Liputan6.com, Jakarta - Merasa lelah fisik dan mental karena beban kerja yang menumpuk? Cari tahu lama durasi liburan untuk cegah burnout yang ideal menurut penelitian, lengkap dengan tips agar waktu istirahatmu benar-benar efektif.
Namun sebelumnya perlu diketahui, melansir laman Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, burnout adalah gejala munculnya kelelahan fisik dan mental akibat tingkat stres tinggi yang disebabkan oleh beban kerja berlebihan. Ketika mengalami burnout syndrome, seseorang bisa merasa tidak terhubung dengan pekerjaannya, sehingga segala usaha dan aktivitas yang dilakukan terasa hampa dan tidak berarti. Bahkan, orang yang mengalami burnout dapat merasa tidak bahagia dengan dirinya sendiri dan tidak puas dengan pencapaian yang sudah diraih.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa keberadaan support system serta mengambil cuti untuk berlibur dapat menjadi cara efektif mencegah burnout. Lantas, sebenarnya berapa lama durasi liburan untuk cegah burnout yang ideal? Simak penjelasannya berikut ini.
Kenali Dulu Tanda-Tanda Burnout Sebelum Menentukan Waktu Liburan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256420/original/012381200_1781157621-bfb1ac70-9cb7-4bc7-8cbf-b96b16288c38.jpg)
Perbesar
Sebelum menentukan durasi liburan untuk cegah burnout yang tepat, penting untuk terlebih dahulu mengenali tanda-tanda burnout pada diri sendiri. Gejala fisik yang umum muncul antara lain rasa lelah berkepanjangan, mengantuk berlebihan, dan sakit kepala yang datang tanpa sebab jelas.
Sementara dari sisi perilaku, seseorang yang mengalami burnout cenderung lebih mudah marah, merasa tidak terhubung dengan pekerjaannya, hingga kehilangan kepuasan terhadap pencapaian yang sudah diraih. Jika tanda-tanda ini mulai dirasakan, itu artinya tubuh dan pikiran sudah memberi sinyal untuk segera mengambil jeda, baik dalam bentuk liburan panjang maupun istirahat singkat yang lebih sering.
Lama Durasi Liburan untuk Cegah Burnout yang Ideal Menurut Psikolog
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3494293/original/036334800_1624770774-_1__Healing.jpg)
Perbesar
Menurut psikolog Dr. McGeehan, sebagaimana dilansir dari laman Yahoo Health, durasi liburan yang disarankan untuk mencegah burnout adalah sekitar satu minggu atau 7-8 hari. Durasi liburan di rentang tersebut dianggap ideal untuk memberi kesempatan bagi kita untuk benar-benar terlepas dari rutinitas pekerjaan secara mental, memulihkan energi, dan menyegarkan pikiran.
"Jika direncanakan dengan sungguh-sungguh, liburan bisa menjadi cara yang indah untuk terhubung kembali dengan diri sendiri dan menilai apakah lingkungan Anda perlu diubah atau tidak, alih-alih sekadar menjalani hidup tanpa kesadaran penuh," ungkapnya.
Ia juga menambahkan, "Otak kita sangat bergantung pada konteks. Jadi, saat Anda meninggalkan lingkungan sehari-hari, secara alami Anda berhenti memikirkan hal-hal dan rutinitas yang sama yang memelihara stres, dengan begitu, otak bisa melakukan detoksifikasi dari hormon kortisol yang terus-menerus diproses setiap harinya."
Biasanya dibutuhkan waktu lebih dari satu atau dua hari untuk benar-benar melepaskan diri secara psikologis dari pekerjaan dan rutinitas rumah. Setelah melewati masa penyesuaian awal tersebut, tubuh baru bisa merasakan pemulihan yang lebih mendalam, di antaranya terhubung kembali dengan motivasi dan jati diri, peningkatan kreativitas, pemulihan daya fokus, hingga rasa rileksasi yang lebih utuh.
Berlibur Setiap 2 Bulan dapat Melepas Stres Sekaligus Meningkatkan Kinerja?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4785890/original/001615100_1711506306-pexels-te-lensfix-1371360.jpg)
Perbesar
Sementara sebuah studi tahun 2025 berjudul "Maximising Recovery: The Superiority of Frequent Vacations for Well-Being and Performance", sebagaimana dilansir dari laman NDTV Health, menunjukkan bahwa liburan singkat yang dilakukan secara rutin, idealnya setiap dua bulan sekali, dapat membantu menurunkan tingkat stres, meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, sekaligus mencegah burnout. Temuan ini menunjukkan bahwa waktu istirahat tidak harus selalu berupa perjalanan panjang atau liburan berminggu-minggu. Jeda singkat yang dilakukan secara berkala juga bisa memberikan kesempatan bagi tubuh dan pikiran untuk memulihkan diri sebelum stres kembali menumpuk.
Jadi, yang bisa dilakukan adalah bagaimana memanfaatkan waktu liburan yang singkat untuk menenangkan pikiran. Karena tidak semua orang memiliki keleluasaan mengambil cuti panjang selama seminggu penuh, sehingga penting untuk memaksimalkan waktu liburan yang tersedia meski singkat. Berikut beberapa tipsnya:
- Usahakan benar-benar melepaskan diri dari pekerjaan selama berlibur, termasuk membatasi akses email dan notifikasi kerja agar otak bisa sepenuhnya beristirahat dari rutinitas.
- Pilih aktivitas yang benar-benar disukai dan membuat rileks, bukan sekadar mengikuti agenda liburan yang padat dan melelahkan.
- Jika waktu cuti terbatas, menerapkan jeda singkat secara rutin setiap dua bulan sekali juga bisa menjadi alternatif efektif untuk menjaga keseimbangan mental dan mencegah burnout datang kembali.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Lama Durasi Liburan untuk Cegah Burnout
1. Berapa lama durasi liburan yang ideal untuk mencegah burnout?
Menurut psikolog Dr. McGeehan, durasi liburan yang disarankan adalah sekitar satu minggu atau 7-8 hari agar tubuh dan pikiran benar-benar pulih.
2. Apakah liburan singkat juga efektif mencegah burnout?
Ya, studi tahun 2025 menunjukkan bahwa liburan singkat yang dilakukan rutin setiap dua bulan sekali juga efektif menurunkan stres dan mencegah burnout.
3. Mengapa dibutuhkan lebih dari satu atau dua hari untuk
merasakan manfaat liburan? Karena butuh waktu untuk benar-benar melepaskan diri secara psikologis dari pekerjaan, sebelum akhirnya tubuh bisa merasakan pemulihan yang lebih mendalam.
4. Apa saja tanda-tanda seseorang mengalami burnout?
Tanda-tandanya meliputi kelelahan fisik, mengantuk berlebihan, sakit kepala, mudah marah, serta perasaan tidak terhubung dengan pekerjaan dan pencapaian diri.
5. Bagaimana cara memaksimalkan liburan jika waktu cuti terbatas?
Batasi akses pekerjaan selama liburan, pilih aktivitas yang benar-benar disukai, dan pertimbangkan menerapkan jeda singkat secara rutin setiap dua bulan sekali.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324534/original/019611900_1786717571-pexels-rdne-6669802.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4875026/original/062405400_1719373879-bilimbi-7613287_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323870/original/008480300_1786678271-ChatGPT_Image_Aug_14__2026__10_28_23_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/719505/original/ilustrasi_orang_kaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324127/original/058129900_1786691144-4d5d13c6-ff64-47c3-93d1-55263d65f72b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4382408/original/016152300_1680579815-young-woman-sitting-cafe-with-her-laptop-stressful-wor_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4945666/original/089320000_1726549715-pexels-rdne-6923530.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3018960/original/048990500_1578725389-bill-oxford-aIlAhLdwk2g-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219953/original/035257700_1747264262-WhatsApp_Image_2025-05-15_at_5.59.57_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323778/original/051028800_1786674883-5ba512ec-0b4f-4e2f-b73a-5be92ed6bf08.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2710708/original/060756000_1548219714-ilustrasi-wawancara-kerja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323519/original/032441800_1786617681-2704d138-08bd-4642-be8d-401a4540199b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5255462/original/086682000_1750161189-gloomy-asian-female-student-sitting-bored-with-laptop-home-tired-bored-studying-having-onli.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524359/original/072346100_1772943134-mix_and_match_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323431/original/056393800_1786612261-2149354291.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323288/original/064602100_1786608194-238b5113-3dcb-4b6e-921c-08fd7ce42194.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3217043/original/099770000_1598248459-woman-2696408_1920.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5326033/original/090766100_1756083081-0SnmlzVR5a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9322817/original/003692000_1786590596-pexels-ivan-s-4240505.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3538156/original/097512300_1628748534-pexels-streetwindy-2912515.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5332650/original/077346000_1756525484-Gemini_Generated_Image_j4ny4uj4ny4uj4ny.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5111034/original/031563900_1738033947-AP_Photo-Ben_Curtis.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5316820/original/042254200_1755251109-pexels-alireza-kaviani-535828-1374448.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2050781/original/065214100_1522730512-20180403-Bitcoin-AFP3.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936009/original/000915000_1645001334-16_februari_2022-4.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572021/original/014285000_1777729522-ChatGPT_Image_May_2__2026__08_45_00_PM__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4674211/original/014291300_1701747020-aleksi-raisa-DCCt1CQT8Os-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5028270/original/083764000_1732871855-fotor-ai-20241129161657.jpg)