Liputan6.com, Jakarta - Rempah segar dari kebun menghadirkan aroma dan rasa alami yang sulit ditandingi. Agar hasil panen tidak cepat rusak, penting memahami cara menyimpan rempah segar agar tahan lama. Teknik penyimpanan yang tepat membuat rempah tetap lezat dan aromatik, untuk digunakan dalam berbagai masakan sepanjang tahun, sehingga memaksimalkan nilai dari tanaman yang telah dirawat dengan cermat.
Selain menghadirkan rasa nikmat, rempah kering juga lebih praktis untuk dapur modern. Menguasai cara menyimpan rempah segar agar tahan lama, memungkinkan setiap penggemar masak menyusun stok dapur tanpa khawatir kualitasnya menurun. Pengeringan atau pembekuan rempah yang benar bisa mempertahankan minyak esensial, sehingga aroma dan cita rasanya tetap optimal meski disimpan berbulan-bulan.
Bagi pekebun rumah tangga, memanen rempah pada waktu tepat menjadi langkah awal yang menentukan kualitas simpanan. Dengan menerapkan cara menyimpan rempah segar agar tahan lama, daun dan batang herba dapat dikeringkan secara alami atau menggunakan dehidrator, menjadikan rempah tetap bernilai tinggi. Selain itu, perawatan dan pemilihan waktu panen juga membantu mempertahankan nutrisi serta warna daun agar tidak cepat pudar.
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (30/1/2026).
Waktu Panen Rempah untuk Disimpan
Pemilihan waktu panen merupakan faktor krusial yang menentukan kualitas dan daya tahan rempah setelah proses pengeringan. Disarankan untuk memangkas rempah sebelum tanaman memasuki fase berbunga, sebab daun dan batang pada tahap ini mengandung konsentrasi rasa dan minyak esensial paling tinggi, sehingga cita rasanya lebih kuat. Waktu panen yang ideal biasanya dilakukan pada pagi hari setelah embun pagi menguap, namun sebelum terik matahari sore mulai membuat tanaman layu.
Langkah ini memastikan daun rempah tetap segar, tidak layu dan lebih mudah dikeringkan tanpa mengurangi kandungan aromatiknya. Penting juga untuk tidak memotong seluruh tanaman, sebaliknya cukup memangkas sekitar sepertiga bagian cabang agar tanaman tetap memiliki kesempatan tumbuh kembali dan memproduksi daun baru di musim berikutnya.
Rempah yang dipanen secara tepat dapat melalui proses pengeringan dengan baik dan apabila disimpan di dalam wadah kedap udara, mampu mempertahankan aroma, rasa dan kualitas hingga jangka waktu satu tahun penuh.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
Sebelum memulai proses pengeringan rempah, persiapan alat dan bahan sangat menentukan kelancaran serta hasil akhir kualitas rempah. Berikut beberapa peralatan utama yang diperlukan:
Peralatan:
- Gunting pangkas atau gunting kebun yang tajam, berguna untuk memotong cabang atau daun secara presisi tanpa merusak jaringan tanaman.
- Wadah kedap udara, seperti stoples kaca berpenutup rapat atau kantong plastik berresleting, agar rempah kering tidak terpapar kelembapan dan debu.
- Tali atau karet gelang, berfungsi untuk mengikat beberapa batang rempah sekaligus agar mudah digantung atau diatur selama proses pengeringan.
Bahan tambahan:
- Kantong kertas (opsional), dapat membantu mempercepat proses pengeringan secara merata sambil menjaga daun tetap rapi.
- Label wadah, penting untuk menandai jenis rempah dan tanggal panen sehingga mudah memantau umur simpan.
- Handuk kertas, berguna untuk mengeringkan daun yang lembap atau mengelap sisa embun sehingga mencegah pertumbuhan jamur saat pengeringan.
Dengan persiapan alat dan bahan secara matang, proses pengeringan rempah menjadi lebih efisien, aman, dan hasilnya mampu mempertahankan kualitas rasa, aroma, serta kandungan minyak esensial alami dari tanaman kebun Anda.
Cara Mengeringkan Rempah Segar
Proses pengeringan rempah segar merupakan langkah penting agar hasil panen kebun dapat bertahan lama sekaligus mempertahankan aroma, rasa, dan kandungan minyak esensial alami. Berikut ini adalah tahapan pengeringan yang dapat diikuti secara mudah namun tetap efektif:
1. Kumpulkan Potongan Rempah
Mulailah dengan memilih potongan rempah segar dari tanaman yang sehat. Pastikan daun dan batang masih tampak segar, kaku, dan tidak layu. Pemilihan potongan berkualitas tinggi menentukan hasil pengeringan agar rempah tetap aromatik dan tahan lama. Hindari memanen bagian tanaman yang sudah tua atau layu karena rasa dan minyak esensialnya telah berkurang.
2. Bersihkan Serangga dan Kotoran
Goyangkan cabang rempah secara lembut untuk menghilangkan serangga atau kotoran yang menempel. Hindari mencuci daun atau batang secara menyeluruh, karena kelebihan air dapat memicu pertumbuhan jamur saat proses pengeringan berlangsung. Jika ada tanah atau debu ringan, gunakan handuk kertas atau kain bersih untuk menyeka secara perlahan.
3. Buang Daun Bagian Bawah dan Daun Buruk
Potong dan buang daun yang berada di sekitar satu inci bagian bawah batang. Langkah ini penting agar bagian batang yang lembap tidak menyebabkan rempah cepat rusak. Selain itu, buang daun yang menguning, berbintik, atau terindikasi penyakit agar tidak menular ke daun lainnya dan merusak kualitas keseluruhan hasil panen.
4. Ikat Batang Bersama
Susun empat hingga enam batang rempah dan ikat menjadi satu bundel menggunakan tali atau karet gelang. Untuk rempah yang memiliki kandungan air tinggi, buat ikatan lebih kecil agar udara dapat bersirkulasi di antara cabang-cabang dan mencegah pembusukan. Ikatan ini juga memudahkan proses penggantungan dan pengeringan secara merata.
5. Gantung Herba Terbalik
Metode klasik yang efektif adalah menggantung ikatan rempah secara terbalik di ruangan yang hangat dan memiliki sirkulasi udara baik. Biarkan proses pengeringan berlangsung secara alami, lambat, dan stabil agar daun tidak kehilangan aroma serta kandungan minyak esensialnya.
6. Gunakan Kantong Kertas (Opsional)
Sebagai alternatif atau tambahan, masukkan ikatan rempah ke dalam kantong kertas berlubang. Metode ini membantu aliran udara lebih merata, mempercepat pengeringan, dan menjaga daun tetap rapi. Jangan terlalu menumpuk rempah di dalam kantong, agar udara tetap bersirkulasi. Terakhir, beri label nama herba dan tanggal panen untuk memudahkan identifikasi dan pemantauan umur simpan rempah.
Cara Menyimpan Rempah Kering
Setelah proses pengeringan rempah segar selesai dilakukan, tahap penyimpanan menjadi sangat penting agar kualitas rempah tetap terjaga, aroma dan rasanya tidak hilang, serta daya tahannya menjadi lebih lama. Penyimpanan yang tepat akan memungkinkan rempah kering tetap dapat digunakan dalam waktu berbulan-bulan bahkan hingga satu tahun, asalkan memperhatikan beberapa langkah penting berikut:
1. Buang Rempah yang Berjamur
Sebelum memasukkan rempah ke dalam wadah penyimpanan, periksa seluruh daun dan batang kering. Segera pisahkan dan buang rempah yang menunjukkan tanda-tanda jamur, bercak hitam, atau kelembapan berlebih. Jamur dapat menyebar dengan cepat ke rempah kering lainnya dan merusak seluruh stok. Langkah pencegahan ini menjamin keamanan penggunaan rempah dan mempertahankan kualitas rasa alami yang tersisa.
2. Simpan dalam Wadah Kedap Udara
Gunakan wadah yang kedap udara seperti stoples kaca dengan penutup rapat atau kantong plastik berresleting. Wadah ini mencegah masuknya kelembapan, debu, dan kontaminan lain yang dapat menurunkan kualitas rempah. Sebaiknya simpan rempah dalam kondisi utuh dan jangan dihaluskan atau dihancurkan sebelum digunakan, karena daun yang tetap utuh mampu mempertahankan aroma serta kandungan minyak esensial lebih lama. Rempah baru dihancurkan atau digiling pada saat akan digunakan agar rasanya tetap optimal.
3. Label dan Tanggal
Setiap wadah sebaiknya diberi label yang jelas memuat nama rempah dan tanggal penyimpanan. Langkah ini memudahkan identifikasi saat diperlukan, mencegah kebingungan antara jenis rempah yang berbeda, dan membantu memantau umur simpan. Dengan penandaan yang tepat, Anda dapat menggunakan rempah secara efisien dan memprioritaskan rempah yang lebih lama disimpan untuk digunakan terlebih dahulu.
4. Simpan di Tempat Sejuk dan Kering
Pilih lokasi penyimpanan yang sejuk, kering dan jauh dari sinar matahari langsung. Panas dan cahaya dapat mempercepat degradasi warna, aroma, dan kandungan minyak esensial rempah. Stoples kaca berwarna gelap atau stoples yang disimpan di lemari dapur tertutup sangat dianjurkan untuk mengurangi paparan cahaya. Suhu dan kelembapan yang stabil akan membantu mempertahankan kualitas rempah kering hingga jangka waktu maksimal.
Tips Jitu Menyimpan Cabai dan Bumbu Dapur Lainnya
Setelah rempah segar berhasil dikeringkan dan disimpan dalam wadah kedap udara di tempat sejuk dan kering, tahap selanjutnya adalah memanfaatkan rempah kering tersebut dalam berbagai hidangan. Penggunaan rempah kering memerlukan sedikit penyesuaian dibanding rempah segar, agar cita rasa masakan tetap optimal dan aromanya tidak berkurang.
1. Lepaskan Daun dari Batang dan Remukkan Sesuai Kebutuhan
Sebelum digunakan, lepaskan daun rempah dari batangnya. Untuk rempah dengan daun tipis dan rapuh, Anda dapat mengremukkannya secara perlahan menggunakan tangan atau ulekan kecil. Proses ini membantu melepaskan minyak esensial yang tertahan di dalam daun dan meningkatkan aroma serta rasa rempah ketika dicampurkan ke dalam masakan. Penting untuk tidak menghaluskan terlalu awal agar kandungan aromatiknya tetap terjaga selama penyimpanan.
2. Sesuaikan Takaran Rempah Kering dengan Rempah Segar
Secara umum, rempah kering memiliki konsentrasi rasa dan aroma lebih pekat dibanding rempah segar. Sebagai panduan, satu sendok teh rempah kering dapat digunakan sebagai pengganti satu sendok makan rempah segar. Penyesuaian takaran ini penting agar masakan tidak terlalu kuat atau terlalu ringan rasanya. Anda dapat menyesuaikan proporsi sesuai preferensi selera atau jenis masakan yang sedang dibuat.
3. Gunakan Rempah Kering dalam Jangka Waktu Maksimal Satu Tahun
Agar rasa, aroma, dan kandungan minyak esensial rempah tetap optimal, disarankan menggunakan rempah kering dalam waktu satu tahun setelah proses pengeringan. Setelah satu tahun, rempah cenderung kehilangan intensitas rasa, aroma menurun, dan warnanya mulai memudar. Dengan memanfaatkan rempah dalam periode waktu yang disarankan, masakan Anda tetap memiliki cita rasa autentik dan kualitas nutrisi yang lebih terjaga.
FAQ Seputar Topik
Bagaimana cara terbaik menyimpan rempah daun agar tidak cepat layu?
Rempah daun dapat disimpan tegak dalam gelas berisi air di kulkas atau dibungkus tisu lembap dalam wadah kedap udara, bahkan dibekukan untuk jangka panjang.
Apa kunci utama menjaga kesegaran rempah rimpang seperti jahe dan kunyit?
Kunci utamanya adalah menjaga kulitnya tetap utuh, mencuci dan mengeringkannya sempurna, lalu menyimpannya di laci kulkas atau dibekukan.
Bagaimana tips menyimpan cabai segar agar tahan lama di kulkas?
Cabai segar sebaiknya tidak dicuci sebelum disimpan, buang tangkainya, lapisi wadah dengan tisu kering, lalu simpan dalam wadah kedap udara di kulkas.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476914/original/062753400_1768803122-tips_ternak_ikan_nila__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479122/original/031799500_1768969304-teras_rumah_penuh_dengan_lumut_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501741/original/018482500_1770954839-unnamed__20_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510386/original/056051100_1771827221-Menambal_Panci_Bolong_dengan_Pasta_Gigi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510260/original/034248300_1771824015-Tempat_Tidur_Multifungsi_dengan_Laci_Penyimpanan_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399654/original/024759900_1761986069-unnamed_-_2025-11-01T153047.261.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466583/original/088057600_1767848985-kulkas_stailess.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3453887/original/059861500_1620644690-Photo_1_-_Inspirasi_Warna_Idul_Fitri_dari_Dulux_yang_Berikan_Ketenangan_Hati.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509150/original/021878200_1771658832-WhatsApp_Image_2026-02-21_at_14.12.22.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5007237/original/075205400_1731658154-cara-menghilangkan-bau-bangkai-tikus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443901/original/078602300_1765764990-Tikus_berkeliaran_di_sampah_dapur__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508739/original/032699400_1771591675-Kandang_Burung_di_Teras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2216745/original/005505100_1526533221-_2__776314-bagian-dapur-yang-jorok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505002/original/062992800_1771317781-desain_kebun_sayur_gang_sempit__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500598/original/060036200_1770871666-ilustrasi_tandon_air__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493186/original/056821500_1770196927-Rak_Bertingkat_untuk_Simpan_Wadah_Makanan_di_Dapur_Sempit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5222470/original/049368400_1747396063-id-11134207-7rbke-m6f5pkcsms2v3e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501745/original/014373900_1770954841-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472800/original/077444100_1768376283-Lemari_Gantung_Melayang__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507059/original/099938800_1771482380-4ecc2106-4248-48f3-9cff-1293b05419e0.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429292/original/062234400_1764579561-Tanaman_Cabai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397519/original/027419100_1761810681-Galvanis_dan_Stainless.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220943/original/011844600_1668039398-Kripto_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133406/original/5400_1739534519-DALL__E_2025-02-14_19.00.40_-_A_vibrant_digital_illustration_showcasing_multiple_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___Do.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4372917/original/005900600_1679903027-27_maret_2023-1.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415133/original/051205500_1763361754-Unsplash_-James_Tiono.jpg)
