Tips Memilih Kitchen Sink Sesuai Kebutuhan Rumah agar Fungsional dan Tahan Lama

3 days ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Tips memilih kitchen sink sesuai kebutuhan rumah sering kali diabaikan saat merancang dapur impian. Banyak orang lebih fokus pada desain kabinet atau warna dinding, padahal kitchen sink adalah salah satu area paling sering digunakan setiap hari. Mulai dari mencuci bahan makanan hingga membersihkan peralatan masak, semuanya berpusat di sini.

Kitchen sink yang tepat bukan hanya soal tampilan, tetapi juga soal fungsi dan kenyamanan. Ukuran, material, hingga jenis pemasangan perlu disesuaikan dengan kebutuhan penghuni rumah. Jika salah memilih, aktivitas di dapur bisa terasa kurang praktis dan melelahkan.

Karena itu, memahami tips memilih kitchen sink sesuai kebutuhan rumah akan membantu Anda menentukan pilihan yang tepat. Dengan perencanaan yang matang, dapur bisa menjadi ruang yang efisien sekaligus estetis. Berikut Liputan6 memberikan panduan lengkapnya untuk Anda, Jumat (20/2/2026).

1. Sesuaikan Ukuran Kitchen Sink dengan Luas Dapur

Ukuran kitchen sink harus disesuaikan dengan luas dapur dan ukuran kabinet bawahnya. Dapur minimalis dengan ruang terbatas sebaiknya menggunakan sink berukuran kecil hingga sedang agar tidak memakan banyak area kerja. Sebaliknya, dapur yang luas bisa menggunakan sink berukuran besar atau model double bowl.

Pastikan juga kedalaman bak sesuai kebutuhan mencuci. Bak yang terlalu dangkal bisa membuat air mudah terciprat keluar. Sementara bak yang cukup dalam akan lebih nyaman saat mencuci panci atau peralatan besar.

Sebelum membeli, ukur terlebih dahulu kabinet dan meja dapur secara detail. Langkah ini penting agar kitchen sink terpasang presisi dan tidak memerlukan banyak penyesuaian tambahan. Dengan ukuran yang tepat, aktivitas memasak akan terasa lebih efisien.

2. Pilih Material yang Tahan Lama dan Mudah Dibersihkan

Material menjadi faktor penting dalam tips memilih kitchen sink sesuai kebutuhan rumah. Stainless steel adalah pilihan populer karena tahan karat, kuat, dan mudah dibersihkan. Selain itu, tampilannya juga cocok untuk berbagai konsep dapur modern.

Selain stainless steel, ada juga material granit dan keramik yang menawarkan tampilan elegan. Kitchen sink berbahan granit dikenal tahan gores dan lebih senyap saat terkena air. Namun, harganya cenderung lebih tinggi dibandingkan bahan lainnya.

Pilih material sesuai anggaran dan intensitas penggunaan dapur. Jika dapur sering digunakan untuk memasak dalam jumlah besar, material yang kuat dan tahan benturan tentu lebih direkomendasikan. Perawatan rutin juga akan memperpanjang usia pakainya.

3. Tentukan Jumlah Bak Sesuai Aktivitas Memasak

Kitchen sink tersedia dalam model satu bak (single bowl) dan dua bak (double bowl). Model single bowl cocok untuk dapur kecil atau rumah dengan aktivitas memasak sederhana. Desain ini juga lebih hemat ruang dan mudah dibersihkan.

Sementara itu, double bowl memudahkan proses mencuci dan membilas secara terpisah. Anda bisa merendam piring di satu sisi dan membilas di sisi lainnya. Model ini sangat membantu bagi keluarga dengan aktivitas dapur yang padat.

Pertimbangkan kebiasaan sehari-hari sebelum menentukan pilihan. Jika sering memasak dan menggunakan banyak peralatan, double bowl bisa menjadi solusi praktis. Namun jika kebutuhan lebih sederhana, single bowl sudah cukup memadai.

4. Perhatikan Jenis Instalasi dan Desain

Dalam tips memilih kitchen sink sesuai kebutuhan rumah, jenis instalasi juga perlu diperhatikan. Ada model top mount yang dipasang di atas meja dapur dan under mount yang dipasang di bawah permukaan meja. Masing-masing memiliki kelebihan tersendiri.

Top mount lebih mudah dipasang dan biasanya lebih ekonomis. Sedangkan under mount memberikan tampilan lebih rapi dan modern karena tidak terlihat bingkai di bagian atasnya. Model ini juga memudahkan proses membersihkan meja dapur.

Selain itu, sesuaikan desain sink dengan konsep interior dapur. Dapur minimalis modern cocok dengan desain simpel berbahan stainless atau granit gelap. Sementara dapur klasik bisa memilih desain dengan detail lebih elegan.

5. Perhatikan Fitur Tambahan dan Sistem Pembuangan

Kitchen sink modern kini dilengkapi berbagai fitur tambahan. Beberapa produk memiliki saringan khusus, talenan built-in, hingga rak pengering yang menyatu dengan bak. Fitur ini bisa meningkatkan efisiensi saat bekerja di dapur.

Sistem pembuangan juga harus diperhatikan agar tidak mudah tersumbat. Pastikan diameter saluran cukup besar dan dilengkapi penyaring sisa makanan. Hal ini akan membantu menjaga kebersihan serta mencegah bau tidak sedap.

Memilih kitchen sink dengan fitur yang sesuai kebutuhan akan membuat dapur lebih nyaman digunakan. Jangan hanya tergiur harga murah tanpa memperhatikan kualitas sistem pembuangan. Investasi pada produk yang baik akan mengurangi biaya perbaikan di masa depan.

People Also Ask

1. Apakah kitchen sink stainless steel lebih baik dibanding granit?

Jawaban: Stainless steel lebih ringan, tahan karat, dan mudah dibersihkan, sedangkan granit lebih tahan gores dan terlihat lebih elegan. Pilih sesuai kebutuhan dan anggaran.

2. Apakah dapur kecil cocok memakai double bowl?

Jawaban: Bisa saja, tetapi pastikan ukuran kabinet mencukupi agar tidak mengurangi ruang kerja secara signifikan.

3. Berapa kedalaman ideal kitchen sink?

Jawaban: Umumnya 20–25 cm sudah cukup ideal untuk mencegah cipratan air dan memudahkan mencuci peralatan besar.

4. Apa perbedaan top mount dan under mount?

Jawaban: Top mount dipasang di atas meja dapur dan lebih mudah instalasinya, sedangkan under mount dipasang di bawah meja dan tampil lebih rapi.

5. Bagaimana cara merawat kitchen sink agar awet?

Jawaban: Bersihkan secara rutin, hindari membuang sisa makanan langsung ke saluran tanpa saringan, dan gunakan cairan pembersih sesuai jenis materialnya.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |