10 Jenis Tanaman Bunga Menjuntai ke Bawah yang Cantik untuk Dekorasi Rumah

1 day ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Menghadirkan sentuhan alam ke dalam rumah menjadi salah satu cara paling efektif untuk menciptakan suasana yang asri dan menenangkan. Tanaman bunga menjuntai ke bawah menawarkan solusi dekorasi yang estetik dan fungsional, terutama bagi Anda yang ingin mengoptimalkan ruang vertikal. Dengan keindahan kelopak dan batangnya yang anggun melambai, jenis-jenis tanaman ini mampu mengubah teras, balkon, atau bahkan sudut ruangan menjadi lebih hidup dan menarik.

Pilihan tanaman bunga menjuntai sangat beragam, mulai dari yang menyukai sinar matahari penuh hingga yang betah di tempat teduh. Setiap jenis memiliki karakteristik unik, baik dari bentuk bunga, warna, hingga kebutuhan perawatannya. Memilih tanaman yang tepat tidak hanya akan mempercantik rumah, tetapi juga memberikan kepuasan tersendiri saat melihatnya tumbuh subur dan berbunga lebat.

Lantas apa saja jenis tanaman bunga menjuntai ke bawah yang cantik untuk dekorasi rumah? Melansir dari berbagai sumber, Rabu (11/2/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Petunia (Petunia x hybrida)

Petunia adalah tanaman bunga menjuntai yang populer karena bunganya melimpah, berwarna cerah, dan berbentuk terompet. Warnanya sangat beragam, mulai dari putih, merah muda, ungu, hingga kombinasi dua warna, dengan pilihan bunga tunggal maupun ganda. Varietas trailing atau cascading cocok untuk keranjang gantung karena batangnya dapat menjuntai panjang dan membentuk tirai bunga yang indah.

Untuk tumbuh optimal, petunia membutuhkan sinar matahari penuh minimal 6 jam sehari, penyiraman teratur tanpa membuat tanah tergenang, serta media tanam bernutrisi dengan drainase baik. Pemupukan rutin setiap 2–4 minggu dan pemangkasan bunga layu penting untuk merangsang pembungaan terus-menerus, sehingga cocok sebagai hiasan teras, balkon, atau taman rumah.

2. Lobelia (Lobelia erinus)

Lobelia adalah tanaman bunga menjuntai yang menghasilkan bunga-bunga kecil nan halus, seringkali berwarna biru cerah, memberikan sentuhan elegan pada dekorasi rumah. Varietas 'trailing' atau 'cascading' lobelia menghasilkan banyak bunga kecil berbentuk tabung dengan lima lobus, umumnya berwarna biru, ungu, putih, atau merah muda. Daunnya kecil, oval, dan berwarna hijau cerah, serta memiliki kebiasaan tumbuh yang padat dan menjuntai, membentuk gumpalan bunga yang indah.

Tanaman ini tumbuh subur di tempat yang mendapat sinar matahari penuh hingga teduh parsial. Di iklim yang sangat panas, teduh sore hari akan membantu mencegah tanaman stres. Penting untuk menjaga tanah tetap lembab secara konsisten, karena lobelia tidak tahan kekeringan, tetapi hindari genangan air. Media tanam yang kaya organik, memiliki drainase baik, dan sedikit asam sangat direkomendasikan. Pemupukan dengan pupuk cair seimbang setiap 2-3 minggu selama musim tanam akan mendorong pembungaan yang berkelanjutan.

Setelah gelombang bunga pertama memudar, pangkas tanaman sekitar sepertiga untuk mendorong pertumbuhan baru dan gelombang bunga kedua. Lobelia sangat cocok untuk keranjang gantung, pot jendela, atau sebagai tanaman tepi di wadah campuran. Warna biru cerahnya sangat kontras dan menarik perhatian saat dipadukan dengan bunga-bunga lain.

3. Portulaca (Portulaca grandiflora)

Portulaca, yang juga dikenal sebagai krokot atau bunga pukul sembilan, adalah tanaman sukulen menjuntai yang sangat toleran terhadap panas dan kekeringan, menghasilkan bunga-bunga cerah yang mekar di bawah sinar matahari penuh. Tanaman ini memiliki daun berdaging kecil yang berfungsi menyimpan air, menjadikannya sangat tahan kekeringan. Bunganya menyerupai mawar kecil, tersedia dalam warna-warna cerah seperti merah, oranye, kuning, merah muda, dan putih. Bunga-bunga ini biasanya mekar di pagi hari dan menutup saat sore atau cuaca mendung.

Portulaca memiliki kebiasaan tumbuh menyebar dan menjuntai, ideal untuk mengisi ruang atau tumpah dari wadah. Untuk mekar dengan baik, portulaca membutuhkan sinar matahari penuh dan intens. Semakin banyak sinar matahari, semakin banyak bunga yang akan dihasilkan. Karena sifat sukulennya, siram hanya ketika tanah benar-benar kering dan hindari penyiraman berlebihan yang dapat menyebabkan busuk akar. Tanaman ini membutuhkan tanah yang sangat berdrainase baik, bahkan tanah yang miskin nutrisi pun dapat ditoleransi. Umumnya, portulaca tidak memerlukan banyak pupuk; pemupukan ringan sekali atau dua kali selama musim tanam sudah cukup.

Meskipun tidak terlalu diperlukan, membuang bunga layu dapat mendorong lebih banyak bunga. Portulaca sangat cocok untuk keranjang gantung di lokasi yang panas dan cerah, pot di teras, atau sebagai penutup tanah di area kering. Tanaman ini juga ideal untuk taman batu atau area yang sulit dijangkau untuk penyiraman rutin.

4. Fuchsia (Fuchsia spp.)

Fuchsia dikenal dengan bunganya yang unik dan menggantung seperti anting-anting, memberikan sentuhan eksotis dan anggun pada dekorasi rumah. Bunga fuchsia memiliki bentuk yang sangat khas, seringkali dengan dua lapis kelopak dan sepal yang kontras, menyerupai lonceng atau anting-anting yang bergelantungan. Warnanya bervariasi dari merah muda, ungu, merah, hingga putih, seringkali dengan kombinasi dua warna. Daunnya berwarna hijau gelap, oval, dan sedikit bergerigi.

Varietas menjuntai sangat populer untuk keranjang gantung, di mana batangnya akan tumbuh ke bawah dengan bunga-bunga yang bergelantungan. Fuchsia menyukai tempat teduh parsial atau cahaya terang tidak langsung. Sinar matahari pagi yang lembut dapat ditoleransi, tetapi hindari sinar matahari sore yang terik, terutama di iklim panas. Jaga agar tanah tetap lembab secara konsisten dan jangan biarkan tanah mengering sepenuhnya, tetapi hindari genangan air. Fuchsia juga menyukai kelembaban tinggi; di lingkungan kering, semprotkan air di sekitar tanaman atau letakkan di atas nampan kerikil berisi air.

Gunakan media tanam yang kaya organik, memiliki drainase baik, dan sedikit asam. Beri pupuk cair seimbang setiap 2 minggu selama musim tanam. Pemangkasan secara teratur dan membuang bunga yang layu akan mendorong percabangan dan pembungaan yang lebih banyak. Fuchsia sangat ideal untuk keranjang gantung di teras yang teduh, beranda, atau di bawah pohon, serta dapat ditanam di pot tinggi di tempat yang terlindung dari sinar matahari langsung.

5. Bacopa (Sutera cordata)

Bacopa adalah tanaman menjuntai yang menghasilkan bunga-bunga kecil berbentuk bintang yang melimpah, menciptakan efek 'air terjun' bunga yang lembut dan elegan. Tanaman ini dikenal dengan bunga-bunga kecilnya yang berbentuk bintang dengan lima kelopak, biasanya berwarna putih, merah muda, atau ungu. Bunganya sangat banyak dan menutupi seluruh tanaman, menciptakan tampilan yang rimbun. Daunnya kecil, oval, dan berwarna hijau cerah.

Bacopa memiliki kebiasaan tumbuh yang menyebar dan menjuntai dengan cepat, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk keranjang gantung. Bacopa tumbuh paling baik di tempat yang mendapat sinar matahari penuh hingga teduh parsial. Di iklim yang sangat panas, teduh sore hari akan membantu menjaga tanaman tetap segar. Jaga agar tanah tetap lembab secara konsisten, karena bacopa tidak tahan kekeringan dan akan cepat layu jika tanahnya kering. Media tanam yang kaya organik dan memiliki drainase baik sangat dibutuhkan. Pemupukan dengan pupuk cair seimbang setiap 2-4 minggu selama musim tanam akan mendorong pembungaan yang berkelanjutan.

Bacopa tidak memerlukan deadheading karena bunga-bunga layu akan jatuh dengan sendirinya. Namun, pemangkasan ringan dapat dilakukan untuk menjaga bentuk dan mendorong pertumbuhan baru. Bacopa sangat ideal untuk keranjang gantung, pot jendela, atau sebagai tanaman tepi di wadah campuran. Efek 'air terjun' bunganya sangat indah saat digantung, menambah keindahan pada dekorasi rumah.

6. Lantana (Lantana camara 'Trailing' varieties)

Meskipun beberapa varietas lantana tumbuh tegak, ada juga varietas menjuntai yang sangat cocok untuk keranjang gantung, menawarkan bunga-bunga berwarna-warni yang menarik kupu-kupu. Lantana dikenal dengan gugusan bunganya yang kecil dan padat, seringkali berubah warna seiring waktu, menciptakan efek multi-warna pada satu gugusan bunga. Warna umum termasuk kuning, oranye, merah, merah muda, dan ungu. Daunnya kasar, bertekstur, dan seringkali berbau khas saat digosok.

Varietas menjuntai memiliki batang yang fleksibel dan tumbuh ke bawah, membentuk gumpalan bunga yang padat. Lantana membutuhkan sinar matahari penuh untuk mekar dengan baik; semakin banyak sinar matahari, semakin banyak bunga yang akan dihasilkan. Setelah mapan, lantana cukup toleran terhadap kekeringan. Siram secara teratur saat tanaman masih muda, dan kurangi frekuensi penyiraman setelah tanaman dewasa, biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Tanaman ini membutuhkan tanah yang berdrainase baik dan tidak terlalu rewel tentang jenis tanah. Pemupukan ringan setiap bulan selama musim tanam sudah cukup, namun hindari pemupukan berlebihan yang dapat mendorong pertumbuhan daun daripada bunga.

Pangkas secara teratur untuk mendorong percabangan dan pembungaan yang lebih banyak. Buang bunga yang layu untuk mencegah pembentukan biji dan mendorong bunga baru. Lantana sangat cocok untuk keranjang gantung di lokasi yang cerah dan panas, menarik kupu-kupu dan lebah. Tanaman ini juga dapat digunakan sebagai penutup tanah atau di pot tinggi.

7. Million Bells (Calibrachoa spp.)

Million Bells, atau Calibrachoa, adalah kerabat dekat petunia tetapi dengan bunga yang lebih kecil dan lebih banyak, menciptakan tampilan yang sangat padat dan berwarna-warni. Calibrachoa menghasilkan bunga-bunga kecil berbentuk terompet yang melimpah, menyerupai petunia mini. Tersedia dalam berbagai warna cerah dan unik, termasuk kuning, oranye, merah, merah muda, ungu, biru, dan bahkan varietas dua warna atau bergaris. Daunnya kecil, oval, dan sedikit lengket.

Tanaman ini memiliki kebiasaan tumbuh yang menjuntai dan menyebar dengan cepat, membentuk gumpalan bunga yang padat. Million Bells membutuhkan sinar matahari penuh, minimal 6 jam sehari, untuk mekar dengan optimal. Jaga agar tanah tetap lembab secara konsisten, tetapi hindari genangan air, dan biarkan permukaan tanah sedikit mengering di antara penyiraman. Tanaman ini membutuhkan media tanam yang kaya nutrisi, memiliki drainase baik, dan sedikit asam. Million Bells adalah 'pemakan berat' dan membutuhkan pemupukan teratur, disarankan pupuk cair seimbang setiap 1-2 minggu selama musim tanam.

Million Bells tidak memerlukan deadheading karena bunga-bunga layu akan jatuh dengan sendirinya. Namun, pemangkasan ringan dapat dilakukan untuk menjaga bentuk dan mendorong pertumbuhan baru. Tanaman ini sangat ideal untuk keranjang gantung, pot jendela, atau sebagai tanaman tepi di wadah campuran. Warna-warnanya yang cerah dan melimpah sangat menarik perhatian dan mempercantik dekorasi rumah.

8. Geranium Gantung (Pelargonium peltatum)

Geranium gantung, atau ivy geranium, adalah pilihan klasik untuk keranjang gantung, dikenal dengan daunnya yang menyerupai ivy dan bunga-bunga cerah yang mekar sepanjang musim. Geranium gantung memiliki daun berdaging, mengkilap, berbentuk lobus yang menyerupai daun ivy, seringkali dengan zona gelap di tengahnya. Bunganya muncul dalam gugusan, tersedia dalam warna merah, merah muda, ungu, dan putih.

Batangnya tumbuh menjuntai ke bawah, menciptakan efek tirai yang indah. Geranium gantung membutuhkan sinar matahari penuh hingga teduh parsial. Di iklim yang sangat panas, teduh sore hari akan membantu mencegah tanaman stres. Siram secara teratur, biarkan permukaan tanah mengering sedikit di antara penyiraman, dan hindari penyiraman berlebihan yang dapat menyebabkan busuk akar. Tanaman ini membutuhkan media tanam yang berdrainase baik. Pemupukan dengan pupuk cair seimbang setiap 2-4 minggu selama musim tanam akan mendorong pembungaan yang berkelanjutan.

Buang bunga yang layu secara rutin (deadheading) untuk mendorong lebih banyak bunga dan menjaga penampilan rapi. Geranium gantung sangat ideal untuk keranjang gantung, pot jendela, atau di pot tinggi di teras dan balkon. Daunnya yang menarik juga memberikan daya tarik visual bahkan saat tidak berbunga, menambah keindahan pada dekorasi rumah.

9. Torenia (Torenia fournieri)

Torenia, atau Wishbone Flower, adalah tanaman menjuntai yang menyukai teduh, menghasilkan bunga-bunga berbentuk terompet yang unik dengan tanda 'wishbone' di tenggorokannya. Torenia menghasilkan bunga-bunga berbentuk terompet yang indah, seringkali berwarna biru, ungu, merah muda, atau putih, dengan tanda kuning di tenggorokan yang menyerupai tulang harapan (wishbone). Daunnya berwarna hijau cerah, oval, dan sedikit bergerigi.

Varietas menjuntai memiliki kebiasaan tumbuh yang menyebar dan menjuntai, ideal untuk keranjang gantung di tempat teduh. Torenia tumbuh paling baik di tempat teduh parsial hingga teduh penuh. Hindari sinar matahari langsung yang terik, terutama di sore hari, karena dapat membakar daunnya. Jaga agar tanah tetap lembab secara konsisten, karena torenia tidak tahan kekeringan. Tanaman ini membutuhkan media tanam yang kaya organik, memiliki drainase baik, dan sedikit asam. Pemupukan dengan pupuk cair seimbang setiap 2-4 minggu selama musim tanam akan mendorong pembungaan yang berkelanjutan.

Torenia tidak memerlukan deadheading karena bunga-bunga layu akan jatuh dengan sendirinya. Namun, pemangkasan ringan dapat dilakukan untuk menjaga bentuk dan mendorong pertumbuhan baru. Torenia sangat ideal untuk keranjang gantung di teras yang teduh, beranda, atau di bawah pohon. Tanaman ini merupakan pilihan yang bagus untuk menambah warna di area yang kurang mendapat sinar matahari, menciptakan dekorasi rumah yang menawan.

10. Sweet Alyssum (Lobularia maritima)

Sweet Alyssum adalah tanaman menjuntai yang menghasilkan gugusan bunga-bunga kecil yang harum, menciptakan efek 'karpet' bunga yang lembut dan menarik penyerbuk. Sweet Alyssum menghasilkan ribuan bunga kecil beraroma manis, biasanya berwarna putih, ungu, atau merah muda. Bunganya sangat padat dan menutupi seluruh tanaman, menciptakan tampilan yang lembut dan bergelombang. Daunnya kecil, sempit, dan berwarna hijau keabu-abuan.

Tanaman ini memiliki kebiasaan tumbuh yang menyebar dan menjuntai, ideal untuk mengisi ruang atau tumpah dari wadah. Sweet Alyssum tumbuh paling baik di tempat yang mendapat sinar matahari penuh hingga teduh parsial. Di iklim yang sangat panas, teduh sore hari akan membantu mencegah tanaman stres. Jaga agar tanah tetap lembab secara konsisten, terutama saat cuaca panas, dan hindari tanah yang terlalu kering. Tanaman ini membutuhkan media tanam yang berdrainase baik. Pemupukan ringan setiap bulan selama musim tanam sudah cukup.

Setelah gelombang bunga pertama memudar, pangkas tanaman sekitar sepertiga untuk mendorong pertumbuhan baru dan gelombang bunga kedua. Pemangkasan ini juga membantu mencegah tanaman menjadi 'leggy' (batang memanjang). Sweet Alyssum sangat ideal untuk keranjang gantung, pot jendela, atau sebagai tanaman tepi di wadah campuran. Aromanya yang manis sangat menyenangkan di dekat area duduk, menjadikannya pilihan sempurna untuk dekorasi rumah yang tidak hanya indah tetapi juga harum.

Pertanyaan & Jawaban

1. Apa saja jenis tanaman bunga menjuntai yang cocok untuk dekorasi rumah?

Jawaban: Beberapa jenis tanaman bunga menjuntai yang populer untuk dekorasi rumah antara lain Petunia, Lobelia, Portulaca, Fuchsia, Bacopa, Lantana, Million Bells, Geranium Gantung, Torenia, dan Sweet Alyssum.

2. Bagaimana cara merawat tanaman bunga menjuntai agar tumbuh subur?

Jawaban: Perawatan meliputi penyediaan cahaya yang sesuai (sinar matahari penuh hingga teduh parsial tergantung jenis), penyiraman teratur agar tanah lembab namun tidak tergenang, penggunaan media tanam berdrainase baik, serta pemupukan dan pemangkasan rutin untuk mendorong pembungaan.

3. Di mana tempat terbaik untuk menempatkan tanaman bunga menjuntai?

Jawaban: Tanaman bunga menjuntai sangat ideal untuk keranjang gantung di teras, balkon, pot jendela, atau pot tinggi. Beberapa jenis juga cocok sebagai penutup tanah atau di area yang teduh, tergantung kebutuhan cahayanya.

4. Apakah tanaman bunga menjuntai memerlukan pemangkasan khusus?

Jawaban: Ya, banyak tanaman bunga menjuntai seperti Petunia, Fuchsia, dan Geranium Gantung memerlukan 'deadheading' (membuang bunga layu) untuk mendorong lebih banyak bunga. Beberapa jenis lain seperti Lobelia dan Sweet Alyssum juga memerlukan pemangkasan untuk menjaga bentuk dan mendorong pertumbuhan baru.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |