Cara Mencegah Tikus Kembali ke Rumah Setelah Diusir, Agar Hunian Aman & Bersih

6 days ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Kehadiran tikus di rumah seringkali menjadi masalah serius yang mengganggu kenyamanan penghuni. Hewan pengerat ini tidak hanya merusak properti, tetapi juga berpotensi menyebarkan berbagai penyakit berbahaya. Oleh karena itu, memahami cara mencegah tikus kembali ke rumah setelah diusir sangatlah penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan tempat tinggal Anda.

Setelah berhasil mengusir tikus, langkah krusial selanjutnya adalah memastikan mereka tidak kembali lagi. Tikus memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi dan dapat menemukan jalan masuk baru jika tidak ada tindakan pencegahan tepat. Pencegahan yang efektif melibatkan kombinasi strategi berkelanjutan untuk memutus siklus kembalinya hama ini.

Masalah tikus yang terus berulang dapat menimbulkan stres dan kerugian materiil bagi pemilik rumah. Dengan menerapkan metode pencegahan komprehensif, Anda dapat menciptakan lingkungan yang tidak menarik bagi tikus. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Senin (16/02/2026).

Tutup Semua Celah dan Lubang Masuk

Tikus dikenal memiliki kemampuan luar biasa untuk menyelinap melalui celah yang sangat kecil, bahkan lubang seukuran diameter pensil sudah cukup bagi mereka untuk masuk ke dalam rumah. Oleh karena itu, langkah pertama dan paling krusial dalam cara mencegah tikus kembali ke rumah setelah diusir adalah dengan mengidentifikasi serta menutup semua potensi jalur masuk.

Periksa seluruh bagian rumah secara teliti, termasuk dinding, lantai, kusen pintu dan jendela, serta area di sekitar pipa air. Untuk menutup celah dan lubang ini, penting untuk menggunakan bahan yang kuat dan tidak mudah digerogoti oleh tikus. Material seperti semen, kawat baja, atau kawat kasa logam sangat direkomendasikan karena ketahanannya yang tinggi.

Hindari penggunaan bahan dari kayu atau plastik, sebab kedua material tersebut mudah dikunyah dan tidak efektif untuk perlindungan jangka panjang. Pastikan penutupan dilakukan secara rapat dan permanen agar tikus tidak dapat menemukan celah baru. Selain celah pada struktur bangunan, perhatikan juga saluran air dan ventilasi yang sering menjadi jalur masuk tak terduga bagi tikus. 

Jaga Kebersihan Rumah dan Dapur

Lingkungan yang kotor dan berantakan menjadi daya tarik utama bagi tikus karena menyediakan sumber makanan dan air yang melimpah. Menjaga kebersihan rumah, terutama area dapur, adalah cara mencegah tikus kembali ke rumah setelah diusir yang sangat efektif. Bersihkan dapur setiap hari, segera cuci piring setelah digunakan dan sapu remah makanan di lantai maupun meja.

Penting juga untuk menyimpan semua jenis bahan pangan, seperti beras, sereal, tepung, dan pakan hewan, dalam wadah tertutup yang terbuat dari kaca atau logam. Indra penciuman tikus sangat tajam, sehingga mereka mampu mendeteksi keberadaan makanan dari jarak jauh. Hindari membiarkan makanan terbuka terlalu lama di atas meja dapur, karena hal tersebut dapat menarik perhatian tikus untuk kembali.

Selain itu, pastikan area bawah kompor, kulkas, dan lemari dapur tidak lembap atau dipenuhi sisa makanan tersembunyi. Kebersihan yang menyeluruh mencakup membersihkan tumpahan cairan dan remah-remah makanan secara rutin. Dengan menghilangkan sumber makanan dan air, Anda secara signifikan mengurangi daya tarik rumah bagi tikus.

Kelola Sampah dengan Baik

Pengelolaan sampah yang buruk adalah salah satu penyebab utama tikus tertarik dan kembali ke rumah. Sampah rumah tangga, terutama yang mengandung sisa makanan, sangat menarik bagi tikus karena menjadi sumber makanan yang mudah diakses. Oleh karena itu, membuang sampah setiap hari dan menggunakan tempat sampah yang tepat adalah cara mencegah tikus kembali ke rumah setelah diusir yang tidak boleh diabaikan.

Gunakan tempat sampah dengan penutup yang rapat dan kokoh, baik di dalam maupun di luar rumah. Pastikan penutupnya tidak mudah dibuka oleh tikus. Jika memungkinkan, gunakan tempat sampah yang terbuat dari bahan logam atau plastik tebal yang tidak mudah digerogoti. Hindari membiarkan sampah menumpuk terlalu lama, terutama sampah dapur yang mengandung sisa makanan.

Selain itu, bersihkan saluran air secara berkala dan pastikan tidak ada tumpukan kotoran atau sisa makanan yang bisa menyumbat dan menarik tikus. Sampah yang menumpuk tidak hanya menarik tikus, tetapi juga dapat menimbulkan bau tidak sedap dan menjadi sarang bagi hama lainnya.

Singkirkan Tumpukan Barang dan Rapikan Area Sekitar Rumah

Tikus menyukai tempat gelap, lembap, dan jarang diganggu manusia untuk bersembunyi dan bersarang. Tumpukan kardus, pakaian lama, koran bekas, atau barang-barang tidak terpakai lainnya bisa menjadi lokasi ideal bagi tikus untuk membangun sarang. Oleh karena itu, merapikan dan tidak menumpuk barang adalah cara mencegah tikus kembali ke rumah setelah diusir yang penting untuk menghilangkan tempat persembunyian mereka.

Rapikan barang secara rutin dan simpan dalam wadah tertutup atau rak terbuka agar tidak menjadi tempat persembunyian yang nyaman bagi tikus. Periksa area seperti gudang, loteng, dan garasi yang seringkali menjadi tempat penumpukan barang. Menghilangkan kekacauan ini akan mengurangi tempat berlindung bagi tikus dan membuat rumah kurang menarik bagi mereka.

Selain di dalam rumah, perhatikan juga area sekitar rumah. Tikus, terutama jenis tikus atap, pandai memanjat dan memanfaatkan ranting atau tanaman rambat sebagai jalur masuk. Pangkas cabang pohon yang menyentuh dinding atau atap rumah untuk menghilangkan akses ini. Membersihkan semak-semak dan tanaman yang terlalu rimbun di sekitar fondasi rumah juga akan mengurangi tempat persembunyian tikus di luar.

Manfaatkan Aroma yang Tidak Disukai Tikus

Tikus memiliki indra penciuman yang sangat sensitif, dan beberapa aroma tertentu sangat tidak disukai oleh mereka. Memanfaatkan bahan-bahan alami dengan aroma kuat ini dapat menjadi cara mencegah tikus kembali ke rumah setelah diusir yang ramah lingkungan dan aman. Minyak esensial seperti peppermint, cengkeh, dan kayu putih dikenal efektif mengusir tikus.

Anda bisa meneteskan minyak peppermint pada bola kapas dan meletakkannya di area yang sering dilalui tikus, seperti dapur, gudang, atau kolong meja. Ganti bola kapas setiap beberapa hari untuk menjaga intensitas aroma agar tetap efektif. Selain itu, menanam tanaman mint, lavender, atau catnip di sekitar rumah juga dapat membantu mencegah tikus datang.

Bahan dapur seperti bubuk cabai, lada hitam, dan bawang putih juga dapat digunakan sebagai pengusir alami. Taburkan bubuk cabai atau lada hitam di area yang dicurigai sebagai sarang atau jalur tikus, karena efek pedas dan iritasi akan membuat tikus tidak nyaman. Untuk bawang putih, Anda bisa menempatkan siung utuh atau irisan di jalur yang sering dilalui tikus sebagai tindakan pencegahan.

FAQ

  1. Mengapa tikus sering kembali ke rumah setelah diusir? Tikus cenderung kembali karena adanya daya tarik dari lingkungan yang menyediakan makanan, air, dan tempat berlindung, serta bau dari sarang lama yang menarik koloni baru.
  2. Bahan apa yang paling efektif untuk menutup celah masuk tikus? Bahan yang paling efektif adalah kawat baja, kawat kasa logam, atau semen karena sulit digerogoti tikus.
  3. Apakah minyak peppermint benar-benar bisa mengusir tikus? Ya, minyak peppermint memiliki aroma menyengat yang tidak disukai tikus dan dapat membuat mereka tidak nyaman.
  4. Seberapa sering saya harus membersihkan rumah untuk mencegah tikus? Membersihkan rumah, terutama dapur, setiap hari sangat penting untuk menghilangkan sumber makanan dan air bagi tikus.
  5. Apakah memelihara kucing menjamin tikus tidak akan kembali? Memelihara kucing dapat menjadi predator alami yang efektif dan membuat tikus enggan mendekat, meskipun tidak ada jaminan 100%.
  6. Apa tanda-tanda tikus sudah masuk kembali ke rumah? Tanda-tanda tikus masuk kembali meliputi kotoran tikus, bekas gigitan, suara mencicit atau berlarian, dan bau pesing.
  7. Kapan sebaiknya saya memanggil jasa pembasmi hama profesional? Anda sebaiknya memanggil jasa pembasmi hama profesional jika populasi tikus sulit dikendalikan atau jika Anda tidak dapat mengidentifikasi semua jalur masuknya.
Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |