Liputan6.com, Jakarta - Memahami cara mencuci baju agar tidak kecut saat musim hujan menjadi kunci untuk menjaga kesegaran pakaian Anda. Bau apek umumnya disebabkan oleh pertumbuhan bakteri dan jamur akibat kondisi lembap yang berkepanjangan.
Musim hujan seringkali membawa tantangan tersendiri dalam urusan mencuci pakaian. Kelembapan udara yang tinggi membuat pakaian sulit kering sempurna, sehingga rentan menimbulkan bau apek yang tidak sedap. Oleh karena itu, diperlukan strategi khusus dalam proses pencucian dan pengeringan untuk memastikan pakaian tetap bersih dan wangi.
Dengan menerapkan metode yang tepat, Anda dapat menemukan cara mencuci baju agar tidak kecut saat musim hujan dengan mudah dan efisien. Berikut Liputan6.coma ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Senin (29/12/2025).
1. Pencucian yang Tepat untuk Pakaian Bebas Apek
- Jangan Menumpuk Pakaian Kotor
Musim hujan menuntut perhatian lebih dalam proses pencucian pakaian untuk menghindari bau apek. Salah satu langkah krusial adalah menghindari menumpuk pakaian kotor terlalu lama dan segera mencucinya. Pakaian yang dibiarkan menumpuk dalam kondisi lembap akan menjadi sarang bakteri penyebab bau tidak sedap.
- Rendam Pakaian
Selain itu, merendam pakaian terlalu lama juga tidak disarankan; cukup sekitar 30 menit untuk membantu menghilangkan noda tanpa memicu bau apek yang tidak diinginkan. Proses perendaman yang singkat ini efektif untuk kotoran ringan hingga sedang, namun jangan sampai berlebihan.
- Pemilihan Detergen
Pemilihan deterjen dan pewangi yang tepat sangat memengaruhi hasil akhir cucian di musim hujan. Gunakan deterjen dengan formula antibakteri yang mampu membersihkan noda sekaligus membunuh bakteri penyebab bau.
Tambahkan juga pewangi pakaian yang memiliki aroma segar dan tahan lama, serta efektif melawan kelembapan. Penting untuk menggunakan deterjen secukupnya sesuai takaran yang dianjurkan. Penggunaan berlebihan justru bisa meninggalkan residu yang sulit dibilas dan mengundang bakteri, yang pada akhirnya dapat menyebabkan bau kecut.
- Pastikan Mesin Cuci Bersih
Kebersihan mesin cuci seringkali terabaikan, padahal ini adalah faktor penting dalam mencegah bau apek pada pakaian. Mesin cuci yang kotor dapat menyimpan jamur, bakteri, dan residu sisa cucian yang kemudian berpindah ke pakaian.
Lakukan pembersihan mesin cuci secara rutin, minimal sebulan sekali, untuk memastikan tidak ada penumpukan kotoran yang dapat memicu bau tidak sedap. Ini adalah bagian penting dari cara mencuci baju agar tidak kecut saat musim hujan.
2. Strategi Pengeringan Optimal di Musim Hujan
Proses pengeringan adalah tahap paling krusial saat mencuci baju di musim hujan agar tidak kecut. Setelah mencuci, pastikan pakaian diperas dengan maksimal untuk mengurangi kadar air sebanyak mungkin. Jika menggunakan mesin cuci, manfaatkan fitur pengering (spin dry) dengan pengaturan putaran tinggi agar pakaian lebih cepat kering dan mengurangi risiko bau apek.
Karena minimnya sinar matahari, menjemur pakaian di dalam ruangan menjadi pilihan utama saat musim hujan. Pastikan tempat menjemur memiliki sirkulasi udara yang baik dan berikan jarak yang cukup antar pakaian agar udara dapat mengalir bebas dan mempercepat pengeringan. Menggantung pakaian menggunakan hanger juga sangat membantu agar pakaian lebih terbuka dan tidak bertumpuk.
Untuk mempercepat proses pengeringan, Anda bisa memanfaatkan bantuan alat elektronik. Gunakan kipas angin yang diarahkan ke pakaian untuk membantu sirkulasi udara dan menguapkan kelembapan. Jika terburu-buru, hair dryer dapat digunakan untuk mengeringkan bagian-bagian pakaian yang masih lembap atau pakaian yang berbahan tebal.
Menjemur pakaian di dekat lampu juga bisa memberikan efek panas yang membantu pengeringan, meskipun ini harus dilakukan dengan hati-hati. Setelah pakaian kering sempurna, segera angkat dari jemuran. Jangan biarkan pakaian terlalu lama di jemuran setelah kering karena dapat menyerap kelembaban udara kembali, yang bisa memicu bau apek.
3. Bahan Tambahan dan Perawatan Lanjutan untuk Kesegaran Pakaian
Selain deterjen dan pewangi, ada bahan alami yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi bau apek pada pakaian. Menambahkan cuka putih atau soda kue ke dalam air bilasan dapat membantu menghilangkan noda, bau, serta membunuh bakteri dan jamur.
Cuka memiliki sifat antibakteri dan membantu melonggarkan garam Zinc, sementara soda kue berfungsi sebagai pewangi alami dan pelembut pakaian. Penggunaan bahan-bahan ini merupakan bagian penting dari cara mencuci baju agar tidak kecut saat musim hujan secara menyeluruh.
Setelah pakaian kering sempurna, segera setrika untuk menghilangkan sisa kelembapan dan mencegah bau apek kembali muncul. Hindari menumpuk pakaian yang baru disetrika atau yang belum benar-benar dingin, karena ini bisa memicu kelembapan. P
Simpan pakaian di tempat yang kering dan bersih, serta gunakan kantong penyimpanan yang dapat menahan kelembapan jika diperlukan. Anda juga bisa meletakkan sachet pewangi, kapur barus, atau potpourri di dalam lemari pakaian untuk menjaga aroma segar. Ganti sachet pewangi secara berkala ketika aromanya mulai memudar.
Jika bau apek masih membandel atau Anda membutuhkan solusi cepat, tersedia produk penghilang bau apek khusus pakaian. Produk ini biasanya berbentuk semprotan yang mengandung deodorant, fragrance, dan antibakteri untuk menetralkan bau dan memberikan kesegaran instan.
FAQ
- Mengapa baju sering bau apek saat musim hujan? Bau apek disebabkan oleh pertumbuhan bakteri dan jamur pada pakaian yang lembap karena sulit kering sempurna di musim hujan.
- Berapa lama sebaiknya merendam pakaian? Sebaiknya rendam pakaian tidak lebih dari 30 menit untuk menghindari bau apek.
- Apakah deterjen antibakteri efektif? Ya, deterjen antibakteri membantu membersihkan noda dan membunuh bakteri penyebab bau tidak sedap.
- Bagaimana cara menjemur pakaian di dalam ruangan agar cepat kering? Jemur di tempat dengan sirkulasi udara baik, beri jarak antar pakaian, dan gunakan bantuan kipas angin.
- Bisakah cuka atau soda kue digunakan untuk menghilangkan bau apek? Ya, cuka dan soda kue dapat ditambahkan ke bilasan terakhir untuk membantu menghilangkan bau dan membunuh bakteri.
- Apakah mesin pengering wajib digunakan? Tidak wajib, tetapi sangat membantu mengurangi kadar air dan mempercepat pengeringan pakaian.
- Bagaimana cara menyimpan pakaian agar tidak bau apek setelah kering? Pastikan pakaian benar-benar kering sempurna sebelum disimpan di lemari yang bersih dan tidak lembap.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476914/original/062753400_1768803122-tips_ternak_ikan_nila__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479122/original/031799500_1768969304-teras_rumah_penuh_dengan_lumut_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501741/original/018482500_1770954839-unnamed__20_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510386/original/056051100_1771827221-Menambal_Panci_Bolong_dengan_Pasta_Gigi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510260/original/034248300_1771824015-Tempat_Tidur_Multifungsi_dengan_Laci_Penyimpanan_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399654/original/024759900_1761986069-unnamed_-_2025-11-01T153047.261.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466583/original/088057600_1767848985-kulkas_stailess.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3453887/original/059861500_1620644690-Photo_1_-_Inspirasi_Warna_Idul_Fitri_dari_Dulux_yang_Berikan_Ketenangan_Hati.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509150/original/021878200_1771658832-WhatsApp_Image_2026-02-21_at_14.12.22.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5007237/original/075205400_1731658154-cara-menghilangkan-bau-bangkai-tikus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443901/original/078602300_1765764990-Tikus_berkeliaran_di_sampah_dapur__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508739/original/032699400_1771591675-Kandang_Burung_di_Teras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2216745/original/005505100_1526533221-_2__776314-bagian-dapur-yang-jorok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505002/original/062992800_1771317781-desain_kebun_sayur_gang_sempit__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500598/original/060036200_1770871666-ilustrasi_tandon_air__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493186/original/056821500_1770196927-Rak_Bertingkat_untuk_Simpan_Wadah_Makanan_di_Dapur_Sempit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5222470/original/049368400_1747396063-id-11134207-7rbke-m6f5pkcsms2v3e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501745/original/014373900_1770954841-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472800/original/077444100_1768376283-Lemari_Gantung_Melayang__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507059/original/099938800_1771482380-4ecc2106-4248-48f3-9cff-1293b05419e0.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429292/original/062234400_1764579561-Tanaman_Cabai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4983417/original/043664500_1730112269-fotor-ai-20241028174231.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397519/original/027419100_1761810681-Galvanis_dan_Stainless.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133410/original/3400_1739534894-DALL__E_2025-02-14_19.06.08_-_A_digital_illustration_of_stablecoins__featuring_Tether__USDT___USD_Coin__USDC___and_DAI._The_coins_are_displayed_in_a_futuristic_financial_setting_wi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220943/original/011844600_1668039398-Kripto_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4372917/original/005900600_1679903027-27_maret_2023-1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5133406/original/5400_1739534519-DALL__E_2025-02-14_19.00.40_-_A_vibrant_digital_illustration_showcasing_multiple_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___Do.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3932277/original/005220300_1644714392-13_februari_2022-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415133/original/051205500_1763361754-Unsplash_-James_Tiono.jpg)