingga techwear hadir sebagai solusi.

Karakteristik techwear meliputi desain canggih dan material inovatif seperti Gore-Tex, ripstop, atau nilon tahan air, yang tahan terhadap cuaca ekstrem namun tetap ringan dan nyaman. Fokus utamanya adalah fungsionalitas tinggi, seringkali menampilkan banyak kantong tersembunyi dengan ritsleting atau Velcro untuk menyimpan barang-barang penting. Estetika futuristiknya identik dengan warna gelap seperti hitam, abu-abu, atau hijau army, dengan potongan asimetris dan detail urban tactical.

Untuk mengaplikasikan gaya ini, pilih jaket dengan fitur tahan air atau bahan quick-dry. Gunakan celana dengan banyak saku atau detail fungsional, seperti celana kargo yang ringan dan tahan lama. Padukan dengan sneakers berdesain modern atau futuristik untuk melengkapi tampilan yang canggih.

3. Vintage dan Retro dengan Sentuhan Modern (Thrift Culture)

Gaya vintage dan retro kembali populer dengan sentuhan modern, menjadikannya relevan dengan tren saat ini. Budaya thrift di kalangan Gen Z berperan besar dalam menghidupkan kembali fashion lawas, memungkinkan anak muda menciptakan gaya unik dan ramah lingkungan. Thrifting bukan hanya tentang menemukan barang murah, tetapi juga tentang menemukan barang unik dengan cerita di baliknya, yang menawarkan alternatif berarti di tengah dominasi pakaian produksi massal.

Karakteristik gaya ini adalah membangkitkan nostalgia dengan kesan elegan dari tahun 70-80-an. Mencari pakaian bekas di thrift store menjadi cara untuk menciptakan gaya personal yang unik dan ramah lingkungan, mendukung ekonomi sirkular dan keberlanjutan lingkungan. Hal ini memungkinkan perpaduan elemen fashion dari era sebelumnya dengan tren kontemporer.

Untuk mengaplikasikan gaya ini, berburu jaket denim atau bomber yang memberikan kesan vintage. Padukan dengan kaus polos dan celana jeans untuk gaya simpel namun stylish. Tambahkan aksesori yang sesuai dengan era vintage atau retro untuk memperkuat tampilan, seperti jam tangan simpel atau kalung rantai tipis.

4. Monokrom dan Earth Tone: Elegan dan Abadi

Gaya monokrom (hitam-putih) dan earth tone (warna-warna kalem seperti cokelat) menawarkan kesan elegan dan tidak lekang oleh waktu. Pilihan warna netral ini mudah dipadukan dan cocok untuk tampilan formal maupun semi-formal. Memilih warna dasar seperti hitam, putih, atau khaki dapat menjadi fondasi yang kuat untuk gaya ini.

Meskipun warnanya terkesan monoton, kaus yang dipilih bisa memiliki grafis yang mencolok untuk menambah karakter pada tampilan. Gaya earth tone, yang meliputi warna cokelat, krem, olive, dan terracotta, sangat cocok untuk memberikan tampilan hangat dan modis. Keduanya akan menampilkan kesan elegan sehingga menunjang style formal maupun semi-formal.

Untuk mengaplikasikan gaya ini, padukan kaus polos dan celana panjang warna hitam, lalu tambahkan jaket bomber untuk tampilan cool. Gunakan outer cokelat, kaus putih polos, dan celana hitam untuk layered outfit yang berkarakter. Lengkapi dengan sepatu dan tas hitam, atau aksesori warna beige untuk menyempurnakan penampilan.

5. Athleisure/Sporty Chic: Nyaman dan Stylish

Gaya athleisure menggabungkan kenyamanan pakaian olahraga dengan sentuhan fashion yang stylish, cocok untuk aktivitas sehari-hari maupun hangout . Tren ini dipengaruhi oleh athleisure dan streetwear global, di mana anak muda Indonesia mulai mengenakan pakaian yang lebih stylish dan nyaman seperti sneakers dan hoodie. Athleisure telah berkembang dari sekadar tren menjadi gaya hidup, menawarkan perpaduan kenyamanan dan fesyen yang disengaja.

Karakteristiknya mengutamakan kenyamanan dan fungsionalitas pakaian olahraga, memadukan elemen sporty seperti sneakers, hoodie, dan celana jogger dengan gaya kasual. Pilihan warna cerah atau motif ceria dapat meningkatkan semangat dan tampilan sporty. Tren ini juga menunjukkan bagaimana pakaian olahraga dapat diangkat menjadi lebih berkelas dengan paduan yang tepat.

Untuk mengaplikasikan gaya ini, padukan kaus lengan panjang dengan celana sweat dry curved untuk tampilan sporty dan santai. Gunakan jaket puffer yang ringan namun hangat dengan rok model celana mini sweat dry untuk tampilan cute dan praktis. Lengkapi dengan sneakers ikonik dan aksesori seperti topi bucket atau sling bag untuk kesan yang lebih standout.

6. Layering (Teknik Penumpukan Pakaian) yang Kreatif

Layering adalah salah satu prinsip fundamental dalam streetwear yang memungkinkan penciptaan variasi dan kedalaman pada sebuah outfit. Teknik ini sangat populer di Indonesia, seringkali menggabungkan kaus di bawah jaket, hoodie dengan kaus lengan panjang, atau outerwear oversized di atas bawahan kasual. Teknik layering bukan hanya membuat pakaian lebih menarik secara visual, tetapi juga memberikan kebebasan berekspresi dan eksplorasi gaya pribadi.

Tujuan utama dari gaya layering adalah menampilkan outfit dengan mengombinasikan dua pakaian dengan ragam tekstur, warna, dan pola, sekaligus menambah kenyamanan dan fleksibilitas dalam berpakaian, terutama saat cuaca tidak menentu. Ini menciptakan tampilan yang lebih kompleks dan menarik secara visual, serta memungkinkan penyesuaian dengan perubahan suhu. Gaya elevated casual yang menjadi tren fashion anak muda 2026 juga menonjolkan layering sederhana.

Untuk mengaplikasikan teknik ini, mulailah dengan lapisan yang lebih tipis di bagian dalam, lalu gunakan pakaian yang lebih substansial di bagian luar, misalnya kaus, lalu hoodie, dan diakhiri dengan jaket. Coba layering style dengan jaket hoodie dan kemeja flanel sebagai luaran. Padukan kaus grafis dengan jaket bomber, atau kaus lengan panjang dengan kaus lengan pendek sebagai luaran. Pilih celana hitam berpotongan regular fit untuk menjaga proporsi saat menggunakan layered outfit.

7. Aksesori sebagai Penunjang Karakter Personal

Aksesori adalah detail kecil yang memiliki dampak besar pada gaya streetwear, mampu memisahkan gaya yang biasa dari yang luar biasa. Topi, sneakers, jaket oversized, atau aksesori mencolok sering menjadi andalan untuk memperkuat karakter street style. Aksesori dapat melengkapi penampilan dan menambah karakter personal, menciptakan statement yang menarik perhatian.

Karakteristik aksesori yang efektif adalah kemampuannya untuk menunjukkan perhatian terhadap detail dan menambahkan elemen elevasi pada tampilan. Bahkan tas pinggang atau bum bag bisa menjadi item kekinian yang stylish untuk gaya kasual. Pemilihan aksesori yang tepat dapat membuat tampilan Anda terlihat lebih terdefinisi dan disengaja.

Beberapa item aksesori populer meliputi sepatu sneakers ikonik yang mudah dipadukan dengan berbagai jenis pakaian. Topi bucket dan tas sling bag dapat menjadi pelengkap penampilan street style yang praktis dan stylish. Perhiasan seperti kalung, gelang rantai, dan cincin perak dapat menambah sentuhan akhir, sementara kacamata hitam memberikan kesan edgy dan cool.

Pertanyaan & Jawaban Seputar Ide Gaya Street Style ala Anak Muda yang Lagi Tren

1. Apa itu gaya street style oversized?

Jawaban: Gaya oversized adalah tren street style yang menggunakan pakaian dengan potongan sengaja lebih lebar, panjang, atau besar secara sistematis untuk menciptakan kesan santai, nyaman, dan trendi, bukan sekadar membeli ukuran yang lebih besar.

2. Bagaimana cara mengaplikasikan gaya techwear?

Jawaban: Untuk mengaplikasikan gaya techwear, pilih jaket tahan air atau bahan quick-dry, gunakan celana dengan banyak saku fungsional, dan padukan dengan sneakers berdesain modern atau futuristik.

3. Mengapa thrift culture populer dalam street style vintage?

Jawaban: Thrift culture populer karena memungkinkan anak muda menciptakan gaya unik, ramah lingkungan, dan menemukan barang dengan cerita di baliknya, mendukung ekonomi sirkular dan keberlanjutan.

4, Apa itu gaya athleisure?

Jawaban: Gaya athleisure menggabungkan kenyamanan pakaian olahraga dengan sentuhan fashion stylish, cocok untuk aktivitas sehari-hari maupun hangout, memadukan elemen sporty dengan gaya kasual.

5. Aksesori apa saja yang penting untuk menunjang street style?

Jawaban: Aksesori penting untuk menunjang street style meliputi sepatu sneakers ikonik, topi bucket, tas sling bag, perhiasan seperti kalung atau gelang rantai, dan kacamata hitam untuk menambah karakter personal.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |