Liputan6.com, Jakarta - Jamur pada karet mesin cuci adalah masalah umum yang sering dihadapi banyak rumah tangga. Kelembapan yang tinggi dan sisa deterjen yang menumpuk menjadi kondisi ideal bagi jamur untuk tumbuh subur di area ini, terutama pada mesin cuci bukaan depan. Kehadiran jamur tidak hanya mengganggu estetika, tetapi juga dapat menyebabkan bau tidak sedap pada pakaian dan bahkan memicu masalah kesehatan.
Mengatasi jamur di karet mesin cuci tidak selalu harus menggunakan bahan kimia keras. Banyak solusi alami yang terbukti efektif dan aman untuk membersihkan area ini, sekaligus menjaga kualitas mesin cuci Anda. Dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di dapur, Anda bisa mengembalikan kebersihan dan kesegaran mesin cuci tanpa khawatir risiko kerusakan. Lantas bagaimana cara menghilangkan jamur di karet mesin cuci secara alami dan aman? Melansir dari berbagai sumber, Sabtu (23/1), simak ulasan informasinya berikut ini.
1. Cuka Putih
Cuka putih dikenal luas sebagai bahan pembersih alami yang sangat efektif, terutama untuk mesin cuci. Sifat asam alami yang terkandung di dalamnya mampu membasmi bakteri dan jamur penyebab bau tidak sedap, serta melarutkan residu deterjen yang sering menempel pada karet mesin cuci. Pembersihan rutin dengan cuka putih sangat krusial untuk mencegah pertumbuhan lumut dan jamur yang dapat menimbulkan bau apek.
Untuk membersihkan karet mesin cuci, pastikan mesin dalam keadaan kosong. Tuangkan cuka putih ke dalam botol semprot, lalu semprotkan secara merata ke seluruh permukaan karet pintu yang berjamur. Diamkan beberapa saat agar cuka bekerja melarutkan jamur dan kotoran.
Setelah didiamkan, lap karet dengan kain mikrofiber bersih hingga jamur dan kotoran terangkat. Anda mungkin akan menemukan buih, jamur, dan bahkan rambut saat mengelap gasket karet. Untuk pembersihan tabung mesin cuci yang lebih mendalam, tuangkan 2-3 gelas cuka putih ke dalam tabung kosong, lalu jalankan siklus pencucian dengan suhu air terpanas dan pengaturan putaran terpanjang tanpa pakaian.
2. Baking Soda
Baking soda, atau soda kue, merupakan bahan alami lain yang sangat berguna untuk menjaga kebersihan mesin cuci. Dikenal sebagai penghilang bau alami, baking soda juga membantu melarutkan lemak dan memiliki sifat antijamur yang efektif mencegah pertumbuhan mikroorganisme di dalam mesin cuci.
Untuk membersihkan karet yang berjamur, buatlah pasta kental dari baking soda dan sedikit air. Oleskan pasta ini pada area karet mesin cuci yang terkena jamur, lalu biarkan selama sekitar 15-30 menit agar baking soda dapat bekerja menyerap bau dan melonggarkan jamur.
Setelah itu, gunakan sikat gigi bekas atau spons non-abrasif untuk menggosok area yang berjamur dengan lembut. Kemudian, lap bersih dengan kain lembap. Untuk pembersihan tabung mesin cuci secara menyeluruh, tuangkan 1 cangkir baking soda ke dalam tabung kosong, lalu jalankan siklus panas terpanjang. Campuran ini sangat efektif menghilangkan bau dan residu deterjen tanpa merusak mesin.
3. Kombinasi Cuka Putih dan Baking Soda
Menggabungkan cuka putih dan baking soda merupakan metode yang sangat ampuh untuk membersihkan mesin cuci dan menghilangkan jamur. Kedua bahan ini bekerja secara sinergis; cuka melarutkan kotoran dan membunuh jamur, sementara baking soda menyerap bau dan memberikan efek abrasif ringan untuk mengangkat noda.
Mulailah dengan menyemprotkan cuka putih ke seluruh permukaan karet pintu mesin cuci yang berjamur, lalu biarkan selama 10-15 menit. Setelah itu, taburkan baking soda di atas area yang telah disemprot cuka. Reaksi antara cuka dan baking soda akan menciptakan busa yang membantu mengangkat kotoran yang menempel.
Gunakan sikat gigi bekas atau kain mikrofiber untuk menggosok jamur dan kotoran yang menempel pada karet, fokuskan pada lipatan dan celah tempat jamur sering menumpuk. Kemudian, lap bersih dengan kain lembap untuk menghilangkan sisa campuran dan jamur yang terangkat. Untuk pembersihan tabung, setelah membersihkan bagian dalam drum dengan cuka putih, tambahkan setengah cangkir baking soda ke dalam drum dan jalankan kembali mesin cuci menggunakan pengaturan waktu dan suhu air yang sama.
4. Hidrogen Peroksida
Hidrogen peroksida (H2O2) adalah oksidan kuat yang aman dan alami, efektif untuk membunuh virus, bakteri, dan jamur. Larutan hidrogen peroksida 3% yang umum dijual di apotek dapat digunakan sebagai pembersih dan desinfektan yang handal untuk area karet mesin cuci.
Untuk pembersihan karet, Anda bisa mencampurkan hidrogen peroksida 3% dengan air agar teksturnya lebih encer, atau langsung menuangkannya ke kain bersih. Lap area karet mesin cuci yang berjamur dengan kain yang sudah dibasahi hidrogen peroksida, lalu biarkan selama beberapa menit agar hidrogen peroksida bekerja membunuh jamur.
Setelah didiamkan, bilas area tersebut dengan kain lembap bersih. Untuk pembersihan menyeluruh pada tabung mesin cuci, tuangkan 2 gelas H2O2 3% ke tabung kosong, lalu jalankan siklus terpanas tanpa pakaian. Setelah selesai, lap kembali karet pintu dengan H2O2 untuk mencegah jamur tumbuh kembali.
5. Sitrun (Asam Sitrat)
Sitrun, atau asam sitrat, berasal dari fermentasi alami buah-buahan seperti lemon dan jeruk nipis, menjadikannya pilihan pembersih yang ramah lingkungan. Kandungan asam sitratnya memiliki kemampuan luar biasa untuk mengangkat noda dan kotoran yang membandel. Selain itu, sifat antibakteri dan antimikrobanya sangat efektif dalam menghilangkan bakteri, kuman, dan jamur.
Untuk membersihkan karet mesin cuci, larutkan beberapa sendok makan bubuk sitrun dalam sedikit air hangat untuk membuat pasta atau larutan kental. Oleskan pasta atau larutan sitrun ini pada area karet yang berjamur, lalu biarkan selama 15-30 menit agar zat aktifnya bekerja maksimal.
Gunakan sikat gigi bekas untuk menggosok jamur dengan lembut hingga terangkat. Setelah itu, lap bersih dengan kain lembap. Untuk pembersihan tabung mesin cuci, Anda bisa menjalankan program pencucian menggunakan air panas setelah menambahkan sitrun ke dalam tabung, guna membersihkan sisa-sisa deterjen dan kerak yang menumpuk.
6. Lemon dan Garam
Kombinasi lemon dan garam menawarkan solusi alami yang efektif untuk membersihkan noda jamur pada karet mesin cuci. Asam sitrat dari lemon berfungsi sebagai agen pembersih dan antibakteri, sementara garam bertindak sebagai abrasif ringan yang membantu menggosok dan mengangkat jamur.
Untuk membuat pasta pembersih, peras beberapa buah lemon untuk mendapatkan jusnya, lalu campurkan dengan garam hingga membentuk pasta kental. Oleskan pasta lemon dan garam ini secara merata pada area karet mesin cuci yang berjamur.
Biarkan pasta menempel pada jamur selama minimal 30 menit hingga satu jam. Asam dari lemon akan bekerja melarutkan jamur, dan garam akan membantu mengangkatnya. Setelah itu, gunakan sikat gigi bekas atau spons untuk menggosok area tersebut dengan lembut, lalu lap bersih dengan kain lembap untuk hasil maksimal.
7. Boraks
Boraks, atau natrium tetraborat, adalah garam mineral alami yang dikenal memiliki khasiat pembersih. Boraks dapat membantu menghilangkan noda dan jamur, serta merupakan pilihan yang aman dan ekonomis.
Untuk membersihkan karet mesin cuci yang berjamur, buatlah pasta dari boraks dan sedikit air. Oleskan pasta boraks ini pada area karet yang berjamur dan biarkan menempel selama 15-30 menit agar zat aktifnya bekerja optimal.
Gunakan sikat gigi bekas atau spons untuk menggosok jamur dengan lembut. Boraks akan membantu mengangkat noda dan membunuh jamur secara efektif. Setelah itu, bilas area tersebut dengan kain lembap bersih untuk menghilangkan sisa boraks. Untuk pembersihan tabung mesin cuci, tambahkan ½ cangkir hingga 1 cangkir boraks ke dalam mesin cuci Anda dan jalankan siklus pencucian biasa.
Pertanyaan & Jawaban Seputar Cara Menghilangkan Jamur di Karet Mesin Cuci Secara Alami dan Aman
1. Mengapa karet mesin cuci sering berjamur?
Jawaban: Karet mesin cuci sering berjamur karena kelembapan tinggi dan sisa deterjen yang menumpuk, menciptakan lingkungan ideal bagi pertumbuhan jamur.
2. Bahan alami apa saja yang efektif menghilangkan jamur di karet mesin cuci?
Jawaban: Bahan alami yang efektif meliputi cuka putih, baking soda, hidrogen peroksida, sitrun, kombinasi lemon dan garam, serta boraks.
3. Bagaimana cara mencegah jamur tumbuh kembali di karet mesin cuci?
Jawaban: Mencegah jamur dapat dilakukan dengan membersihkan karet secara rutin, mengeringkannya setelah penggunaan, dan membiarkan pintu mesin cuci sedikit terbuka setelah selesai mencuci.
4. Apakah aman menggunakan cuka dan baking soda bersamaan untuk membersihkan mesin cuci?
Jawaban: Ya, kombinasi cuka putih dan baking soda sangat aman dan efektif. Keduanya bekerja sinergis untuk melarutkan kotoran, membunuh jamur, dan menghilangkan bau.
5. Seberapa sering karet mesin cuci harus dibersihkan dari jamur?
Jawaban: Disarankan untuk membersihkan karet mesin cuci setidaknya sebulan sekali, atau lebih sering jika Anda sering mencuci atau tinggal di daerah lembap, untuk mencegah pertumbuhan jamur.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476914/original/062753400_1768803122-tips_ternak_ikan_nila__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479122/original/031799500_1768969304-teras_rumah_penuh_dengan_lumut_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501741/original/018482500_1770954839-unnamed__20_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510386/original/056051100_1771827221-Menambal_Panci_Bolong_dengan_Pasta_Gigi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510260/original/034248300_1771824015-Tempat_Tidur_Multifungsi_dengan_Laci_Penyimpanan_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399654/original/024759900_1761986069-unnamed_-_2025-11-01T153047.261.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466583/original/088057600_1767848985-kulkas_stailess.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3453887/original/059861500_1620644690-Photo_1_-_Inspirasi_Warna_Idul_Fitri_dari_Dulux_yang_Berikan_Ketenangan_Hati.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509150/original/021878200_1771658832-WhatsApp_Image_2026-02-21_at_14.12.22.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5007237/original/075205400_1731658154-cara-menghilangkan-bau-bangkai-tikus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443901/original/078602300_1765764990-Tikus_berkeliaran_di_sampah_dapur__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508739/original/032699400_1771591675-Kandang_Burung_di_Teras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2216745/original/005505100_1526533221-_2__776314-bagian-dapur-yang-jorok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505002/original/062992800_1771317781-desain_kebun_sayur_gang_sempit__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500598/original/060036200_1770871666-ilustrasi_tandon_air__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493186/original/056821500_1770196927-Rak_Bertingkat_untuk_Simpan_Wadah_Makanan_di_Dapur_Sempit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5222470/original/049368400_1747396063-id-11134207-7rbke-m6f5pkcsms2v3e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501745/original/014373900_1770954841-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472800/original/077444100_1768376283-Lemari_Gantung_Melayang__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507059/original/099938800_1771482380-4ecc2106-4248-48f3-9cff-1293b05419e0.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429292/original/062234400_1764579561-Tanaman_Cabai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397519/original/027419100_1761810681-Galvanis_dan_Stainless.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220943/original/011844600_1668039398-Kripto_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133406/original/5400_1739534519-DALL__E_2025-02-14_19.00.40_-_A_vibrant_digital_illustration_showcasing_multiple_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___Do.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4372917/original/005900600_1679903027-27_maret_2023-1.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415133/original/051205500_1763361754-Unsplash_-James_Tiono.jpg)
