Cara Mengatasi Baju Berbau Keringat yang Nempel Walau Sudah Dicuci, Dijamin Ampuh dan Praktis

1 day ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Cara Mengatasi Baju Berbau Keringat yang Nempel Walau Sudah Dicuci sering menjadi masalah yang menjengkelkan. Meski sudah menggunakan deterjen dan pewangi, bau tidak sedap tetap muncul saat baju dipakai kembali. Kondisi ini tentu menurunkan rasa percaya diri, terutama saat beraktivitas di luar rumah.

Bau keringat yang menempel biasanya disebabkan oleh bakteri yang masih tertinggal di serat kain. Jika proses pencucian kurang tepat, bakteri tidak sepenuhnya hilang dan kembali aktif saat terkena panas tubuh. Akibatnya, baju terasa tidak benar-benar bersih meski terlihat bersih.

Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan teknik pencucian dan perawatan yang lebih tepat. Tidak selalu harus menggunakan produk mahal, karena bahan rumahan pun bisa membantu. Berikut Liputan6 memberikan ulasan lengkapnya untuk Anda, Rabu (11/2/2026).

1. Rendam dengan Cuka atau Baking Soda Sebelum Dicuci

Langkah pertama dalam Cara Mengatasi Baju Berbau Keringat yang Nempel Walau Sudah Dicuci adalah merendam pakaian terlebih dahulu. Gunakan campuran air hangat dengan satu gelas cuka putih atau dua sendok makan baking soda. Kedua bahan ini dikenal mampu membunuh bakteri dan menetralisir bau.

Rendam baju selama 30 hingga 60 menit sebelum dicuci seperti biasa. Proses ini membantu mengangkat sisa keringat dan residu deterjen yang menumpuk di serat kain. Selain itu, cuka juga membantu menjaga warna pakaian tetap cerah.

Setelah direndam, bilas sebentar lalu lanjutkan proses pencucian dengan deterjen. Hindari mencampur terlalu banyak pakaian agar hasilnya maksimal. Cara ini efektif terutama untuk baju olahraga dan pakaian berbahan tebal.

2. Gunakan Air Hangat dan Deterjen Antibakteri

Mencuci dengan air hangat dapat membantu melarutkan minyak dan keringat yang menempel. Suhu hangat lebih efektif membunuh bakteri dibandingkan air dingin. Namun, pastikan bahan pakaian memang aman dicuci dengan suhu tersebut.

Pilih deterjen yang memiliki kandungan antibakteri untuk hasil lebih optimal. Deterjen jenis ini diformulasikan khusus untuk mengatasi bau membandel. Gunakan takaran sesuai anjuran agar tidak meninggalkan residu.

Hindari penggunaan pelembut pakaian secara berlebihan. Pelembut justru bisa meninggalkan lapisan yang memerangkap bakteri jika tidak dibilas sempurna. Pastikan proses pembilasan benar-benar bersih.

3. Jemur di Bawah Sinar Matahari Langsung

Sinar matahari memiliki kemampuan alami membunuh bakteri penyebab bau. Setelah mencuci, jemur pakaian di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Jangan menumpuk atau melipat pakaian saat masih lembap.

Pastikan baju benar-benar kering sebelum disimpan di lemari. Pakaian yang masih sedikit lembap dapat memicu pertumbuhan jamur dan bakteri. Hal ini sering menjadi penyebab bau kembali muncul.

Jika cuaca tidak memungkinkan, gunakan pengering dengan sirkulasi udara baik. Hindari menjemur di dalam ruangan tertutup tanpa ventilasi. Sirkulasi udara yang baik membantu mengurangi bau tidak sedap.

4. Bersihkan Mesin Cuci Secara Rutin

Banyak orang tidak menyadari bahwa mesin cuci juga bisa menjadi sumber bau. Sisa deterjen dan kotoran yang menumpuk di dalam tabung dapat menempel kembali ke pakaian. Karena itu, perawatan mesin cuci sangat penting.

Bersihkan mesin cuci minimal satu bulan sekali. Anda bisa menggunakan cairan pembersih khusus atau campuran cuka dan air panas. Jalankan mesin tanpa muatan untuk membersihkan bagian dalamnya.

Selain itu, jangan langsung menutup pintu mesin cuci setelah digunakan. Biarkan terbuka beberapa saat agar bagian dalam kering dan tidak lembap. Mesin cuci yang bersih membantu menjaga pakaian tetap segar.

People Also Ask

1. Mengapa baju masih bau meski sudah dicuci?

Jawaban: Karena bakteri dan residu keringat masih menempel di serat kain akibat pencucian kurang maksimal.

2. Apakah cuka aman untuk semua jenis kain?

Jawaban: Umumnya aman, tetapi sebaiknya uji coba pada bagian kecil kain terlebih dahulu.

3. Bolehkah mencampur baking soda dan deterjen sekaligus?

Jawaban: Boleh, tetapi gunakan dalam jumlah wajar agar tidak meninggalkan residu.

4. Apakah menjemur di dalam rumah menyebabkan bau?

Jawaban:Bisa, terutama jika sirkulasi udara buruk dan pakaian tidak cepat kering.

5. Seberapa sering mesin cuci perlu dibersihkan?

Jawaban: Idealnya satu kali dalam sebulan agar tidak menjadi sumber bau pada pakaian.   

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |