7 Cara Ampuh Menghilangkan Bau Apek pada Pakaian yang Sudah Lama Disimpan

1 month ago 25
  • Apa penyebab utama bau apek pada pakaian yang sudah lama disimpan?
  • Apakah cuka putih atau baking soda aman digunakan untuk menghilangkan bau apek pada pakaian?
  • Bagaimana cara mencegah bau apek muncul kembali pada pakaian di lemari?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Bau apek pada pakaian yang sudah lama tersimpan di lemari adalah masalah umum yang kerap mengganggu. Aroma tidak sedap ini sering disebabkan oleh pertumbuhan jamur dan bakteri akibat kelembapan yang terperangkap di serat kain atau lingkungan penyimpanan yang kurang ideal. Kondisi ini membuat pakaian terasa tidak segar, bahkan setelah dicuci, dan dapat menurunkan rasa percaya diri saat dikenakan.

Meskipun demikian, Anda tidak perlu khawatir. Ada berbagai solusi efektif untuk mengatasi masalah bau apek ini, mulai dari memanfaatkan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di rumah hingga teknik penjemuran dan penyimpanan yang tepat. Dengan menerapkan cara-cara ini, pakaian Anda dapat kembali segar dan nyaman digunakan. Lantas bagaimana cara ampuh menghilangkan bau apek pada pakaian yang sudah lama disimpan? Melansir dari berbagai sumber, Rabu (21/1), simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Mencuci Ulang dengan Cuka Putih

Cuka putih dikenal sebagai bahan alami yang sangat efektif dalam menghilangkan bau apek pada pakaian. Sifat asamnya mampu memecah molekul bau serta membunuh bakteri dan jamur penyebab bau apek. Selain itu, cuka juga membantu membersihkan residu deterjen yang mungkin tertinggal di serat kain, yang juga bisa menjadi pemicu bau tidak sedap.

Penggunaan cuka putih sangat fleksibel, bisa ditambahkan langsung saat pencucian atau digunakan untuk perendaman intensif. Untuk bau apek yang membandel, perendaman semalaman dalam larutan cuka bisa menjadi solusi ampuh. Aroma cuka akan menguap sepenuhnya saat pakaian kering, meninggalkan kesegaran tanpa bau asam.

  • Pencucian Langsung: Tambahkan sekitar lima cangkir cuka putih bersama deterjen ke dalam bak cucian, atau tuang seperempat hingga setengah gelas cuka putih pada tahap pembilasan di mesin cuci.
  • Perendaman: Untuk bau apek yang sangat kuat, rendam pakaian dalam larutan air dan cuka selama 30 menit hingga satu jam, atau bahkan semalaman. Setelah direndam, cuci pakaian seperti biasa dengan deterjen.
  • Semprotan (Tanpa Mencuci): Campurkan 1 bagian cuka putih dengan 2 bagian air dalam botol semprot. Tambahkan beberapa tetes minyak esensial untuk aroma segar. Semprotkan tipis-tipis ke area pakaian yang berbau, lalu biarkan kering secara alami.

2. Memanfaatkan Baking Soda (Soda Kue)

Baking soda merupakan bahan alami lain yang sangat ampuh dalam menyerap dan menetralkan bau apek. Sifat basanya bekerja dengan menetralkan asam penyebab bau apek dan menyerap minyak yang dapat menimbulkan aroma tidak sedap pada pakaian. Bahan ini aman digunakan dan tidak akan merusak serat kain.

Penggunaan baking soda dapat dilakukan saat mencuci atau bahkan tanpa mencuci ulang pakaian. Untuk pakaian yang sudah kering namun masih berbau samar, menaburkan baking soda secara langsung bisa menjadi solusi cepat dan praktis. Metode ini membantu mengangkat bau tanpa perlu proses pencucian yang memakan waktu.

  • Saat Mencuci: Tambahkan sekitar setengah cangkir baking soda ke dalam mesin cuci bersama deterjen. Taburkan langsung ke atas pakaian di dalam mesin cuci, bukan ke kompartemen deterjen.
  • Perendaman: Rendam pakaian selama 30 menit dalam air hangat yang dicampur setengah cangkir baking soda.
  • Taburkan Langsung (Tanpa Mencuci): Bentangkan pakaian di permukaan datar, taburkan tiga hingga lima sendok baking soda di atas kain, dan diamkan semalaman. Setelah itu, bersihkan sisa bubuk dengan sikat halus dan jemur kembali pakaian agar hasilnya lebih maksimal.

3. Penjemuran di Bawah Sinar Matahari Langsung

Sinar matahari adalah cara alami yang sangat efektif untuk menghilangkan bau apek karena radiasi UV-nya dapat membunuh bakteri dan jamur penyebab bau. Selain itu, sinar UV juga membantu menguapkan sisa bau dari keringat atau deterjen yang mungkin masih menempel pada serat kain. Proses ini tidak hanya menghilangkan bau tetapi juga memberikan kesegaran alami pada pakaian.

Menjemur pakaian di bawah sinar matahari langsung juga merupakan langkah pencegahan yang baik agar bau apek tidak muncul kembali. Pastikan pakaian dijemur di area terbuka dengan sirkulasi udara yang baik. Jika cuaca tidak memungkinkan, menjemur di tempat berventilasi baik juga dapat membantu mengurangi kelembapan.

  • Jemur pakaian di area terbuka yang terkena sinar matahari langsung selama beberapa jam hingga benar-benar kering.
  • Jika cuaca mendung atau tidak ada sinar matahari, jemur di area yang memiliki ventilasi udara yang baik, seperti balkon atau teras rumah.
  • Gantung pakaian secara terbalik agar warna tidak cepat pudar dan pastikan ada jarak antar pakaian agar udara dapat mengalir merata.

4. Menggunakan Air Perasan Lemon

Lemon memiliki kandungan asam sitrat yang berfungsi sebagai antibakteri alami dan sangat ampuh untuk menghilangkan bau apek. Selain itu, lemon juga dapat membantu mengangkat sisa deterjen yang menempel pada pakaian. Aroma segarnya memberikan efek wangi alami tanpa perlu pewangi buatan.

Penggunaan air perasan lemon sangat cocok untuk pakaian yang berbau apek ringan dan dapat dilakukan dengan mudah di rumah. Anda bisa mencampurkannya dengan air cucian atau deterjen untuk hasil yang optimal. Setelah proses ini, pakaian akan terasa lebih bersih dan beraroma segar.

  • Perendaman: Campurkan setengah gelas air perasan lemon ke air cucian. Masukkan pakaian yang bau apek ke dalam larutan air lemon dan diamkan selama sekitar 30 menit hingga 1 jam.
  • Pencucian: Campurkan satu sendok deterjen dengan satu gelas air perasan lemon, lalu tuang ke dalam bak atau ember. Rendam baju selama 15-30 menit, lalu lanjutkan proses cuci dan bilas seperti biasa.
  • Setelah direndam atau dicuci, bilas dengan air bersih dan cuci pakaian seperti biasa.

5. Mencuci dengan Air Hangat dan Garam

Kombinasi air hangat dan garam dapat menjadi solusi efektif untuk menghilangkan bau apek pada pakaian. Garam memiliki sifat penyerap yang dapat menarik kelembapan dan bau dari serat kain, serta memiliki sifat antibakteri alami. Air hangat membantu membuka serat kain sehingga garam dapat bekerja lebih maksimal.

Metode ini sangat sederhana dan dapat diaplikasikan pada berbagai jenis pakaian yang berbau apek. Setelah direndam dalam larutan air hangat dan garam, pakaian akan terasa lebih bersih dan segar. Pastikan untuk membilas pakaian hingga bersih setelah proses perendaman.

  • Campurkan 2-3 sendok makan garam ke dalam air hangat.
  • Rendam pakaian yang bau apek dalam larutan ini selama 30 menit hingga satu jam.
  • Setelah direndam, bilas pakaian dengan air bersih dan lanjutkan mencuci seperti biasa dengan deterjen.

6. Menyetrika dengan Setelan Uap

Jika pakaian sudah kering namun masih tercium bau samar, menyetrika dengan setelan uap dapat menjadi solusi cepat. Panas tinggi dari uap efektif membunuh sisa bakteri dan jamur di serat kain, sekaligus mengangkat sisa bau yang menempel. Metode ini sangat berguna untuk pakaian yang tidak perlu dicuci ulang secara keseluruhan.

Setrika uap bekerja dengan menembus serat kain, menghilangkan kelembapan yang terperangkap, dan menetralkan bau. Ini adalah cara yang efisien untuk menyegarkan pakaian tanpa harus melalui proses pencucian dan pengeringan yang panjang. Pastikan pakaian dalam kondisi setengah kering untuk hasil maksimal.

  • Gunakan setrika yang memiliki setelan uap atau setrika uap.
  • Setrika pakaian yang sudah dalam kondisi setengah kering untuk hasil yang lebih maksimal.
  • Panas uap akan menembus serat kain dan menetralkan bau yang tersisa.

7. Menggunakan Pewangi Alami di Lemari Penyimpanan

Untuk mencegah bau apek kembali muncul dan menjaga kesegaran pakaian yang sudah bersih, penggunaan pewangi alami di lemari penyimpanan sangat dianjurkan. Bahan-bahan alami ini tidak hanya memberikan aroma segar tetapi juga dapat menyerap kelembapan penyebab bau. Ini adalah langkah penting dalam perawatan pakaian jangka panjang.

Pewangi alami seperti bubuk kopi, kulit jeruk kering, atau daun pandan dapat ditempatkan di antara tumpukan pakaian atau digantung di dalam lemari. Selain itu, silica gel juga efektif menyerap uap air, menjaga area penyimpanan tetap kering dan terhindar dari jamur. Pastikan lemari memiliki sirkulasi udara yang baik dan tidak lembap.

  • Bubuk Kopi atau Kulit Jeruk Kering: Masukkan bubuk kopi atau kulit jeruk yang sudah dikeringkan ke dalam kantong kertas, lalu gantung di tempat penyimpanan pakaian atau letakkan di antara tumpukan pakaian. Bubuk kopi efektif menyerap bau lembap dan menetralkan bau.
  • Daun Pandan atau Silica Gel: Letakkan daun pandan segar atau silica gel di dalam lemari untuk menyerap kelembapan dan memberikan aroma segar. Silica gel bekerja dengan menyerap uap air di sekitar baju, menjaga area penyimpanan tetap kering dan terhindar dari jamur.
  • Pastikan lemari pakaian bersih, tidak lembap, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Hindari menyimpan pakaian dalam kantong plastik karena dapat memerangkap kelembapan.

Pertanyaan & Jawaban Seputar Topik

1. Apa penyebab utama bau apek pada pakaian yang sudah lama disimpan?

Jawaban: Bau apek pada pakaian umumnya disebabkan oleh pertumbuhan jamur dan bakteri akibat kelembapan yang terperangkap di serat kain atau lingkungan penyimpanan yang kurang baik.

2. Apakah cuka putih atau baking soda aman digunakan untuk menghilangkan bau apek pada pakaian?

Jawaban: Ya, cuka putih dan baking soda adalah bahan alami yang aman dan sangat efektif. Cuka putih dapat memecah molekul bau dan membunuh bakteri, sementara baking soda menyerap dan menetralkan bau.

3. Bagaimana cara mencegah bau apek muncul kembali pada pakaian di lemari?

Jawaban: Untuk mencegah bau apek, pastikan pakaian benar-benar kering sebelum disimpan, gunakan pewangi alami seperti bubuk kopi atau silica gel di lemari, dan pastikan lemari memiliki sirkulasi udara yang baik serta tidak lembap.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |