Celah Rumah yang Sering Jadi Jalan Masuk Kecoa, Waspadai 5 Titik Ini Sebelum Terlambat

11 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Celah rumah yang sering jadi jalan masuk kecoa kerap tidak disadari karena ukurannya kecil dan tersembunyi. Padahal, serangga ini mampu masuk melalui lubang sempit untuk mencari makanan dan tempat berkembang biak. Jika dibiarkan, kecoa bisa berkembang pesat dan sulit dikendalikan.

Kecoa biasanya aktif di malam hari dan menyukai area lembap serta gelap. Mereka masuk melalui retakan, saluran air, hingga sela pintu yang tidak rapat. Tanpa pencegahan yang tepat, rumah yang terlihat bersih pun tetap berisiko didatangi hama ini.

Mengetahui celah rumah yang sering jadi jalan masuk kecoa adalah langkah awal untuk mencegah infestasi. Dengan menutup titik-titik rawan, Anda bisa menjaga rumah tetap higienis dan nyaman. Berikut Liputan6 memberikan informasi tentang lima lokasi yang paling sering menjadi akses masuk kecoa, Selasa (24/2/2026).

1. Sela Bawah Pintu yang Tidak Rapat

Sela bawah pintu merupakan celah rumah yang sering jadi jalan masuk kecoa paling umum. Jika terdapat jarak antara daun pintu dan lantai, kecoa dapat dengan mudah menyelinap masuk. Apalagi pada malam hari saat rumah dalam kondisi tenang.

Celah sekecil beberapa milimeter sudah cukup bagi kecoa untuk masuk. Terlebih jika pintu menghadap langsung ke taman, got, atau area lembap. Kondisi ini semakin meningkatkan risiko kemunculan hama di dalam rumah.

Solusinya adalah memasang door seal atau karet penutup bawah pintu. Anda juga bisa menggunakan sapu pintu berbahan karet atau silikon. Cara sederhana ini efektif menghalangi akses masuk kecoa.

2. Retakan Dinding dan Lantai

Retakan kecil pada dinding dan lantai sering dianggap sepele. Padahal, celah tersebut bisa menjadi jalur persembunyian sekaligus pintu masuk kecoa. Terutama di area dapur dan kamar mandi yang cenderung lembap.

Kecoa menyukai tempat sempit dan gelap untuk bersembunyi. Retakan di sudut ruangan atau di belakang lemari jarang diperiksa secara rutin. Hal inilah yang membuat kecoa bisa berkembang tanpa terdeteksi.

Segera tutup retakan menggunakan semen instan atau sealant khusus bangunan. Lakukan pemeriksaan rutin pada sudut-sudut rumah. Dengan begitu, potensi sarang kecoa bisa diminimalkan.

3. Celah di Sekitar Pipa dan Saluran Air

Area sekitar pipa air sering menyisakan lubang kecil pada dinding. Lubang ini menjadi celah rumah yang sering jadi jalan masuk kecoa dari saluran pembuangan. Kecoa memang dikenal mampu hidup di sistem drainase.

Jika tidak ditutup rapat, kecoa dapat naik melalui celah di sekitar pipa wastafel atau kloset. Bau sisa makanan dan kelembapan menjadi daya tarik utama. Inilah sebabnya dapur dan kamar mandi menjadi lokasi favorit hama ini.

Gunakan sealant tahan air untuk menutup celah di sekitar pipa. Pastikan juga tidak ada kebocoran yang menyebabkan area menjadi lembap. Kebersihan saluran air juga perlu dijaga secara rutin.

4. Ventilasi dan Lubang Angin Tanpa Penutup Kasa

Ventilasi berfungsi menjaga sirkulasi udara tetap baik. Namun, tanpa penutup kasa, ventilasi bisa menjadi akses mudah bagi kecoa. Terutama jika ventilasi dekat dengan saluran air atau halaman belakang.

Kecoa dapat merayap melalui lubang angin yang terbuka. Mereka memanfaatkan malam hari untuk masuk mencari makanan. Tanpa penghalang, ventilasi menjadi titik rawan yang sering diabaikan.

Pasang kawat kasa atau jaring halus pada ventilasi. Pastikan pemasangannya rapat dan tidak ada sobekan. Dengan perlindungan ini, udara tetap mengalir tanpa memberi celah bagi hama.

5. Sela Kabinet Dapur dan Area Belakang Perabot

Sela di belakang kabinet dapur juga termasuk celah rumah yang sering jadi jalan masuk kecoa. Area ini jarang dibersihkan dan cenderung gelap. Sisa makanan kecil pun bisa menjadi sumber makanan bagi kecoa.

Kecoa sering bersembunyi di balik lemari, kulkas, atau kompor. Jika terdapat celah antara dinding dan kabinet, hama bisa keluar masuk dengan bebas. Kondisi ini sering tidak terdeteksi hingga jumlah kecoa bertambah banyak.

Rutinlah membersihkan area belakang perabot setidaknya beberapa bulan sekali. Tutup celah dengan papan tambahan atau sealant jika memungkinkan. Menjaga kebersihan dapur adalah kunci utama mencegah kecoa berkembang.

People Also Ask

1. Apakah rumah bersih tetap bisa dimasuki kecoa?

Jawaban: Ya, karena kecoa bisa masuk melalui celah kecil meski rumah terlihat bersih.

2. Seberapa kecil celah yang bisa dilewati kecoa?

Jawaban: Kecoa dapat masuk melalui celah sangat sempit, bahkan kurang dari satu sentimeter.

3. Apakah ventilasi wajib diberi kasa?

Jawaban: Sebaiknya iya, agar sirkulasi udara tetap lancar tanpa memberi akses pada hama.

4. Mengapa kecoa sering muncul di dapur?

Jawaban: Karena dapur menyediakan makanan, air, dan tempat lembap yang disukai kecoa.

5. Apakah menutup celah saja cukup untuk mencegah kecoa?

Jawaban: Menutup celah sangat membantu, tetapi tetap perlu menjaga kebersihan dan sanitasi rumah secara rutin.   

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |