5 Tips Jitu Simpan Kol di Kulkas Supaya Tidak Layu, Tetap Segar Berminggu-minggu

3 weeks ago 16

Liputan6.com, Jakarta - Pernahkah Anda merasa kesal karena kol yang baru dibeli cepat layu di kulkas? Menjaga kesegaran sayuran, termasuk kol, memang menjadi tantangan tersendiri bagi banyak rumah tangga. Padahal, kol yang segar adalah kunci untuk menghasilkan masakan yang lezat dan kaya nutrisi.

Untuk mengatasi masalah kol yang mudah layu, diperlukan teknik penyimpanan yang tepat di kulkas. Dengan metode yang benar, kol dapat bertahan segar dan renyah lebih lama, bahkan hingga berminggu-minggu. Ini tidak hanya menghemat pengeluaran, tetapi juga memastikan Anda selalu memiliki bahan makanan berkualitas di dapur.

Liputan6 akan membagikan lima tips jitu simpan kol di kulkas supaya tidak layu, memastikan sayuran Anda tetap prima untuk berbagai hidangan. Ikuti panduan lengkap ini untuk memaksimalkan kesegaran kol dan mengurangi pemborosan makanan di rumah Anda. Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut, Rabu (28/1/2026).

1. Jangan Dicuci atau Dipotong Sebelum Disimpan

Salah satu langkah krusial dalam menjaga kesegaran kol adalah dengan tidak mencuci atau memotongnya sebelum masuk ke dalam kulkas. Proses pencucian dapat meninggalkan kelembapan berlebih pada kol, yang secara signifikan meningkatkan risiko pertumbuhan jamur dan mempercepat proses pembusukan.

Selain itu, memotong kol sebelum disimpan juga tidak disarankan. Tindakan ini dapat mempercepat hilangnya kandungan vitamin C yang penting dalam kol, sekaligus membuat kol lebih rentan terhadap pembusukan dini.

Oleh karena itu, pastikan kol yang baru Anda beli langsung disimpan dalam kondisi utuh dan kering. Biarkan kol tetap dalam bentuk aslinya hingga saat Anda benar-benar akan menggunakannya untuk memasak.

2. Bungkus dengan Kantung Plastik Longgar atau Plastic Wrap

Setelah memastikan kol tidak dicuci atau dipotong, langkah selanjutnya adalah membungkusnya dengan benar. Untuk kol utuh, sangat dianjurkan untuk membungkusnya menggunakan kantung plastik longgar atau plastic wrap.

Dengan menjaga kelembapan, kol tidak akan mudah mengering dan layu, sehingga teksturnya tetap renyah saat akan digunakan. Penting untuk menggunakan kantung plastik yang longgar atau memiliki beberapa lubang kecil.

Penyimpanan kol dalam wadah kedap udara atau kantung plastik besar juga membantu menjaga kelembapan alaminya, seperti yang disarankan oleh para ahli kuliner. Teknik ini merupakan salah satu tips simpan kol di kulkas supaya tidak layu yang paling efektif.

3. Simpan di Laci Kulkas (Crisper Drawer)

Laci kulkas, atau yang sering disebut crisper drawer, adalah lokasi penyimpanan ideal untuk kol karena dirancang khusus untuk sayuran. Area ini memiliki kemampuan untuk menjaga tingkat kelembapan yang stabil dan suhu yang dingin secara konsisten.

Suhu optimal untuk menyimpan kol dan sayuran lainnya di kulkas adalah sekitar 1-4°C (34-39°F). Menempatkan kol di laci crisper dengan pengaturan kelembapan yang tepat dapat membantu mempertahankan kesegarannya hingga beberapa minggu.

Memanfaatkan fungsi laci crisper secara maksimal adalah kunci penting dari tips simpan kol di kulkas supaya tidak layu. Pastikan laci tidak terlalu penuh agar sirkulasi udara tetap optimal di dalamnya.

4. Buang Daun Luar yang Layu/Rusak dan Hindari Memar

Sebelum menyimpan kol, luangkan waktu sejenak untuk memeriksa kondisinya. Penting untuk membuang daun-daun terluar yang sudah terlihat layu atau rusak. Daun yang rusak atau layu dapat menjadi pemicu awal proses pembusukan yang kemudian bisa menyebar ke seluruh bagian kol, mengurangi masa simpannya.

Selain itu, penanganan kol harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari memar. Kerusakan fisik pada kol, seperti memar, dapat merusak sel-selnya dan mempercepat proses layu. Memar juga berpotensi mengurangi kandungan vitamin C yang ada dalam kol, sehingga kualitas nutrisinya menurun.

Meminimalkan kerusakan fisik pada kol adalah bagian integral dari tips simpan kol di kulkas supaya tidak layu. Pastikan kol ditangani dengan lembut mulai dari saat pembelian hingga penyimpanan di kulkas.

5. Hindari Menyimpan Bersama Buah Penghasil Gas Etilen

Salah satu faktor yang sering terabaikan dalam penyimpanan kol adalah keberadaan buah-buahan tertentu. Beberapa jenis buah, seperti apel dan pisang, dikenal sebagai penghasil gas etilen yang tinggi. Gas etilen ini berfungsi sebagai hormon pematangan alami, yang dapat mempercepat proses pematangan dan pembusukan pada sayuran di sekitarnya, termasuk kol.

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menghindari menyimpan kol di dekat buah-buahan penghasil gas etilen di dalam kulkas. Kol termasuk jenis sayuran yang sensitif terhadap gas etilen, sehingga pemisahan ini sangat penting untuk menjaga kesegarannya.

Memisahkan kol dari sumber gas etilen akan membantu mempertahankan kesegarannya lebih lama dan mencegah kol cepat layu. Pastikan untuk menempatkan kol di area kulkas yang terpisah dari buah-buahan tersebut sebagai bagian dari tips simpan kol di kulkas supaya tidak layu.

People Also Ask

1. Mengapa kol tidak boleh dicuci atau dipotong sebelum disimpan?

Jawaban: Kol tidak boleh dicuci karena kelembapan dapat memicu pertumbuhan jamur dan pembusukan, sementara memotongnya dapat mempercepat hilangnya vitamin C dan pembusukan.

2. Bagaimana cara terbaik membungkus kol saat disimpan di kulkas?

Jawaban: Kol utuh sebaiknya dibungkus dengan kantung plastik longgar atau plastic wrap untuk mempertahankan kelembapan alami dan memungkinkan sirkulasi udara.

3. Di bagian mana di kulkas kol sebaiknya disimpan?

Jawaban: Kol paling baik disimpan di laci kulkas (crisper drawer) karena area ini dirancang untuk menjaga tingkat kelembapan dan suhu yang stabil.

4. Buah apa yang harus dihindari penyimpanannya di dekat kol?

Jawaban: Hindari menyimpan kol di dekat buah-buahan penghasil gas etilen seperti apel dan pisang, karena gas ini dapat mempercepat pembusukan kol.

5. Apa yang harus dilakukan pada daun kol yang layu sebelum disimpan?

Jawaban: Sebelum menyimpan, periksa dan buang daun-daun terluar kol yang sudah layu atau rusak untuk mencegah penyebaran pembusukan ke seluruh bagian kol.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |