Cara Menata Rumah Kontrakan Sempit agar Terasa Lebih Luas dan Nyaman

1 week ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Mengetahui cara menata rumah kontrakan sempit sangat penting agar hunian tetap nyaman meski luasnya terbatas. Banyak orang merasa ruang kontrakan terasa pengap dan berantakan karena penataan yang kurang tepat. Padahal dengan strategi yang sederhana dan pemilihan furnitur yang cermat, Anda tetap bisa menciptakan suasana rapi, lega, dan fungsional.

Rumah kontrakan umumnya memiliki ukuran ruangan yang terbatas, jumlah kamar minimal, serta area penyimpanan yang tidak terlalu banyak. Karena itu, Anda perlu cermat dalam memilih tata letak, warna, hingga jenis perabot.

Berikut ini beberapa solusi yang sudah dirangkum Liputan6.com, umat (13/2/2026) yang bisa Anda terapkan agar hunian kecil terasa lebih lega.

1. Jangan Terlalu Banyak Sekat

Terlalu banyak sekat membuat ruangan kecil terasa semakin sempit dan gelap. Jika memungkinkan, hindari penggunaan partisi permanen yang membagi ruang menjadi area kecil. Semakin terbuka layout ruangan, semakin lega kesan yang tercipta.

Sebagai solusi, Anda bisa menggunakan pembatas fleksibel seperti tirai tipis atau rak terbuka. Selain tetap memberikan batas visual, ruangan tidak terasa tertutup sepenuhnya. Dalam menerapkan cara menata rumah kontrakan sempit, konsep ruang terbuka sering menjadi pilihan paling efektif.

Selain itu, pastikan pencahayaan alami tetap bisa masuk tanpa terhalang dinding tambahan. Cahaya yang menyebar merata membantu ruangan terasa lebih luas dan nyaman.

2. Gabungkan Ruang Tamu dan Keluarga

Menggabungkan ruang tamu dan ruang keluarga adalah langkah cerdas untuk menghemat ruang. Anda tidak perlu memisahkan dua fungsi yang sebenarnya bisa berjalan bersamaan dalam satu area. Gunakan satu set sofa sederhana dan meja kecil yang multifungsi.

Atur tata letak sofa menempel ke dinding agar area tengah tetap lapang. Hindari penggunaan furnitur besar yang memakan banyak tempat. Dalam strategi menata kontrakan kecil, pemilihan furnitur ramping dan proporsional sangat membantu.

Anda juga bisa memanfaatkan karpet sebagai penanda area tanpa perlu sekat fisik. Cara ini membuat ruangan tetap terasa terorganisir tanpa mengorbankan luas visual.

3. Gunakan Rak Bertumpuk untuk Simpan Barang

Rak bertumpuk atau rak vertikal menjadi solusi penyimpanan yang sangat efektif. Dengan memanfaatkan tinggi dinding, Anda tidak perlu memenuhi lantai dengan banyak lemari.

Pilih rak yang ramping namun tinggi agar dapat menampung lebih banyak barang. Susun barang berdasarkan kategori supaya tetap rapi dan mudah ditemukan. Prinsip vertikal ini merupakan bagian penting dalam cara menata rumah kontrakan sempit karena membantu memaksimalkan setiap sudut ruangan.

Selain itu, Anda bisa memanfaatkan ruang di atas pintu atau sudut kosong untuk tambahan rak kecil. Area yang sering terabaikan justru bisa menjadi tempat penyimpanan yang berguna.

4. Pilih Tempat Tidur Multifungsi

Tempat tidur multifungsi sangat ideal untuk hunian kecil. Anda bisa memilih model yang memiliki laci di bagian bawah atau ruang penyimpanan tersembunyi di dalam rangkanya.

Dengan cara ini, Anda tidak perlu menambah lemari besar untuk menyimpan pakaian, selimut, atau barang lainnya. Ruangan pun tetap terasa lega karena fungsi penyimpanan sudah menyatu dengan furnitur utama.

Jika memungkinkan, pilih desain minimalis dengan warna terang agar kamar tidak terlihat penuh. Penataan yang efisien seperti ini membantu Anda mengoptimalkan ruang tanpa membuatnya terasa sesak.

5. Gunakan Cermin untuk Beri Kesan Lebih Luas

Cermin adalah trik visual yang efektif untuk menciptakan ilusi ruang yang lebih besar. Letakkan cermin berukuran cukup besar di dinding yang berhadapan dengan jendela agar cahaya terpantul maksimal.

Pantulan cahaya membuat ruangan terasa lebih terang dan terbuka. Dalam praktik cara menata rumah kontrakan sempit, penggunaan cermin sering menjadi solusi sederhana dengan dampak besar.

Hindari menempatkan terlalu banyak dekorasi di sekitar cermin agar tampilannya tetap bersih. Fokus pada fungsi pantulan cahaya dan kesan luas yang dihasilkan.

6. Pilih Warna Cat yang Tepat

Warna cat sangat memengaruhi suasana ruangan. Untuk memberikan kesan lebih luas, pilih warna terang seperti putih, krem, abu abu muda, atau pastel lembut. Warna ini memantulkan cahaya lebih baik dibanding warna gelap.

Anda juga bisa menggunakan satu warna dominan untuk seluruh ruangan agar terlihat menyatu. Terlalu banyak kombinasi warna justru membuat ruangan kecil terasa penuh.

Selain dinding, sesuaikan warna furnitur dengan tone yang senada. Keselarasan warna membantu menciptakan tampilan yang bersih dan lapang.

7. Pasang Pegboard

Pegboard adalah papan berlubang yang dapat dipasang di dinding untuk menggantung berbagai perlengkapan. Anda bisa menggunakannya di dapur, ruang kerja, atau bahkan kamar tidur.

Dengan pegboard, barang seperti alat masak, aksesori, atau perlengkapan kerja dapat tersimpan rapi tanpa memenuhi meja. Ini membantu menjaga permukaan tetap kosong dan terorganisir.

Pegboard juga fleksibel karena susunan gantungannya bisa diubah sesuai kebutuhan. Solusi ini sangat praktis untuk kontrakan yang tidak memiliki banyak ruang penyimpanan tertutup.

FAQ Seputar Cara Menata Rumah Kontrakan Sempit

Apa prinsip utama cara menata rumah kontrakan sempit?

Prinsip utamanya adalah memaksimalkan ruang vertikal dan mengurangi furnitur besar. Fokus pada fungsi dan efisiensi agar ruangan tetap lega.

Bagaimana agar kontrakan kecil tidak terasa pengap?

Gunakan warna terang, pencahayaan maksimal, dan hindari terlalu banyak sekat. Tata letak yang terbuka membantu sirkulasi udara lebih baik.

Apakah furnitur multifungsi benar benar efektif?

Ya, furnitur multifungsi membantu menghemat ruang sekaligus menyediakan tempat penyimpanan tambahan tanpa membuat ruangan penuh.

Warna apa yang paling cocok untuk kontrakan sempit?

Putih, krem, abu abu muda, dan warna pastel lembut sangat cocok karena dapat memberikan kesan luas dan terang pada ruangan kecil.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |